MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Rabu, 17 Juli 2019 11:30
Menanti Ledakan French Connection
Benjamin Pavard

PROKAL.CO, CARSON – Benjamin Pavard dan Lucas Hernandez menjadi bagian penting Prancis saat menjuarai Piala Dunia 2018 Rusia lalu. Setahun berselang kedua fullback itu bernaung di bawah satu payung tim yang sama, Bayern Muenchen.

International Champions Cup (ICC) 2019 menjadi ajang perdana buat Pavard dan Lucas unjuk kemampuan. Besok pagi (18/7), Bayern akan bertemu Arsenal di Dignity Health Sports Park (siaran langsung TVRI pukul 10.00 WIB).

Der trainer Bayern Niko Kovac dalam situs resmi klub menyatakan sebanyak 27 pemain dibawa ke pramusim di Amerika Serikat (AS) ini. Tiga pemain baru Die Roten musim ini, Pavard, Lucas, dan Jann-Fiete Arp semuanya masuk skuad.

“Kami berkesempatan melawan tiga tim elite Eropa dan ini menjadi pengalaman penting buat para pemain utama dan tentu pemain-pemain muda kami. Kami berharap dapat bahan evaluasi di ICC jelang Bundesliga musim ini,” kata Kovac.

Melihat kondisi paling akhir, maka kondisi Pavard lebih siap tampil dari Lucas. Lucas baru saja kembali dari operasi lutut kanan pada Maret lalu. Sampai bulan lalu, pemain 23 tahun itu masih menjalani proses penyembuhan.

“Ligamen lutut saya terasa baik, sangat baik malahan. Saya akan berjuang untuk berada dalam kondisi 100 persen sebelum Bundesliga bergulir musim ini,” tutur Lucas kepada Bild awal bulan ini.

Adanya Lucas dan Pavard membuat persaingan posisi fullback kanan dan kiri Bayern semakin kompetitif. Sebelumnya peran Joshua Kimmich (kanan) dan David Alaba (kiri) di lini belakang Bayern tak tersentuh.

Bavarian Football News menuliskan Lucas bisa bermain sebagai bek kiri dan tengah. Ketika bersama Atletico Madrid, entrenador Diego Simeone beberapa kali menempatkan Lucas sebagai bek tengah.

Nah, salah satu keunggulan Lucas dibandingkan Alaba adalah dalam kemampuan bertahan. Lucas lebih seimbang dalam menggalang pertahanan juga mengkreasi serangan. Alaba seringkali lupa bertahan karena terlalu ofensif.

Mantan bek kiri Bayern Bixente Lizarazu memberikan testimoni jika Lucas akan menjadi solusi lini belakang Bayern. Lizarazu yang juga berkebangsaan Prancis menyatakan Lucas mengingatkan dirinya saat masih bermain di Bayern periode 1997-2004.

“Kebanyak pemain berposisi fullback memiliki kelemahan yakni ketidakstabilan menyerang dan bertahan. Namun hal itu sama sekali tak terlihat dalam diri Lucas,” ucap pemain yang memenangi Piala Dunia 1998 dan Liga Champions 2001 itu.

Lizarazu meneruskan masuknya Pavard dan Lucas itu memperpanjang tradisi pemain Prancis di skuad Bayern. Dalam dua dekade belakangan mulai Jean-Pierre Papin, lalu Franck Ribery, Valerien Ismael, Willy Sagnol, Corentin Tolisso, dan Kingsley Coman. Dua nama terakhir yang saat ini masih ada di tim membuat Bayern punya empat pemain Prancis.

Di sisi lain, kalau Bayern memiliki amunisi menjanjikan di lini belakang sebaliknya Arsenal sedang bermasalah. Penyebabnya sang kapten yang juga bermain di posisi belakang yakni Laurent Koscielny menolak bergabung di pramusim ini.

Walau Koscielny tidak mengatakan alasan jelasnya mengapa ogah bergabung namun L'Equipe menulis bek 33 tahun itu sedang menunggu kepastian. Kabarnya Girondins Bordeaux dan Olympique Marseille meminati jasa Koscielny yang sudah mendekati akhir karir itu.

Pelatih Arsenal Unai Emery seperti diberitakan ESPN sudah menjajal komunikasi secara intens dengan Koscielny. Akan tetapi Koscielny bergeming dan memutuskan tak bergabung dengan rekan-rekannya.

“Tidak hanya sekali saya berbicara dengannya melainkan sampai tiga kali. Dengan keputusan yang diambilnya itu maka sudah jelas akalu kami tetap harus meneruskan rencana pramusim kami,” ujar Emery.

Eks pelatih Paris Saint-Germain (PSG) tersebut memasrahkan keputusan soal status Koscielny ini kepada pihak klub. Emery tak ingin memperpanjang polemik apakah Koscielny dilego musim ini atau bertahan.

Absennya Koscielny membuat barisan lini belakang Arsenal akan dipimpin oleh Nacho Monreal. Sambil menunggu pulihnya Hector Bellerin maka Carl Jenkinson bisa dipasang sebagai bek kanan. Untuk duet bek tengah, pemain yang musim lalu dipinjamkan ke Bournemouth Calum Chambers bisa diduetkan dengan Sokratis Papastathopoulos. (dra)


BACA JUGA

Minggu, 25 Agustus 2019 11:50

Masa Depan Masih Buram, Neymar Takkan Pernah Dimainkan

Neymar sudah melewatkan dua journee PSG di Ligue musim ini.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 23:23

Baru Delapan Venue yang Kelar, Pembukaan PON Papua Mundur

JAKARTA- Pembukaan Pekan Olahraga Nasional ke-20 di Papua dipastikan bergeser. …

Sabtu, 24 Agustus 2019 12:03

Bukan Hanya Pertarungan Honda dan Yamaha

SILVERSTONE– Aspal baru Sirkuit Silverstone langsung membawa dampak signifikan pada…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:51

Duel yang Melebihi Tenis

NEW YORK - Hari perdana grand slam Amerika Serikat (AS)…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:47

Menuju Apparel Ketiga di Era FSG

Durasi kerjasama Liverpool dengan apparel asal Amerika Serikat (AS) New…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:40

Penonton Membludak, Boomers Tumbang

MELBOURNE-Antusiasme masyarakat Australia menyaksikan bintang-bintang NBA tampil di negara mereka…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:37
Fiorentina vs Napoli

Baru Direkrut, Langsung Hasrat Bermain

FIRENZE– Hari begitu cepat bergulir bagi Franck Ribery. Baru direkrut…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:08

Nostalgia Ala Vialli

GENOA – Sejak delapan bulan lalu gosip itu sudah menyebar…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:50

Tak ada Lagi Perseteruan Serena-Ramos

NEW YORK -Pihak penyelenggara grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:49

Seret Lagi The Blues ke Pengadilan

ALLENATORE Inter Milan Antonio Conte tampaknya masih dendam kepada Chelsea.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*