MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Sabtu, 20 Juli 2019 11:47
Petaka Mematikan dalam Dua Dekade Terakhir
MENDOAKAN: Seorang pria berdoa untuk korban tewas dalam petaka jago merah Kyoto Animation, Co. Hingga kini, polisi masih menyelidiki peristiwa tersebut. BUDDHIKA WEERASINGHE/AFP

PROKAL.CO, Jika benar kebakaran tersebut disengaja, aksi pembakaran di studio Kyoto Animation ini tercatat sebagai pembunuhan massal terparah di Jepang dalam dua dekade terakhir, sejak aksi pembakaran mematikan di distrik hiburan Kabuhicho, Tokyo, 2001 lalu yang menewaskan 44 orang.

“Ini sangat mengerikan, saya sampai tak bisa berkata-kata,” tulis Perdana Menteri Shinzo Abe di akun Twitter-nya. Dia juga mengucapkan belasungkawa kepada para korban tewas.

Presiden Kyoto Animation Hideaki Hatta mengaku ada beberapa email yang masuk. Isinya adalah ancaman kematian.

Hatta tidak menjelaskan dengan detail ancaman itu dari siapa dan sebabnya. Dia hanya mengungkapkan, gedung yang terbakar adalah pusat perusahaan.

Di gedung itulah beberapa serial anime televisi terkenal dibuat. Misalnya, The Melancholy of Haruhi Suzumiya dan K-ON! Salah satu animasi produksi KyoAni, Violet Evergarden, bahkan disiarkan di Netflix

“Ini tak tertahankan, mengetahui bahwa mereka yang memimpin industri animasi Jepang justru terluka dan kehilangan nyawa,” ujar Hatta.

Hingga saat ini, keluarga korban masih waswas. Sebab, hingga kemarin, polisi belum merilis nama-nama korban tewas. Salah seorang yang masih hilang adalah Megumi Ono. Status perempuan 21 tahun itu belum jelas. Rata-rata pegawai di studio animasi yang dikenal dengan nama KyoAni tersebut berusia 20 tahun ke atas seperti Ono. “Dia berada di lantai 2. Namanya tidak ada dalam daftar korban yang dikirim ke rumah sakit,’’ kata Kazuo Okada kepada NHK. Okada adalah Kakek Ono. Dia ingin sekali melihat cucunya dan memastikannya masih hidup.

KyoAni memang bukanlah pemain baru dalam industri animasi. Perusahaan itu berdiri sejak 1981. KyoAni dikenal ramah kepada pegawai. Mereka membayar animator dengan gaji reguler, bukan per frame seperti perusahaan animasi lain.

Kebakaran di KyoAni membuat banyak pencinta anime merasa kehilangan. Puluhan orang mendatangi gedung yang sudah dilahap api tersebut dan menaruh bunga sebagai tanda dukacita. Situs penggalangan dana online untuk KyoAni kemarin siang mendapatkan USD 1,3 juta atau setara Rp 18,11 miliar. (sha/c10/dos/ypl/k8)

 


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 11:12

Pesta Pernikahan Berubah Petaka

KABUL–Seharusnya para tamu undangan dan kerabat di Kabul, Afganistan, ini…

Senin, 19 Agustus 2019 09:58

Mencari Solusi Krisis Pengungsi Rohingya

Pekan depan usaha repatriasi warga Rohingya dimulai. Pulang berarti berjudi…

Senin, 19 Agustus 2019 09:56

Rohingya, Entitas yang Dianggap Tak Pernah Ada

"Saya akan menjadi buron atau tidak eksis sama sekali." Kalimat…

Senin, 19 Agustus 2019 09:55

Denuklirisasi Kian Sulit, Jong-un Pantau Peluncuran Rudal

Niat Korea Selatan berbicara dengan tetangganya dinilai sebuah kelancangan. Korea…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:04

Tiongkok Mulai Siagakan Tentara, Kirim Pasukan Dekati Hongkong

HONGKONG– Tiongkok berang. Mereka mengancam tak akan lagi tinggal diam…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:02

Baku Tembak Lukai Enam Polisi

PHILADELPHIA– Warga daerah Nicetown-Tioga, Philadelphia, AS, baru saja melalui drama…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:45

YAELLAA...Gali Kuburan Cuma untuk Dapat Seragam

”ISTIRAHAT” Martin Hikuku Alukoye terganggu. Gara-garanya soal seragam. Pria 31…

Rabu, 14 Agustus 2019 14:54

Gigi Palsu Nyangkut di Tenggorokan

Kasihan sekali kakek 72 tahun asal Inggris ini. Selama delapan…

Selasa, 13 Agustus 2019 09:59
Bandara Hongkong Dikepung Demo

Lima Ribu Orang Kacaukan Penerbangan

HONGKONG– ’’Semakin keras Anda melempar bola semakin kencang juga ia…

Selasa, 13 Agustus 2019 09:58

Hongkong Sudah "Panas" Ditambah Hoaks Bikin Makin Resah

SUHU politik di Hongkong tinggi bukan main. Salah satu yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*