MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 31 Juli 2019 10:18
Lima Provinsi dan Tiga Kabupaten Nyatakan Siaga Karhutla

Musim Kemarau Tahun ini Lebih Kering

Kebakaran hutan dan lahan. Lima provinsi menyatakan siaga.

PROKAL.CO, JAKARTA– Hingga kemarin dilaporkan ada lima provinsi dan tiga kabupaten yang menyatakan siaga pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sementara itu, kemarau diprediksi jauh lebih parah dari tahun lalu. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam pengamatannya bahkan mencatat bawah kemarau di 2019 akan jauh lebih kering.

Deputi bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK Dody Usodo kemarin (30/7) menegaskan akan dilakukan koordinasi bersama antara kementerian dan lembaga untuk membahas hal ini. Sejauh ini upaya pencegahan khusus bencana karhutla telah dilakukan. Diantaranya melalui sosialisasi dan kampanye pencegahan karhutla.

”Untuk masalah Karhutla, Kemenko PMK mencatat, terdapat beberapa provinsi rawan yang mengalami kenaikan jumlah hotpsot,” ujarnya kemarin saat ditemui di Kantor Kemenko PMK. Provinsi itu adalah Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Sedangkan hingga 1 Juli sudah lima provinsi dan tiga kabupaten yang menetapkan siaga darurat karhutla. Provinsi yang menyatakan siaga adalahRiau, Kalbar, Sumsel, Kalteng, dan Kalsel. Sedangkan tiga kabupaten yang menyatakan hal sama adalah Dumai, Sambas, dan Siak.

Selain itu, bencana lain saat musim kemarau adalah kekeringan. 7.045.400 liter sudah didistribusikan kementerian dan lembaga untuk mengantisipasi bencana tersebut. Selain itu, penambahan jumlah mobil tanki, hidran umum, pembuatan sumur bor, dan kampanye hemat air juga dilakukan.

”Untuk bencana kekeringan, BNPB mengindentifikasi sebanyak 55 kepala daerah telah menetapkan Surat Keputusan Bupati dan Walikota Tentang Siaga Darurat Bencana Kekeringan,” ujarnya.

Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo menyatakan personel gabungan bekerja keras untuk melakukan pemadaman dan pendinginan daerah yang terdapat titik api. Personel tersebut merupakan bagian dari Satuan Tugas (Satgas) darat berasal dari unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, masyarakat peduli api, dan kementerian serta lembaga terkait. ”Total personel gabungan berjumlah 5.929 personel yang tersebar di lima provinsi,” ucapnya.

Upaya pengendalian yang dilakukan satgas darat didukung oleh operasi udara. di bawah kendali satgas udara. Helikopter disiagakan di empat provinsi, yaitu Riau 17 helikopter, Sumatera Selatan tiga, Kalimantan Barat enam, dan Kalimantan Tengah tujuh. Selain armada helikopter, satuan tugas udara didukung pesawat untuk operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC). “Operasi ini dimaksudkan untuk memicu terjadinya hujan di wilayah-wilayah yang papar hotspot dengan menebarkan garam di awan potensial,” ujar Agus. (lyn)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 11:51

Kasus Novel Kembali Molor, Jokowi Panggil Kapolri, Begini Kata Polri

JAKARTA - Harapan akan adanya penyelesaian terhadap kasus penyiraman air…

Selasa, 10 Desember 2019 11:48

WADUH..!! Ada 44 Lapas Sarang Narkotika Belum Tersentuh

JAKARTA— Masih banyak lapas yang menjadi tempat peredaran narkotika. Badan…

Selasa, 10 Desember 2019 11:30

KPK Tagih Komitmen Reformasi Birokrasi, Honor Tambahan ASN Dihilangkan

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pemerintah mempercepat penerapan sistem…

Selasa, 10 Desember 2019 11:27
INDONESIA vs VIETNAM

Saatnya Lepas Dahaga Juara

MANILA- Tim sepak bola Indonesia menunggu cukup lama untuk bisa…

Selasa, 10 Desember 2019 11:04

MANTAP..! Pulau Tukung Jadi Pelabuhan Kapal Pesiar, Ada Banyak Fasilitas Wow....

BALIKPAPAN–Pulau Tukung di Kawasan Melawai, Balikpapan Kota, bakal disulap jadi…

Selasa, 10 Desember 2019 11:03

Koordinator Ditangkap, Kenapa Penadah Minyak Curian Belum Tersentuh..??

Belum genap sepekan menjabat Kapolres Kukar AKBP Andreas Susanto Nugroho…

Selasa, 10 Desember 2019 11:01

Belum Yakin Yusuf Diculik lalu Dibunuh

SAMARINDA–Sejak ditemukannya jasad balita yang diyakini sebagai Yusuf Ahmad Gazali…

Senin, 09 Desember 2019 16:11

Polisi Tangkap Tiga Orang Diduga Mencuri Minyak Mentah Pertamina Sanga-sanga, Begini Cara Kerjanya

SAMARINDA - Sebanyak tiga orang inisial HR, HK dan MK…

Senin, 09 Desember 2019 13:56
Jelajah Kampung Terpencil di Kutai Barat (3-Habis)

Wisata Budaya hingga Kuburan Dayak Berusia Ratusan Tahun

Potensi wisata Kampung Tanjung Soke, Kecamatan Bongan, Kutai Barat (Kubar),…

Senin, 09 Desember 2019 13:55

Pangkalan Militer di Samarinda, VVIP di Balikpapan

BALIKPAPAN–Lalu lintas penerbangan di langit Kalimantan akan semakin padat. Hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.