MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 23 Juli 2019 11:13
DBH Migas 2018 Sebesar Rp 1,8 T, Pengelolaan Dituntut Efektif
HARUS EFEKTIF: Tahun lalu Kaltim menerima dana bagi hasil sebesar Rp 1,8 triliun dari eksplorasi migas di Bumi Etam.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Pertumbuhan perekonomian dan pembangunan di Kaltim diharapkan bisa lebih maksimal. Pasalnya tahun lalu Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) wilayah Kalimantan dan Sulawesi mencatat realisasi alokasi dana bagi hasil (DBH) Kaltim sebesar Rp 1,8 triliun.

Ada pun dana tersebut berupa nilai transaksi jasa, yaitu vendor lokal yang bermitra dengan Pertamina Hulu Mahakam (PHM), membukukan transaksi senilai USD 134,21 juta. Sementara transaksi barang berkisar USD 19.4 juta. Data tersebut untuk periode Januari 2018 hingga Mei 2019. SKK mencatat, sekitar Rp 21,4 triliun (kurs Rp 14 ribu) perputaran uang dari satu perusahaan migas.

“Itu dari sekitar 167 supplier lokal yang berdomisili di Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara dan sekitarnya yang bekerja sama dengan PHM,” ungkap Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Saifudin, Senin (22/7).

Ia menyebutkan, daerah penghasil migas untuk wilayah Kaltim di antaranya Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur dan Penajam Paser Utara. “Ada lima kabupaten dan kota penghasil migas di Kaltim. Total prognasi realisasi DBH 2018 sebesar Rp 1,8 triliun,” bebernya.

Saifudin meminta stakeholders daerah untuk mencontoh Bojonegoro, Jawa Timur, supaya tepat sasaran. Pemerintah menerbitkan peraturan daerah (Perda) yang langsung bisa dirasakan manfaatnya sampai ke desa.

Menanggapi DBH mineral dan batu bara, menurutnya riskan untuk Kaltim. Mengingat persentase hasil penjualan batu bara juga dibagi ke pemerintah. “Dari 100 persen hasil penjualan, ada sekitar 13,5 persen untuk pemerintah. Dari bagian ke pemerintah itu, 6 persen untuk royalti, 7,5 persen untuk pengembangan yang dikelola oleh pemerintah pusat,” sebutnya.

Wahyu mengatakan, khusus untuk 6 persen royalti kembali dibagi 20 persen untuk pemerintah pusat, dan 80 persen bagi daerah penghasil. Dari 80 persen tersebut, Pemprov Kaltim kebagian 16 persen. “Dari 32 persen untuk daerah penghasil dan 32 persen untuk daerah non penghasil. Saya utarakan, saat Rakernas Kepala Dinas ESDM daerah penghasil batu bara, Kaltim minta beberapa persen lagi untuk sarana prasarana pengawasan yang dilakukan 38 inspektur tambang,” tutupnya. (aji/ndu/k18)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 20:51

Gubernur Isran Luncurkan Beasiswa Kaltim Tuntas, yang Dapat Ribuan....

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur luncurkan program Beasiswa…

Senin, 16 September 2019 13:39

CELAKA WAL..!!! Angin Mengarah ke Kaltim, BMKG Prediksi Kabut Asap Makin Tebal

PROKAL.CO, SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menghimbau masyarakat…

Senin, 16 September 2019 13:27

Ada Agenda Terselubung di Balik Revisi UU KPK

BALIKPAPAN–Rancangan Undang-undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap mengancam…

Senin, 16 September 2019 13:26
Cegah Spekulan Tanah di Lokasi Ibu Kota Negara

Moratorium Sementara Penerbitan SKT

PENAJAM- Ibu kota negara pindah ke Kaltim. Pemkab Penajam Paser…

Senin, 16 September 2019 13:24

333 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Paser dan PPU

KABUT asap yang mengepung langit Kaltim tidak hanya berasal dari…

Senin, 16 September 2019 13:21

Belum Ada Jaminan Penerbangan Kembali Normal

BALIKPAPAN–Lalu lintas penerbangan di Kaltim nyaris lumpuh. Gempuran kabut asap…

Senin, 16 September 2019 13:11
Thareq Kemal Habibie Tak Mau Berkarir di Bawah Bayangan Bapak

Dikira Pebisnis, padahal PNS Merangkap Chef Lulusan Jerman

Penampilan serbahitam dengan penutup mata membuat sosoknya terlihat misterius. Mirip…

Senin, 16 September 2019 11:46

MENCURIGAKENNN..!! Pembahasan Revisi UU KPK Masih Tertutup

JAKARTA– Keputusan tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan mandat…

Senin, 16 September 2019 01:19

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Kemenhub Minta Pengguna Jasa Transportasi Udara Sabarrrr.....

JAKARTA- Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau seluruh…

Minggu, 15 September 2019 17:31

Makin Tak Terkendali, Kebakaran Lahan Menghampiri Bandara APT Pranoto

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kebakaran lahan terjadi di areal dekat apron…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*