MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 01 Agustus 2019 00:16
Soal Rektor Asing, Menristekdikti : Tahap Awal 5 Dulu

PROKAL.CO, Rencana pemerintah mendatangkan rektor asing ditentang sejumlah kalangan, termasuk dari DPR RI. Namun, pemerintah tetap berencana membuka kesempatan seluas-luasnya bagi akademisi asing untuk melamar menjadi rektor di Indonesia. Bukan hanya di perguruan tinggi swasta (PTS), tetapi juga PTN, baik yang sudah berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum.  

"Kalau DPR menolak, biasalah karena kan belum paham. Nanti saya jelaskan detil biar tahu agar tercipta persaingan sehat antara akademisi lokal dan asing," kata Menristekdikti Mohamad Nasir dalam bincang-bincang dengan media.

Rencana ini lanjutnya, sudah tertahan tiga tahun. Saat ide pertama dikeluarkan pada 2016 banyak yang menentang. Namun, tahun ini dimunculkan kembali karena tidak ada perubahan rangking PTN di level internasional.

"Saya ditanya presiden, apa sudah siap jalan. Saya bilang siap Pak, kita jalankan saja tahun 2020. Dan presiden sangat setuju, makanya semua regulasi yang menghambat diubah dulu. Kalau banyak yang menentang enggak apa-apa, saya sudah biasa di-bully," tuturnya.

Walaupun membuka kesempatan seluas-luasnya, tetapi menurut Nasir, ada syarat khusus yang harus dipenuhi akademisi asing untuk memimpin perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya punya pengalaman memimpin perguruan tinggi di luar negeri dan sukses meningkatkan rangking.

"Saya akan salurkan rektor yang potensial mengangkat rangking PT di level internasional. Kalau sekarang kan masuk rangking 200 dunia saja sulit. Yang ada hanya UI, ITB, dan UGM bertahan di rangking 500an," ucapnya.

Untuk tahap awal, hanya PT tertentu yang akan dipimpin rektor asing. Begitu juga dosen asing diberikan kesempatan mengajar di sini. "Lima rektor asing dulu yang direkrut. Sedangkan dosennya bisa banyak. Misalnya jumlah dosen 2.000 orang. Berarti 200 di antaranya harus dosen asing. Dengan cara itu bisa meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia," jelasnya. 

Dia optimistis kehadiran rektor maupun dosen asing bisa menciptakan kondisi yang kompetitif sehingga bisa memacu akademisi lokal untuk meningkatkan kompetensinya. (esy/jpnn)


BACA JUGA

Minggu, 15 Desember 2019 20:17

Diserang Hog Cholera, Babi di Sumut Diprediksi akan Habis

Permasalahan bangkai babi masih menjadi perhatian pemerintah daerah Sumatera Utara…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:42
Membantu Ekonomi Eks Napiter dengan Localov

Kombatan Filipina Selatan Jual Donat Rambo

Local dan love disatukan menjadi Localov. Aplikasi lapak online atau…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:33

Wiranto Masuk Pemerintahan Lagi

JAKARTA- Sempat kosong hampir dua bulan, susunan Dewan Pertimbangan Presiden…

Jumat, 13 Desember 2019 13:18

Nama Randy-Yusuf Diabadikan di KPK

JAKARTA – Perjuangan Immawan Randy dan Yusuf Kardawi, mahasiswa Universitas…

Jumat, 13 Desember 2019 13:16

Sudah 12 Pegawai KPK Memilih Mundur

JAKARTA- Proses alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara…

Jumat, 13 Desember 2019 13:10

Plt dan Plh Direksi Garuda Benahi Internal Jelang RUPSLB

JAKARTA– Buntut kasus penyelundupan 15 boks onderdil Harley Davidson edisi…

Jumat, 13 Desember 2019 13:07
Aplikasi Gowes Ajak Bertransportasi Minim Polusi

Bermula dari Bali, Tebar Pesona sampai Miami

Memahami tren warga yang semakin peduli lingkungan plus kebiasaan lebih…

Kamis, 12 Desember 2019 13:39

Buka Suara, Kritisi Negeri Sendiri dan WADA

Para atlet Rusia menjadi pihak yang paling dilematis menghadapi sanksi…

Kamis, 12 Desember 2019 12:10

Kasus Novel, Istana Masih Enggan Bentuk TGPF

JAKARTA- Terkatung-katungnya proses pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik…

Rabu, 11 Desember 2019 11:55

Anak Jokowi Kian Dekat Nyalon Wali Kota Solo

JAKARTA– Pencalonan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilwali Solo tampaknya bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.