MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 23 Juli 2019 23:06
JATAM : PT Tanito Harum Ditutup, Saatnya Pulihkan Lingkungan
Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang (kiri) saat jumpa pers. (M.YAMIN/PROKAL.co)

PROKAL.CO, PROKAL.CO, SAMARINDA - Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur mendesak pemerintah untuk mengambil alih dan menutup segera wilayah yang dikuasai oleh PT Tanito Harum, lalu memerintahkan pihak perusahaan untuk menjalankan kewajiban yang masih melekat, mulai dari reklamasi, rehabilitasi dan pemulihan.

"Temuan Jatam Kaltim hingga tahun 2018 terdapat 69 lubang tambang yang tersebar di seluruh konsesi PT.Tanito Harum dan sudah semestinya menjadi perhatian serius pemerintah untuk memastikan pihak perusahaaan melakukan rehabilitasi, tidak diterlantarkan," ujar Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang, Selasa (23/7/2019).

Ditegaskan Rupang, tindakan pemerintah untuk pastikan perusahaan melakukan rehabilitasi sangat penting sebagai contoh penegakan hukum yang tegas dan terbuka bagi seluruh kepala daerah, terutama Kalimantan Timur.

"Hadirnya lubang tambang yang begitu banyak sangat jelas menjadi ancaman bagi warga yang bermukim di sekitarnya, terutama masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara. Apalagi sejak tahun 2011 hingga 2019 di Kabupaten Kukar, lubang tambang telah menewaskan 12 korban jiwa yang sebagian besar adalah anak-anak," jelas Rupang..

Selain itu, Jatam Kaltim juga mendesak pemerintah pusat dan daerah harus segera berkoordinasi, mengeluarkan seluruh infrastruktur pertambangan pihak perusahaan yang sudah berstatus ilegal atau tanpa izin yang kini berada di atas bekas wilayah operasi pertambangan.

Sejak 14 Januari 2019, Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Tanito Harum berakhir. Namun, tiga hari sebelum PKP2B itu berakhir, atau 11 Januari 2019, Kementerian ESDM menerbitkan Surat Keputusan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) secara diam-diam untuk memperpanjang izin PT Tanito Harum hingga 20 tahun ke depan melalui surat bernomor 07.K/30/MEM/2019 dengan luasan 34.585 hektar.

Tetapi, pada 20 Juni 2019, IUPK perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara itu dicabut lagi oleh Kementerian ESDM. Pencabutan IUPK Tanito Harum oleh ESDM ini merupakan buntut dari ditolaknya draft revisi ke-6 PP 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Pertambangan Minerba oleh Presiden, yang mana revisi PP ini lah yang akan dijadikan landasan hukum untuk perpanjangan PKP2B yang habis masa berlakunya

"Tanpa landasan hukum yang jelas, perpanjangan izin itu bisa melanggar ketentuan Undang-undang No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara mulai dari Pasal 27, 29 dan 74 mengenai aturan yang mengembalikan lahan bekas pertambangan bekas PKP2B menjadi Wilayah Pencadangan Negara (WPN)," kata Rupang. (mym)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 11:35

Tinjau Disdukcapil, Barkati : Wakil Walikota Bukan untuk Pencitraan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Wakil Walikota Samarinda Barkati untuk pertama kalinya…

Senin, 19 Agustus 2019 11:02

WADAWWW...!!! Sebanyak 2,4 Ribu Orang Terinfeksi HIV

SAMARINDA–Angka HIV di Kota Tepian masih terus bertambah. Komisi Penanggulangan…

Senin, 19 Agustus 2019 09:35

HADEHHH..!! Ada Warga Menolak, Target Jargas Bakal Melenceng

Pemasangan jargas di Sambutan dan Sungai Kapih baru terealisasi sekira…

Senin, 19 Agustus 2019 09:33

Antisipasi Dampak Kemarau, Ini yang Dilakukan PDAM

SAMARINDA–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kencana Samarinda telah menyiapkan…

Senin, 19 Agustus 2019 09:32

Kembali, Lahan Sengaja Dibakar

SAMARINDA–Si jago merah kembali menghanguskan lahan. Kali ini, lahan di…

Senin, 19 Agustus 2019 09:31

Tenangggg..!! Bangunan Warga SKM Akan Diganti Rugi

SAMARINDA–Normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) di segmen Gang Nibung, tepatnya…

Minggu, 18 Agustus 2019 15:15

Ini Alasan Parawansa Maju Pilwali Samarinda

PROKAL.CO, SAMARINDA - Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2019 digelar…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:32

Tersendat Menunggu Kerugian Negara

Tensi kerja Korps Adhyaksa Kota Tepian membereskan kasus dugaan korupsi…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:31

Si Kleptomania yang Tak Berdaya

SYAHRIL berjengket, masuk ke rumah yang dihuni Fatrul Fatah Riski…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:28

Warga Mengeluh Air PDAM Keruh

SAMARINDA–Larut tengah malam, Sukarman masih berjaga. Sejak Mei lalu hingga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*