MANAGED BY:
SENIN
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 24 Juli 2019 11:22
SABAR YA BOS..!! Dana Kelurahan Belum Cair, Masih Nunggu Ini...
ilustrasi

PROKAL.CO, Dana kelurahan yang bersumber dari APBN sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD) kabupaten/kota di Kaltim. Khusus Balikpapan pencairan dana kelurahan masih terhambat, karena belum adanya peraturan wali kota.

 

BALIKPAPAN – Kebijakan dana kelurahan yang dikeluarkan pemerintah pusat pada akhir 2018, sejauh ini belum terlaksana dengan baik di seluruh wilayah Benua Etam. Maka dari itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim terus melakukan sosialisasi Peraturan Derah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 tersebut.

Kepala DPMPD Kaltim Mohammad Jauhar Efendi menjelaskan, pemberian dana kelurahan memang baru berjalan tahun ini. Sebelumnya dana kelurahan merupakan usulan dari asosiasi pemerintah kota termasuk lurah. Dana kelurahan tahun ini hanya pada kisaran Rp 350 juta per kelurahan. Angkanya cukup berbeda jauh dengan dana desa yang lebih tinggi.

“Namun dalam Permendagri ini sebenarnya ada perintah bahwa daerah harus menyiapkan dana tersebut,” katanya di Aula Pemkot Balikpapan, Senin (22/7). Berdasarkan perhitungannya, total DAK tambahan dan pendampingan rata-rata di Balikpapan mencapai sekitar Rp 3 miliar. Tetapi sekarang kelurahan masih menerima Rp 350 juta.

“Sementara dana pendampingan belum. Kemungkinan karena kebijakan ini agak lamban pada akhir 2018. Sementara proses penyusunan APBN sudah selesai,” jelasnya. Ada pun pencairan dana kelurahan terbagi dalam dua tahap. Hingga Juni, seharusnya sudah masuk setengah dana.

Namun kenyataannya, pencairan dana kelurahan di Balikpapan belum rampung sepenuhnya. Padahal dana kelurahan yang bersumber dari APBN sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD) kabupaten/kota masing-masing. Menurutnya, Balikpapan segera membuat peraturan wali kota yang mendukung dana kelurahan tersebut.

Solusinya camat, lurah, kepala bagian pemerintahan, Bappeda, BPKAD, semua duduk bersama agar mengetahui duduk persoalan. “Kan permendagri sudah jelas, buktinya daerah lain bisa jalan. Seperti Bontang, Kukar, dan lainnya,” imbuhnya.

Saat ini daerah di Kaltim yang masih lamban dalam pencairan dana kelurahan hanya Balikpapan dan Berau. “Mungkin ada ketakutan yang berlebihan. Kami sudah menyarankan agar para camat dan lurah tidak takut mengambil keputusan. Dengan catatan pelajari semua regulasi,” beber mantan Kepala Kominfo Kaltim 2009-2012.

Sepanjang tidak ada kepentingan tertentu dan niat jahat korupsi, seharusnya tidak takut bertindak. Dia menuturkan, apapun yang dilakukan pemerintah atau tidak dilakukan pemerintah termasuk dari kebijakan. “Jadi lebih baik melakukan sambil nanti ada evaluasi,” sebut alumnus S-2 Universitas Gadjah Mada tersebut.

Dia menjelaskan, dana kelurahan hanya dapat berfungsi untuk dua sektor. Pertama, penyediaan sarana dan prasarana kelurahan. Pelayanan sosial dasar yang berdampak langsung pada meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Misalnya infrastruktur kesehatan, transportasi, pendidikan, kebudayaan, lingkungan, dan sebagainya.

Kedua, pemberdayaan masyarakat. Contoh untuk pelatihan anak-anak putus sekolah kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK). Kelurahan bisa mendapat kesempatan melakukan pembangunan apa pun asal berhubungan dengan dua sektor tersebut. Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 juga sudah mengatur poin-poin pembangunan sarana prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat yang bisa dilakukan kelurahan.

Namun yang terpenting, setiap rencana tersebut sudah berdasarkan hasil musyawarah pembangunan kelurahan. “Ketika terjadi perubahan maka bisa musyawarah antara kelurahan dan lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM), kemudian buat berita acara. Tidak sulit,” pungkasnya. (gel/ms/k15)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 09:50

SERUNYA..!! Sebelum Berangkat, Penumpang Bandara SAMS Ikut Lomba 17-an

MOMEN peringatan HUT RI tentu tidak ingin dilewatkan masyarakat. Termasuk…

Senin, 19 Agustus 2019 09:48

Polres Bakal Datangkan Puslabfor

BALIKPAPAN - Polres Balikpapan bakal mendatangkan tim Pusat Laboratorium Forensik…

Senin, 19 Agustus 2019 09:47

Momen Bangkitkan SDM Unggul

Peringatan HUT ke-74 RI menuai arti tersendiri bagi Pemkot Balikpapan.…

Senin, 19 Agustus 2019 09:45

Kendalikan Banjir, Keruk Daerah Aliran Sungai

  PENGERUKAN dilakukan di aliran sungai sekitar Kelurahan Damai RT…

Senin, 19 Agustus 2019 09:44

Orangtua Harus Peka Perilaku Anak

BALIKPAPAN - Kenakalan anak baru gede (ABG) memang lazim ditemui.…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:01

Sehari Tiga Lahan Terbakar

BALIKPAPAN- Selama 24 jam terakhir tiga lahan di berbagai lokasi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:00

Jamaah Kembali ke Makkah

 BALIKPAPAN— Terbagi dalam kelompok-kelompok kecil, jamaah haji Balikpapan yang berada…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:00

Eksepsi Muncikari Ditolak JPU

BALIKPAPAN- Jaksa penuntut umum (JPU) menolak eksepsi yang disampaikan kuasa…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:59

WOW..!! Belajar di Sekolah Ini Boleh Pakai Gadget

Demi alasan memaksimalkan literasi anak didik, dan sejak dini mengenalkan…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:37

Merah Putih Berkibar Tujuh Meter di Bawah Laut Pangempang

Empat puluh menit para penyelam berkhidmat di bawah laut. Mengibarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*