MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 23 Juli 2019 23:04
Tahapan Pemilu Serentak Usai, Masyarakat Harus Kedepankan Persatuan
Herdiansyah Hamzah

PROKAL.CO,

PROKAL.CO, SAMARINDA - Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 sudah selesai, masyarakat diharapkan kembali merajut persatuan. Perhelatan demokrasi yang digelar lima tahunan tersebut, Pilpres, DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten Kota, hendaknya disikapi dengan bijak.

"Kita menghendaki, sudah Pemilu ini jangan lagi terjadi macam-macam. Masyarakat umum hendaknya menyerahkan bagi yang berkuasa secara konstitusional untuk mengatur (Negara). Aspirasi yang didengar (penguasa) jangan hanya dari pemenang saja tapi juga semua masyarakat baik yang menang dan kalah," ujar Hamri Haz, tokoh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim, Selasa (23/7/2019). Hamri Haz mengatakan Pemilu hanya sebagai sarana.

Dan tujuannya penyelenggaran tersebut untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Ia mengakui setiap hasil keputusan pasti membawa dampak adanya pihak merasa tidak puas dan wajar. "MUI dari pusat sampai daerah memang tidak ada pernyataan dikeluarkan secara resmi. Tetapi, saya kira kita semua menginginkan persatuan, ketika ada yang menang dan kalah. Karena, menang kalah itu hanya sarana untuk mengambil keputusan dalam demokrasi," ujar Hamri yang menjabat Ketua MUI Kaltim. Sementara itu, akademisi Muhammad Taufik menjelaskan sejak 27 Juni 2019 Mahkamah Konstitusi mengambil keputusan menolak seluruh gugatan dari pemohon terhadap Pemilihan Presiden dan termohon terbebas dari tuntutan hukum. Keputusan ini sudah seharusnya diterima semua masyarakat dengan lapang dada.

"Kita sebagai warga Negara harus memahami putusan MK diambil dari sidang hakim adalah putusan akhir dan final mengikat," katanya. Pemilu 2019 serentak yang didalamnya Pemilihan Presiden, Taufik menilai, membuat masyarakat terbelah menjadi dua dalam dukungan. Apalagi beredar isu-isu negatif menjelang Pemilu. Ini terjadi selama 2 tahun terakhir. "Dengan ada pertemuan Bapak Joko Widodo dan Prabowo sebagai peserta Pemilihan Presiden di MRT Jakarta dan lanjut makan sate di Senayan. Ini menunjukan Bapak Prabowo memiliki jiwa yang besar dan indikasi kedua kubu sudah berdamai dan tidak ada dendam," ujar Taufik.

Taufik menjelaskan permasalahan antara Jokowi dan Prabowo, sudah selesai. "Di Pilpres, jangan baper (bawa perasaan). Karena, yang mencalonkan diri saja tidak baper. Ayo masyarakat kita move on. Kalau memang keberatan calon Presiden kalah, ya berkompetisi lagi di lima tahun ke depan," katanya.

Terpisah, Herdiansyah Hamzah menilai Pemilu serentak nasional dan daerah tahun 2019, cukup membuat kelelahan penyelenggara. Sehingga, kedepan mesti dipikirkan konsep pemilu serentak yang dibagi menjadi 2, yakni serentak nasional (DPR, DPD dan Pilpres) dan serentak daerah (DPRD provinsi, DPRD kab/kota, dan kepala daerah).

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers