MANAGED BY:
SELASA
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Minggu, 28 Juli 2019 10:22
Merasakan Masjidilharam dengan Cuaca Panas dan Berdebu

Jamaah Lansia Diimbau Tak Sering Keluar Hotel

Jamaah lansia dianjurkan tak terlalu sering keluar hotel.

PROKAL.CO, Cuaca di Makkah sedang kurang bersahabat. Panasnya mencapai 42 derajat Celsius disertai sapuan kabut debu tipis. Padahal, minggu lalu suhu masih di bawah 40 derajat. Ada jamaah yang diduga sudah mengalami heat stroke.

 

M. Hilmi Setiawan, Makkah-Jawa Pos

 

DOKTER Erdi Halida Putra SpS bergegas menuju tempat wudu laki-laki tidak jauh dari tempat sai di kompleks Masjidilharam. Dia mendapat kabar dari jamaah haji Indonesia lainnya bahwa ada kakek-kakek tampak lemah.

’’Saya datang, Kakek Upah (Upah Supandi, Red) ini dalam posisi duduk tertunduk,’’ kata dokter kloter SUB-11 (embarkasi Surabaya) itu.

Saat disentuh, badan Upah sangat panas. Erdi mengajak berbicara, tetapi Upah tidak merespons. Erdi langsung mengguyur jamaah kloter JKS-59 (embarkasi Bekasi) itu dengan air. Dia menduga Upah baru selesai umrah. Erdi lantas meminta petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk menggendong Upah menuju posko petugas Indonesia tidak jauh dari Marwah Gate.

Sampai di posko, Upah langsung diberi cairan infus. Erdi dibantu seorang petugas lainnya terus mengguyur kepala jamaah berusia 85 tahun itu dengan air mineral. Setiap kali mengguyur, petugas juga menepuk-nepuk bagian ubun-ubun Upah. ’’Ini badannya sampai sekarang masih demam,’’ kata Erdi.

Dia menjelaskan bahwa Upah terkena sengatan panas alias heat stroke. Pada kasus ini, asupan air tidak hanya dari infus dan guyuran langsung di bagian kepala, tetapi juga disuruh minum air sebanyak-banyaknya.

Menurut Erdi, heat stroke merupakan akumulasi dari beberapa kondisi. Di antaranya, cuaca panas, kelelahan, kurang minum, dan dehidrasi. Juga faktor usia.

Cuaca panas di kawasan Makkah atau Masjidilharam kemarin terasa mulai pagi sekitar pukul 09.00 waktu Arab Saudi (WAS) atau 13.00 WIB. Ribuan jamaah berduyun-duyun masuk ke Masjidilharam untuk melaksanakan salat Jumat. Suasana terasa lebih ramai jika dibandingkan dengan Jumat-Jumat sebelumnya. Sebab, jamaah dari penjuru dunia, termasuk Indonesia, terus berdatangan mendekati puncak haji 10 Agustus mendatang.

Salah satu jamaah Indonesia yang juga merasakan panas saat berangkat ke Masjidilharam adalah Rosali dari kloter BTH-19 (embarkasi Batam). Dia bersama rekannya menuju Masjidilharam dengan menggunakan payung dan masker. ’’Sudah diberi tahu sejak dari hotel, cuaca siang ini akan panas. Jadi, sudah persiapan,’’ ungkapnya.

Rosali berharap masih bisa mendapat tempat di dalam Masjidilharam. Jika sampai melaksanakan salat di luar, panasnya luar biasa. Dia lantas bergegas masuk ke bagian lantai 1.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Makkah Muhammad Imran mengimbau jamaah lansia untuk mengurangi aktivitas di luar hotel. Dia menyampaikan, memang belum ada kasus yang murni heat stroke yang masuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah.

Namun, dia menyatakan, Kamis (25/7) ada jamaah yang masuk ke KKHI dengan gangguan jantung. ’’Padahal, jamaah laki-laki berusia 50-an tahun itu sebelumnya tidak punya riwayat sakit jantung,’’ ujarnya.

Imran menuturkan, jamaah yang tidak punya riwayat penyakit jantung berpotensi terkena serangan akut akibat panas dan kelelahan. Pada kondisi panas, kerja jantung terbebani oleh aktivitas berat. Kinerja jantung akan semakin berat jika mengalami dehidrasi. Imran menyatakan, jamaah yang mendadak terkena penyakit jantung itu sudah dirujuk ke RS Arab Saudi.

Tidak semua jamaah haji Indonesia kemarin melaksanakan salat Jumat di Masjidilharam di bawah terik yang menyengat. Rombongan jamaah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Assunniyyah, Kencong, Jember, Jawa Timur, memilih salat Jumat di masjid dekat hotel.

Ketua KBIH Assunniyyah Gus Ahmad Ghonim Jauhari menyatakan tidak memaksakan jamaahnya. ’’Pagi hari saya memantau prakiraan cuaca, memang cenderung panas,’’ kata pria yang akrab disapa Gus Ghonim itu.

Dia menyampaikan, ada 180 jamaah yang ikut KBIH Assunniyyah yang tergabung dalam empat rombongan atau bus. Gus Ghonim menuturkan, jamaah lansia dan tidak terlalu kuat dianjurkan salat Jumat di masjid yang tidak jauh dari hotel. Mereka menginap di Hotel Arkah Bakkan. Untuk masjid terdekat dari hotel itu, ada Masjid Bin Baz di kawasan Mahbasjin.

’’Alhamdulillah, jamaah yang sepuh sudah memahami dan bersedia diajak berjamaah di masjid di area hotel,’’ tuturnya. Gus Ghonim mengakui, di bawah suhu yang mencapai 40 derajat Celsius atau lebih, jamaah rawan terkena heat stroke. Khususnya jamaah lansia.

Selain itu, untuk sehari-hari, kata dia, rombongannya lebih banyak beraktivitas di dalam hotel. Misalnya, salat wajib yang dilakukan di lorong kamar hotel. Jamaah berjejer di sepanjang lorong kamar hotel untuk salat wajib berjamaah. (*/c5/ayi)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 12:16
Rindu Leluhur, Bocah-Bocah Omah Cangkem Diundang ke Kaledonia Baru

Seperti Bertemu Saudara, Trenyuh Gamelan 30 Tahun Ditabuh Lagi

Bocah-bocah yang tergabung dalam Omah Cangkem belum lama ini menorehkan…

Sabtu, 07 Desember 2019 11:10
SMPN 20 Depok setelah Puluhan Siswanya Terinfeksi Hepatitis A

Diliburkan Tiga Hari, Sediakan Ujian Susulan untuk Yang Masih Dirawat

Pihak sekolah membantah kesimpulan Kementerian Kesehatan bahwa penular virus adalah…

Senin, 02 Desember 2019 12:38

Sijantang Koto dan Abu ”Abadi” Cerobong Pembangkit Listrik

AGUS DWI PRASETYO, Jawa Pos, Sawahlunto   Bocah laki-laki itu…

Kamis, 28 November 2019 13:39
Mengikuti Keseharian Ahmad Tohari, Puluhan Tahun setelah Ronggeng Dukuh Paruk Lahir (2-Habis)

Nyabut Singkong, Dikencingi Dulu, lalu Dimakan Langsung, Itu Pengalaman Nyata

Ahmad Tohari akan terus menulis...selama tak ada ciap-ciap anak ayam…

Rabu, 27 November 2019 12:07
Sehari Bersama Ahmad Tohari, sang Penulis Ronggeng Dukuh Paruk (1)

Dari Gus Dur Belajar tentang Permainan Kata dan Humor

Sampai usia 71 tahun sekarang ini, Ahmad Tohari terus bersetia…

Selasa, 26 November 2019 13:22

Kisah Tutik Suwani, Sarjana Perhotelan yang Pilih Mengajar di SLB

Tugas seorang guru salah satu adalah mengajarkan baca dan tulis…

Selasa, 26 November 2019 11:31

Cerita Penyusunan Buku Saku Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus

Inge dan Yayas pertama menggagas buku ini saat sama-sama menangani…

Rabu, 20 November 2019 10:17
Ahnaf Fauzi Zulkarnain, 10 Besar KJSA Goes Digital 2019

Belajar lewat YouTube, Bikin Robot Pelayan Penderita Stroke

Berawal dari rasa peduli terhadap sesama, siswa MTsN 4 Gunungkidul…

Sabtu, 16 November 2019 12:57

Ananda Badudu yang Ingin Kembali Teruskan Karir Bermusik

Menjadi jurnalis dan musisi sudah dilakoni Ananda Badudu. Namun, begitu…

Jumat, 15 November 2019 09:43
Amanda Putri Witdarmono, Dirikan We The Teachers untuk Guru di Indonesia

Ibarat Helikopter, Ajak Guru Kembangkan Anak lewat Potensi di Sekitar

GURU memiliki peran penting dalam pendidikan karakter anak sejak usia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.