MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 23 Juli 2019 12:39
Posisi Tawar Kaltim Tinggi Incar Menteri

Kuatkan Lobi hingga Siapkan Tokoh-Tokoh Potensial

Presiden Jokowi saat bertandang ke Kaltim.

PROKAL.CO, Keinginan Kaltim mendapat posisi menteri di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang baru kian menguat. Selain menyodorkan tokoh potensial, juga memperkuat lobi politik.

 

BALIKPAPAN-Bursa kursi menteri kabinet Joko Widodo (Jokowi) jilid kedua memanas. Kaltim tak ingin ketinggalan. Sejumlah pertimbangan memang tak boleh diabaikan. Benua Etam layak dipilih. Bukan soal kedaerahan. Melainkan kemampuan sejumlah tokoh-tokohnya.

Legislator asal Kaltim di DPR RI Hetifah Sjaifudian menyebut peluang Kaltim pasti ada. Posisi provinsi ini sangat mungkin disorong sebagai wilayah yang punya posisi tawar yang cukup tinggi. Secara geografis maupun sebagai penghasil sumber daya alam (SDA). Sumbangan Kaltim terhadap pendapatan negara sangat tinggi. “Perlu diingat posisi Kaltim sangat strategis,” tegas Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu, kemarin (22/7).

Selain itu, politikus Golkar itu menyebut kabinet perlu sumber rekrutmen jabatan strategis dengan berbagai pertimbangan. Dari asal partai politik koalisi pendukung, juga sebaran wilayah atau daerah representasi. Termasuk kompetensi bidang keahlian sesuai portofolio dalam kementerian. “Tentang usia dan gender. Senior mapan, muda milenial, dan energik. Sebaran, asal penggodokan akademis dari kampus-kampus utama,” beber Hetifah.

Pandangan datang dari pengamat politik dan sosial dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Prof Sarosa Hamongpranoto. Menurut dia, tanda Kaltim bisa mendapatkan peluang kursi menteri sudah terlihat ketika Jokowi dan Ma'aruf Amin melaksanakan kampanye saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. “Artinya Kaltim harus sudah mempersiapkan tokoh-tokohnya yang memenuhi persyaratan sebagai calon menteri,” kata Sarosa.

Karena untuk menjadi seorang pembantu presiden, tak hanya soal kecakapan dan kepandaian tokoh. Tapi diperlukan mental dan moral. Track record juga penting sebagai pertimbangan. “Kaltim harus menyadari. Apakah ada yang pantas dan tepat. Ini bukan soal kepercayaan. Ada faktor lain juga,” imbuhnya.

Seorang calon menteri sejak awal harus mampu menyesuaikan diri dan menjadi bagian dari unsur ketatanegaraan. Tak mudah mencari sosok tersebut. Presiden sejak awal akan memberikan kriteria dan persyaratan yang wajib dipenuhi. Yang akan disampaikan kepada tim pencari kandidat calon menteri. Tim ini yang kemudian turun langsung menyeleksi orang-orang yang dianggap pantas.

Tanpa lobi politik pun, kata Sarosa, presiden memiliki kekuatan untuk mengetahui kandidat calon menteri. Sesuai yang disinggung sebelumnya, cukup Kaltim menyiapkan tokoh terbaiknya. “Presiden kan yang menginginkan. Nanti presiden akan menggunakan jalurnya sendiri,” ucapnya.

Kalaupun diperlukan lobi politik, ada jalur khusus yang bisa diperjuangkan Kaltim. Yakni melalui tim pemenangan yang sebelumnya berperan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Tim itu yang akan meyakinkan jika tokoh yang disiapkan memiliki kapasitas dan kemampuan sebagai negarawan untuk posisi menteri. “Sejak kampanye kan jalur ini sudah ada. Itu yang perlu diperkuat,” ungkapnya.

Bila ada menteri dari Kaltim tentu akan menjadi sejarah tersendiri. Masyarakat Kaltim secara emosional memiliki keterikatan dengan pemerintah pusat. Sebagai daerah, Kaltim juga akan bangga memiliki tokoh yang diakui secara nasional mampu menjadi pembantu presiden. “Ada putra terbaik Kaltim yang jadi pejabat tinggi di pemerintah pusat. Akan mewarnai setiap pengambil kebijakan untuk daerah,” kata dia.

Wakil Presiden RI terpilih Ma’ruf Amin pernah membuka peluang posisi calon menteri untuk Kaltim. Syaratnya punya kemampuan, jujur, dan mampu mengemban amanah rakyat Indonesia. Itu disampaikannya di acara Deklarasi Relawan Anak Republik di Gedung Convention Hall, Samarinda, 22 Maret lalu. Saat dirinya masih sebagai calon wakil presiden nomor urut 01 berpasangan dengan Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Di samping, Jokowi sudah memberi sedikit petunjuk soal kabinet. Yang akan membantunya dalam lima tahun periode keduanya di pemerintahan. Meski belum terbuka soal posisi menteri, sejumlah pihak mengharapkan Jokowi mempertimbangkan sosok terbaik asal Kaltim masuk kabinetnya. “Tentu ini akan menjadi sejarah. Mengingat belum pernah ada satu pun menteri asal Kaltim di kabinet pemerintahan,” kata Ketua PKB Kaltim Syafruddin.

Pengamat politik Unmul Sonny Sudiar mengatakan, calon menteri dari Kaltim pernah menjadi isu hangat sejak kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Salah satunya Gubernur Kaltim Isran Noor. Isran diisukan mendapat tanda kuning menjadi menteri di periode pertama Jokowi. Selain Isran, ada nama mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. “Semua yang menjabat maupun pernah menjadi kepala daerah memiliki kans menjadi menteri,” ujarnya.

Selain kalangan pejabat, banyak akademisi dari Kaltim yang juga layak menjadi menteri. Sonny misalnya menyebut nama guru besar Fakultas Kehutanan Unmul, Profesor Sigit Hardwinarto yang pernah satu almamater dengan Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Selain itu, Sonny maupun Lutfi menyebut nama Wakil Rektor Bidang Akademik Unmul Mustofa Agung Sandjono.

Jika melihat karakteristik Benua Etam, tokoh Kaltim cocok menjadi menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Sebab provinsi ini merupakan lumbung tambang batu bara. Selain itu, Menteri Kehutanan dinilai jadi pos yang ideal diisi tokoh asal Kaltim. (rdh/rom/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 20:13

Panglima TNI Pastikan Kondisi Manokwari Sudah Terkendali

 Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto terus memantau kondisi di Manokwari,…

Senin, 19 Agustus 2019 19:18

Gubernur Papua Barat Sebut Wawali Kota Malang Pemicu Kerusuhan

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menilai pernyataan Wakil Wali Kota…

Senin, 19 Agustus 2019 12:42

Manokwari Rusuh, Warga Pendatang Tak Berani Keluar Rumah

Penangkapan sejumlah mahasiwa di Surabaya berbuntut panjang. Terjadi kericuhan di…

Senin, 19 Agustus 2019 11:16

Pemindahan Ibu Kota ke Borneo Bakal Membawa Masalah Baru, Apa Saja?

JAKARTA- Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memindahkan ibu kota…

Senin, 19 Agustus 2019 10:38

Ibu Kota Batal di Tahura, Pastinya Dimana...??

Kekhawatiran bakal rusaknya Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto terjawab.…

Senin, 19 Agustus 2019 10:36

Bandara Sepinggan Sudah Penuhi Syarat

RENCANA pemindahan ibu kota juga dilakukan karena adanya ketimpangan dengan…

Senin, 19 Agustus 2019 10:35

KLHK Menduga Ada yang Backing Tambang di Muang

SAMARINDA benar-benar darurat tambang ilegal. Pantas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

Senin, 19 Agustus 2019 10:33

Harga Cabai Masih Tinggi meski Iduladha Sudah Sepekan Berlalu

Jelang Iduladha, harga cabai begitu cepat merangkak naik. Namun, setelah…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:48

Ini Cerita Perias Presiden SBY dan Jokowi

 Leader project official make up Paskibraka Nasional 2019, Tri Winarsih…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:40

KLHK Tahan Dua Penambang Ilegal

SAMARINDA–Dugaan penambangan batu bara ilegal di Samarinda kembali terkuak Jumat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*