MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 23 Juli 2019 11:44
Tiga Waduk Memburuk, Ribuan Hektare Lahan Pertanian Terancam Tak Dapat Air
SUMBER EKONOMI: Meski tak seluas Notopuro dan Dawuhan, Waduk Saradan menjadi salah satu sumber pengairan lahan pertanian warga. Penyusutan debit air musim kemarau tahun ini mengancam kualitas panen petani. RENDRA BAGUS/JP

PROKAL.CO, Penyusutan volume air waduk terjadi tiap tahun. Sebab pendangkalan dan tak ada normalisasi.

 

MEJAYAN – Sekitar 4,6 ribu hektare lahan pertanian padi di sejumlah wilayah Kabupaten Madiun terancam puasa irigasi. Sawah-sawah itu penerima distribusi dari tiga waduk yang volume airnya menyusut signifikan sejak akhir bulan lalu.

‘’Penyusutan kemungkinan terus terjadi,’’ kata Plt Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun Maskur Yatim kemarin (22/7).

Data per 25 Juni 2019, Waduk Dawuhan mengalami penurunan volume air paling drastis. Normalnya 5,1 juta meter kubik, kini tersisa sekitar 1,9 juta. Waduk di Desa Plumpungrejo, Wonoasri, itu menyusut 3,1 juta meter kubik.

Disusul Waduk Notopuro, Pilangkenceng, dari 2,4 juta meter kubik tinggal 724 ribu. Adapun daya tampung Waduk Saradan berkurang 1,2 juta meter kubik dari normalnya 2,4 juta. ‘’Penurunan karena intensitas irigasi tidak terputus. Mulai masa tanam pertama hingga kedua,’’ paparnya.

Maskur menyebut satu waduk bisa meng-cover hingga dua kecamatan lebih. Waduk Dawuhan misalnya, mengairi persawahan di Kecamatan Wonoasri, Balerejo, dan sebagian Madiun.

Penyusutan terjadi karena kubikasi air waduk tidak bertambah, dampak tidak turunnya hujan dalam beberapa bulan ini. Kondisi tersebut diprediksi terus berlangsung hingga bulan depan. Mengingat musim kemarau kali ini mundur ketimbang tahun lalu. Kala itu ditandai penyusutan mulai Mei dengan durasi cukup panjang. ‘’Kami masih menunggu rekap data terbaru bulan ini,’’ ujar Maskur. 

Data terbaru sebagai bahan pertimbangan perlu tidaknya menutup pintu waduk. Mengingat kapasitas waduk per bulan lalu masih terbilang aman untuk dialirkan. Penutupan berkonsekuensi terhadap tidak adanya pendistribusian air untuk lahan pertanian hingga datangnya musim hujan.

‘’Karena sesuai SOP (standard operating procedure) air waduk tidak boleh habis untuk menjaga konstruksi bangunan tidak rusak,’’ tuturnya sembari menyebut persentase sisa air antara satu waduk dengan lainnya berbeda.

Menurut Maskur, penyusutan volume berujung penutupan pintu waduk hampir terjadi setiap tahun. Penyebabnya terjadi pendangkalan akibat sedimentasi yang terbawa air dari hutan. Tidak hanya daya tampung berkurang, kubikasi air yang dialirkan ke lahan pertanian pun sedikit setiap tahun. Kondisi itu diperparah dengan tiadanya normalisasi. Sepengetahuannya, hanya Notopuro yang pernah dikeruk. Itu pun belum tuntas karena keterbatasan anggaran. ‘’Dawuhan dan Saradan belum pernah dikeruk,’’ pungkasnya. (cor/sat/jpg/dwi/k16)


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 21:31

Demokrat Masuk Pendukung Pemerintah Jokowi? Hinca Panjaitan : Pak SBY Sedang Menata Hati

PROKAL.CO, SAMARINDA - Para kader Demokrat diminta bersabar menunggu arahan…

Rabu, 21 Agustus 2019 12:02

Kanit Reskrim Polsek Keritang Ditikam, Pelaku Tewas Ditembak

TEMBILAHAN - Kanit Reskrim Polsek Keritang, IPDA Hendrizal, mengalami luka…

Rabu, 21 Agustus 2019 12:00

Inovasi Pelajar Ciptakan Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Wardatul Hasanah, Tri Utami Lestari, dan Gilang Gilardan berhasil menciptakan…

Rabu, 21 Agustus 2019 11:23

Kena OTT KPK, Dua Jaksa Jadi Tersangka

JAKARTA-- Dua jaksa terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK Senin…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:27

Dua Lapas Penuh Sesak, 90 Persen Penghuni Terjerat Kasus Narkoba

MALANG KOTA–Dua lembaga pemasyarakatan (lapas) di Kota Malang sudah overload…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:26

Kala Kepolisian Direpotkan Beredarnya Video Bendera Negara Lain di Hari Merdeka, Ternyataaa....

Gara-gara pasang bendera yang ada warna birunya, sebuah rumah di…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:25

Dua Jamaah Haji Terserang SARS

Sebanyak 436 jamaah haji Kabupaten Madiun tiba di Pendopo Ronggo…

Senin, 19 Agustus 2019 23:56

Kejadian di Manokwari, Menkopolhukan Minta Masyarakat Tak Terpancing dan Terpengaruh Hoax

JAKARTA - Pemerintah merespon cepat aksi yang terjadi di Manokwari,…

Senin, 19 Agustus 2019 23:53

Mendagri Minta Jaga Kondusivitas dan Pelayanan Masyarakat di Manokwari Tak Terganggu

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta agar situasi…

Senin, 19 Agustus 2019 19:15

Rusuh di Manokwari, Mendagri Panggil 3 Gubernur

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membuka opsi untuk mempertemukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*