MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 20 Juli 2019 11:25
Cuaca Panas Sambut Jamaah, CJH Lansia Bertumbangan di Masjidilharam
Raut tegang bercampur gembira menghias wajah 449 calon jamaah haji kloter 1 asal Balikpapan. Kemarin (19/7) mereka terbang dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan. ANGGI P/KP

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Raut tegang bercampur gembira menghias wajah 449 calon jamaah haji kloter 1 asal Balikpapan. Kemarin (19/7) mereka terbang dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan.

Sebelum tiba di bandara, mereka dilepas Gubernur Kaltim Isran Noor di embarkasi haji, Batakan, Balikpapan Timur. Isran berpesan jamaah haji selalu bersabar. Menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

 “Saya doakan jamaah haji Kaltim yang melalui embarkasi Balikpapan diberikan kemudahan, kelancaran, dan kesehatan. Semoga menjadi haji yang mabrur setiba di Tanah Air,” kata Isran.

Orang nomor satu di Benua Etam itu juga meminta jamaah untuk tak terlalu banyak beraktivitas di luar kecuali beribadah. Karena kondisi cuaca panas di Arab Saudi yang mencapai lebih dari 42 derajat Celcius.

“Perbanyak asupan makanan. Kalau saya dulu perbanyak ibadah salawat. Maka semua akan dipermudah,” ucap Isran yang melangsungkan haji pada 2002 lalu.

Sementara itu Kabid Penerimaan dan Pemberangkatan Embarkasi Balikpapan Normansyah menjelaskan, gelombang pertama dari Balikpapan ini sekitar 60 persen berusia di atas 50 tahun. Sehingga lima petugas pendamping yang ikut membantu selama pelaksanaan haji harus ekstra dalam membimbing dan mengawasi para jamaah.

“Ini amanah dari negara dan agama,” ujarnya.

Terpisah, General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Farid Indra Nugraha menjelaskan, tahun ini pihaknya melayani 15 kloter haji asal Kaltim. Bercermin dari keluhan tahun lalu, pihaknya melakukan banyak perbaikan pelayanan. Dari menerima jamaah di terminal keberangkatan hingga boarding pesawat.

“Dilakukan pemisahan dengan penumpang internasional lainnya. Untuk proses pemberangkatan di area tunggu pintu 1,” kata Farid.

Melihat banyak calon jamaah yang sudah renta, pihaknya menyiapkan kursi roda. Dan untuk akses ke pesawat menggunakan garbarata. Yang perdana dilakukan pihaknya melihat pada tahun haji sebelumnya, jamaah melalui apron dan dengan susah payah harus dibopong menaiki tangga pesawat.

“Evaluasi dan simulasi alur jamaah sudah dimatangkan dengan stakeholder terkait demi pelayanan terbaik,” sebutnya.

Diketahui, calon jemaah haji kloter 1 asal Balikpapan diberangkatkan menggunakan Garuda Indonesia 747-400 menuju Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah. Sebelumnya, pesawat akan transit di Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.

“Transit dulu setelah dua jam penerbangan. Kemudian lanjut ke Madinah dengan jarak tempuh sekitar 10 jam,” terang Farid.

PAKAI KURSI RODA

Jumlah calon jamaah haji (CJH) Indonesia yang menjalankan ibadah umrah wajib di Masjidilharam semakin banyak. Seiring dengan itu, ada beberapa jamaah yang mengalami kesakitan saat menjalankan ritual tersebut. Ujang bin Item salah satunya.

Jamaah lansia asal Bekasi tersebut mengalami sakit di kaki dan pinggang saat melaksanakan sai. ”Saya baru dapat empat perjalanan dari Shafa menuju Marwah,” katanya kemarin dini hari (19/7).

Ujang langsung mendapatkan pertolongan dari petugas haji. Kaki dan pinggangnya diurut dengan krim oles. Sedangkan rombongannya melanjutkan proses sai. Setelah mendapatkan perawatan, Ujang masih tidak kuat berjalan. Akhirnya dia memutuskan untuk melanjutkan sai dengan menggunakan jasa sewa kursi roda.

Dokter Pradipta Suarsyaf, sekretaris tim pertolongan pertama pada jamaah haji (P3JH), mengakui, memang mulai banyak jamaah yang mengalami kelelahan saat di Masjidilharam. ”Tapi, jika ditelusuri, ada latar belakang penyakit yang menyertai sejak dari Tanah Air,” katanya.

Contohnya, ada jamaah yang mengeluh dadanya sakit dan sesak napas. Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh tim P3JH, jamaah tersebut diistirahatkan dan diberi air minum. Setelah itu baru diketahui dia memiliki riwayat penyakit jantung sejak lama. Karena ada peningkatan aktivitas setiba di Makkah, gejala sakit jantung tadi muncul.

Dokter yang akrab disapa Dipta tersebut menganjurkan agar jamaah mengetahui kondisi fisik masing-masing sebelum beraktivitas di Masjidilharam. Jamaah dengan gangguan kesehatan sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menjalankan ibadah sunah. Sebab, puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, masih Agustus.

”Inti haji adalah wukuf di Arafah. Puncak haji juga puncak aktivitas fisik,” jelasnya. Tim P3JH berpesan supaya jamaah Indonesia betul-betul siap fisik dan mental untuk puncak haji.

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Subhan Cholid menerangkan, mulai hari ini (20/7) jamaah haji gelombang kedua tiba di Jeddah. Jamaah haji gelombang kedua mengambil rute penerbangan dari tanah air menuju King Abdul Aziz di Jeddah. (hilmi/jpg/rdh/dwi)


BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 11:35

Ekonomi RI Masih Bergerak Positif, JK Minta Pahami Kondisi Global

JAKARTA– Jelang akhir masa jabatannya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:25

Jalan Trans Borneo Harus Menguntungkan

Proyek Jalan Trans Borneo yang digagas Pemerintah Malaysia yang menghubungkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:51

Gaji Guru Honorer Minimal Setara UMR

JAKARTA – Para guru honorer kini bisa sedikit bernapas lega.…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:50

UU KPK Berlaku, Kritik Terus Mengalir

JAKARTA – Mulai Kamis (17/10) UU KPK berlaku. Sebagai penegak…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:46

Delapan Hari Tangkap 40 Terduga Teroris

JAKARTA—Polri terus menyisir keberadaan anggota kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:43
Saat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Siapkan Tiga Lapis Pengamanan, Imbau Tidak Ada Pengerahan Massa

JAKARTA – TNI bersama Polri mengerahkan kekuatan besar untuk mengamankan…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:19
Kontraktor yang Di-OTT KPK Pernah Garap Jalan Gunung Menangis

Kontraktor Itu Kerap Menang Tender Proyek APBN

BONTANG–Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:08

13 Hektare Hutan di Dekat Lokasi IKN Dirambah

BALIKPAPAN-Kasus perambahan hutan di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Penajam Paser…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:06

Meski Ada OTT KPK, Gubernur Berharap Proyek Tetap Jalan

SEJAK Selasa (15/10) petang, kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:01

Curigai Fee Vonis Bebas Tak Cuma ke Kayat

SAMARINDA–Bukti penyadapan panggilan seluler jadi “juru selamat” KPK ketika keterangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*