MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 03 Agustus 2019 10:46
Ini Dia Manfaat sekaligus Efek Negatif Kratom, Tanaman Ajaib Asli Kalimantan
Tanaman Kratom

PROKAL.CO, Tidak semua orang mengetahui tentang kratom; meskipun kratom telah banyak digunakan di Kalimantan. Daun kratom yang nama latinnya Mitragyna speciosa (dari keluarga Rubiaceae), dikenal juga di Indonesia dengan nama di Kalimantan bermacam-macam. Ada daun jelemba, daun kedemba atau daun purik atau ketum. Nah daun ini telah lama digunakan sebagai obat herbal penghilang rasa sakit; bisa dimakan mentah, diseduh seperti teh, atau diubah menjadi kapsul, tablet, bubuk, dan cairan.

Bahkan di Kalimantan Barat, tanaman ini dijadikan komoditi dan di ekspor ke Amerika Serikat. Namun ekspor besar tanaman Kratom (Mitragyna speciosa) dari Kalimantan ini terancam. Hasil hutan yang mulai dibudidayakan sebagai obat ajaib untuk mengatasi berbagai hal mulai dari kecanduan opioid hingga gangguan kecemasan. Kini tanaman tersebut oleh BNN diusulkan menjadi narkotika kelas 1.

Namun, belakangan ini kratom mulai disalahgunakan sebagai narkoba karena efeknya yang mirip dengan opium dan kokain. Mari ketahui lebih lanjut mengenai daun kratom berikut ini.

Apa efek daun kratom pada tubuh?

 

Mengunyah daun kratom biasanya dilakukan untuk menghasilkan energi seperti saat mengonsumsi kafein, atau sebagai obat tradisional untuk penyakit, mulai dari diare sampai rasa sakit pada tubuh. 

 Dalam dosis rendah, kratom dapat memberikan efek stimulan. Kratom dapat membuat seseorang merasa memiliki lebih banyak energi, lebih waspada, dan lebih bahagia. Bahan aktif utama kratom adalah alkaloid mitraginin dan 7-hydroxymitragynine yang telah terbukti dapat memberikan efek analgesik, anti-inflamasi, atau pelemas otot; sehingga kratom sering digunakan untuk meredakan gejala fibromyalgia. Fibromyalgia adalah intoleransi terhadap stres dan rasa sakit yang biasanya ditandai dengan nyeri pada tubuh, sulit tidur, dan kelelahan.

Namun, jika kratom digunakan dalam dosis tinggi (sekitar 10 hingga 25 gram atau lebih), kratom dapat memberikan efek sedatif seperti narkotika. Bahkan Drug Enforcement Administration (DEA) mengatakan bahwa konsumsi kratom berlebih dapat menyebabkan gejala psikotik dan kecanduan psikologis.

Bahaya penyalahgunaan kratom

1. Ketergantungan

 

Ketergantungan kratom dapat terjadi saat kratom digunakan secara teratur untuk jangka waktu tertentu. Jika konsumsi kratom dihentikan setelah terjadi ketergantungan, maka dapat memicu gejala withdrawal atau lebih dikenal sebagai sakau, di antaranya adalah nyeri otot dan tulang, tremor, mual, kelelahan, pilek, perubahan suasana hati, halusinasi, delusi, insomnia, bahkan depresi.

2. Interaksi negatif saat dicampur dengan obat lainnya

 

Oleh karena bentuk dari olahan kratom yang beragam seperti bentuk kapsul, tablet, bubuk, atau cairan, maka kratom dapat dengan mudah dikombinasikan dengan obat/campuran lainnya. DEA menyebutkan bahwa mencampur kratom dengan zat psikoaktif lainnya dapat sangat berbahaya, karena dapat menimbulkan interaksi negatif satu sama lain, di antaranya adalah kejang-kejang.

3. Kemungkinan overdosis

 

Produk kratom banyak dijual tanpa disertai keterangan batas dosis yang dianjurkan, sehingga meningkatkan risiko terjadinya overdosis kratom. Gejala overdosis kratom di antaranya adalah kelesuan, tremor, mual, delusional, dan halusinasi. Selain itu, penggunaan dosis tinggi kratom untuk waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan hati dan gagal ginjal.

Apakah daun kratom legal untuk digunakan?

 

Di Indonesia, kratom telah dimasukkan ke dalam daftar New Psychoactive Substances (NPS) oleh Laboratorium Badan Narkotika Nasional (BNN). Hanya saja, kratom belum dicantumkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 tahun 2014.

Kratom dianggap dapat memberikan dampak seperti opiat dan kokain. Dan meskipun telah dimasukkan ke dalam NSP, peredaran kratom belum diatur oleh undang-undang, sehingga legalitasnya pun masih dipertanyakan. Bahkan hingga saat ini, masih banyak pro kontra mengenai kratom, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Lalu, apakah kratom masih aman digunakan sebagai obat?

 

Kontroversi kratom timbul karena efek samping yang dapat ditimbulkannya. Penggunaan kratom secara terus menerus dapat menyebabkan kecanduan, anoreksi, dan insomnia. Bahkan dalam dosis rendah pun, kratom dapat menyebabkan efek samping seperti halusinasi dan anoreksia.

Peneliti telah mengkonfirmasi sifat adiktif dari kratom dan menemukan bahwa penggunaan kratom secara berlebih dapat menyebabkan masalah dengan kemampuan belajar, memori, dan kemampuan kognitif lainnya. Ketergantungan kratom juga dapat menyebabkan efek samping seperti mual, berkeringat, tremor, ketidakmampuan tidur atau insomnia, dan halusinasi.

Karena hingga saat ini belum dikeluarkan aturan mengenai kratom khususnya mengenai peredaran, dampak, dan penggunaannya, maka Anda perlu mengawasi anggota keluarga Anda mengingat kratom masih dijual secara bebas, terlebih manfaat kratom juga masih dipertanyakan secara medis. (int/pro)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 11:48

WADUH..!! Ada 44 Lapas Sarang Narkotika Belum Tersentuh

JAKARTA— Masih banyak lapas yang menjadi tempat peredaran narkotika. Badan…

Selasa, 10 Desember 2019 11:30

KPK Tagih Komitmen Reformasi Birokrasi, Honor Tambahan ASN Dihilangkan

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pemerintah mempercepat penerapan sistem…

Selasa, 10 Desember 2019 11:27
INDONESIA vs VIETNAM

Saatnya Lepas Dahaga Juara

MANILA- Tim sepak bola Indonesia menunggu cukup lama untuk bisa…

Selasa, 10 Desember 2019 11:04

MANTAP..! Pulau Tukung Jadi Pelabuhan Kapal Pesiar, Ada Banyak Fasilitas Wow....

BALIKPAPAN–Pulau Tukung di Kawasan Melawai, Balikpapan Kota, bakal disulap jadi…

Selasa, 10 Desember 2019 11:03

Koordinator Ditangkap, Kenapa Penadah Minyak Curian Belum Tersentuh..??

Belum genap sepekan menjabat Kapolres Kukar AKBP Andreas Susanto Nugroho…

Selasa, 10 Desember 2019 11:01

Belum Yakin Yusuf Diculik lalu Dibunuh

SAMARINDA–Sejak ditemukannya jasad balita yang diyakini sebagai Yusuf Ahmad Gazali…

Senin, 09 Desember 2019 16:11

Polisi Tangkap Tiga Orang Diduga Mencuri Minyak Mentah Pertamina Sanga-sanga, Begini Cara Kerjanya

SAMARINDA - Sebanyak tiga orang inisial HR, HK dan MK…

Senin, 09 Desember 2019 13:56
Jelajah Kampung Terpencil di Kutai Barat (3-Habis)

Wisata Budaya hingga Kuburan Dayak Berusia Ratusan Tahun

Potensi wisata Kampung Tanjung Soke, Kecamatan Bongan, Kutai Barat (Kubar),…

Senin, 09 Desember 2019 13:55

Pangkalan Militer di Samarinda, VVIP di Balikpapan

BALIKPAPAN–Lalu lintas penerbangan di langit Kalimantan akan semakin padat. Hal…

Senin, 09 Desember 2019 13:54

Tak Jadi di Melawai, Jembatan Tol Dipindah ke Kariangau

BALIKPAPAN–Keputusan pemindahan lokasi jembatan tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.