MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Senin, 29 Juli 2019 11:39
Kisah Irang Pemusik Sekaligus Pembuat Alat Musik Khas Kalimantan

Dari Sampek, Budaya Dayak Dikenal Dunia

LESTARIKAN BUDAYA: Irang Away saat menampilkan kepiawaiannya di hadapan Pemerintah Kutim.

PROKAL.CO, Dari kecil bermusik merupakan hobi sekaligus penenang jiwa bagi Irang Away. 

 

LELA RATU SIMI, Sangatta

 

DENTING tali senar mengalun dan menyatu menjadi irama musik bersamaan dalam ritme serta tempo teratur, kemudian terdengar lamban mendayu kadang pula cepat mengentak silih berganti. Perlahan dalam durasi tertentu musik itu hilang dari pendengaran, terhenti dari petikan jari jemari tangan Irang Away. Bagi dia, bermain sampek, alat musik khas Kalimantan, adalah keseharian yang tidak bisa ditinggalkan. Saking cintanya, pria kelahiran Apokayan 11 Agustus 1955 itu juga bisa membuat alat musik tersebut.

Alasannya sederhana, dia ingin menjaga warisan leluhurnya tetap lestari. Terlebih, saat ini sampek sukar dicari, sebab bahan baku kayu arau jarang tersedia. Untuk dapatkan kayu itu, pria paruh baya itu kerap mencarinya hingga menembus hutan belantara. Dia keukeuh karena kayu terbaik pastilah menghasilkan kualitas terbaik pula.

Kadang dia butuhkan waktu seharian untuk menemukan kayu itu, namun lain waktu Irang belum tentu dapatkan. Apalagi saat ini hutan Kutim dikuasai oleh pengeruk batu bara atau hutan sawit.

"Saya masuk hutan sendirian tanpa teman, untuk cari kayu ini. Kadang-kadang membayar orang untuk membawa kayunya keluar dari hutan," katanya.

Berkat pesona musik sampek dengan nuansa keindahannya, dia mampu sambangi berbagai negara. Bahkan, Irang juga kunjungi sejumlah daerah hanya untuk unjuk gigi bermain sampek. Mulai Ibu Kota Negara, yakni Jakarta, disusul ke Negeri Paman Sam, Amerika Serikat, Jepang, pernah juga ke Tiongkok, lalu ke Singapura, hingga Thailand.

"Dari kecil saya belajar autodidak, mulai kelas 3 SR (sekolah rakyat) meminjam sampek orang. Hingga saya pindah ke Miau Baru, dan pada 1972 saya mencoba membuat sendiri sampek. Sampai akhirnya saya bisa mengenalkan kepada dunia," jelasnya.

Ditinggal mangkat oleh sang ayah sejak dalam kandungan, Irang kecil dididik seorang diri oleh ibunya. Dari didikan tersebut, dia tumbuh menjadi sosok yang mandiri dan punya tekad kuat.

Mengenai pembeli, dia selalu selektif dan bertanya terlebih dahulu, jika hanya untuk pajangan dia akan berat hati membuat. Namun jika akan digunakan untuk belajar, dia bersedia mengukir di atas kayu keras itu. "Saya lebih senang membuat untuk pembeli yang ingin belajar memainkan sampek, bahkan saya siap jika diminta melatih," pungkasnya. (ypl/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 Januari 2020 11:05

Lebih Dekat dengan Aktivis Lingkungan Muda Aeshina Azzahra Aqilani

Terlahir dari orang tua yang merupakan pejuang lingkungan memunculkan kepedulian…

Senin, 20 Januari 2020 14:19
Menikmati Family Fun Rally Sambut Kejuaraan Provinsi Kaltim 2020

Memperkuat Pariwisata, Ingin Lebih Banyak Orang Datang ke Balikpapan

Family Fun Rally 2020 gelaran Kaltim Post berakhir meriah, Ahad…

Kamis, 16 Januari 2020 16:10

Cerita Mengharukan, Kembar Identik yang Terpisah 16 Tahun Akhirnya Bertemu

Kisah hidup dua remaja kembar ini begitu mengharukan. Enam belas…

Rabu, 15 Januari 2020 13:45
Keraton Baru ”Calon Pemersatu Dunia”, Nasibmu Kini...

Nasib Keraton Agung Sejagat, "Keraton" Disegel Pemkab, Sang Raja dan Ratu Ditangkap Polisi

Keraton Agung Sejagat boleh menyebut diri sebagai pendamai bumi, pemulih…

Selasa, 14 Januari 2020 14:39

Inovator Semen Geo Fast Sotya Astuningsih, Pakai Limbah Smelter, 5 Jam Sudah Kuat

Semen biasa butuh waktu 28 hari untuk bisa kuat optimal.…

Jumat, 27 Desember 2019 00:24
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (4-habis)

Warisan Tiongkok-Thailand hingga Surga Belanja Tepi Sungai

Sungai Chao Phraya adalah nadi kehidupan dan transportasi di Bangkok.…

Jumat, 27 Desember 2019 00:21
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (3)

Berpose di Puncak Tertinggi, Selfie dengan 75 Tokoh Sedunia

PIngin berjalan di atas kaca dari tinggi 314 meter? Menyaksikan…

Jumat, 27 Desember 2019 00:19
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (2)

Balet Atas Air dan Habiskan Malam bersama Waria

Informasi umum jika Thailand populer dengan waria atau lady boys…

Jumat, 27 Desember 2019 00:16
Wisata Baru Negeri Gajah Putih (1)

Taman Terluas Se-Asia Tenggara hingga Lukisan Bergerak

Pattaya dikenal sebagai kota wisata dengan hiburan malam tiada henti.…

Kamis, 26 Desember 2019 11:34

Kiprah Bripka Riko Rizki Masri dan FKPM Teman Hati

Membantu sesama tak perlu menunggu punya jabatan tinggi atau uang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers