MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 22 Juli 2019 10:49
5.898 Orang Masuk Daftar Tunggu Berangkat Haji
SEMOGA MABRUR: Calon jamaah haji tertua dan termuda dari Paser saat dilepas Bupati Yusriansyah Syarkawi, Senin (15/7). NAJIB/KP

PROKAL.CO, TANA PASER–Jamaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Paser berangkat sebanyak 267 orang. Mereka dilepas oleh Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi di Pendopo awal pekan lalu. Sejumlah calhaj itu berangkat tadi subuh menuju Embarkasi Balikpapan.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Paser Mohlis Hasan mengatakan, calhaj terbagi dua kloter. Kloter 5 berjumlah 249 orang. Sedangkan kloter 15 berjumlah 18 orang. Jamaah tahun ini didominasi kaum hawa dengan jumlah 147 orang, dan sisanya lak-laki 120 orang.

“Paser tahun ini mendapat tambahan jatah 18 orang. Masih ada cadangan empat orang yang kemungkinan bisa menyusul berangkat,” ujar Mohlis, belum lama ini.

Untuk calhaj termuda dari Paser, berumur 27 tahun 7 bulan atas nama Siti Madinah Lamming dari Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot. Sedangkan calhaj tertua berusia 85 tahun 3 bulan bernama Niansyah Derrah Talundru dari Desa Sungai Tuak, Tanah Grogot.

Mohlis berpesan, jamaah selalu menjaga kekompakan, menuruti aturan, dan arahan petugas haji yang sudah disiapkan pemerintah daerah maupun pusat. Supaya sepulang dari Tanah Suci nanti mendapat berkah dan menjadi haji yang mabrur. “Semoga yang datang dan kembali jumlahnya sama,” katanya.

Untuk diketahui, hingga 11 Juli 2019, jumlah jamaah yang terdaftar di sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat) pada Kantor Kementerian Agama Paser berjumlah 5.898 orang dengan masa tunggu 24 tahun.

Sementara itu, Bupati Yusriansyah Syarkawi mengajak jamaah perbaiki niat yang suci hanya karena Allah. Semata-mata untuk memenuhi panggilan Allah dan tidak ada motivasi lain, seperti rekreasi di sana, malas ke masjid, sibuk berswafoto secara berlebihan hingga mengabaikan keamanan diri dan orang lain. Apalagi belanja atau niat untuk bisnis membawa dagangan.

“Jadi, mohon diluruskan niat. Bahwa datang sebagai tamu Allah yang ingin beribadah maksimal. Jangan sekali-kali berhaji hanya mencari popularitas, mencari gelar, agar dipanggil Pak Haji atau Bu Haji,” pungkasnya. (jib/kri/k8)


BACA JUGA

Kamis, 22 Agustus 2019 12:24

Lokalisasi Ini Ramai Jika Akhir Pekan dan Tanggal Gajian

SANGATTA - Aktifnya Lokalisasi Kampung Kajang Sangatta Selatan membuat Pemerintah…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:22

Diduga Bawa Kayu Hasil Pembalakan Liar, Warga Labanan Ditangkap di Tanjung

TANJUNG REDEB – Bawa kayu ulin tanpa dilengkapi surat, Risman…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:22

Kurangnya Budaya Membuat Karya Ilmiah, Guru Susah Naik Pangkat

Minat guru dalam membuat karya ilmiah di Kabupaten Kutai Timur…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:20

Baju Adat Terbaik Kedua HUT Ke-74 RI di Istana Negara

Berau harus berbangga. Sebab, tepat pada Hari Kemerdekaan ke-74 Republik…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:19

SMP 2 Kembali Mandi Debu

Kejadian tahun 2012 kembali menimpa SMP 2 Loa Kulu. DLH…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:17

Warga Perbatasan Ditangkap

SENDAWAR – Peredaran 102 poket sabu seberat 56,5 gram berhasil…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:15

Sabu 615 Gram Nyaris Beredar di Tenggarong

TENGGARONG - Anggota Satuan Reskoba Polres Kukar berhasil menggagalkan peredaran…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:14

Akses Jalan Menuju Pesisir Diprioritaskan

PENAJAM – Beberapa waktu lalu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:11

Akar Bajakah Juga Tumbuh di PPU

Siapa yang tidak tahu akar bajakah. Tanaman yang merambat dan…

Kamis, 22 Agustus 2019 12:06
Bincang dengan Dandim Tenggarong Letkol Inf Charles Alling

Penulis Tiga Buku yang Keluar-Masuk Hutan Papua

Komando Distrik Militer (Kodim) 0906/Tenggarong kini punya nakhoda baru. Namanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*