MANAGED BY:
SABTU
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 16 Juli 2019 12:05
Kredit UMKM Capai Rp 21,23 T, Didominasi untuk Modal Usaha
BUKA LAPANGAN KERJA: Bank Indonesia mencatat kredit UMKM yang disalurkan sebagian besar digunakan untuk modal kerja dengan sumbangsih 65,82 persen atau sebesar Rp 13,97 triliun.

PROKAL.CO, SAMARINDA- Kinerja penyaluran kredit untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kaltim cukup baik. Bank Indonesia (BI) mencatat pada triwulan pertama tahun ini, kredit UMKM mencapai Rp 21,23 triliun. Meningkat cukup signifikan dibandingkan triwulan pertama 2018 yang hanya Rp 13,38 triliun.

Jika dilihat pangsanya, menurut jenis penggunaan modal kerja masih mendominasi 65,82 persen, dengan nominal mencapai Rp 13,97 triliun. Sedangkan untuk investasi kontribusinya mencapai 34,18 persen dengan nominal Rp 7,25 triliun.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengatakan, jenis usaha UMKM yang tidak capital intensive menjadikan pembiayaan lebih besar untuk operasionalisasi UMKM ataupun pembelian bahan baku. Selain itu, umumnya kredit investasi mensyaratkan usaha telah berjalan 1-2 tahun, sehingga sulit didapatkan oleh pengusaha baru.

“Sehingga wajar jika kredit UMKM untuk modal lebih mendominasi di Kaltim dibandingkan investasi UMKM,” katanya Senin (15/7). Sedangkan berdasar lapangan usaha, pada triwulan 1 2019 sebesar 42,47 persen dari kredit UMKM Kaltim disalurkan untuk sektor perdagangan, dengan nominal mencapai Rp 9,01 triliun.

Sektor yang memiliki pangsa terbesar kedua adalah pertanian dengan pangsa sebesar 13,60 persen dengan nominal Rp 2,88 triliun. Posisi kontribusi terbesar ketiga yaitu konstruksi 11,58 persen dengan nominal mencapai Rp 2,45 triliun. “Seiring peningkatan kredit UMKM di Kaltim tentunya risiko kredit turut mengalami peningkatan,” ujarnya.

Menurut Nur, pada triwulan I 2019, risiko kredit UMKM menunjukkan peningkatan. Ini tercermin dari non performing loan (NPL) kredit UMKM Kaltim yang mengalami peningkatan dari 5,75 persen pada triwulan sebelumnya menjadi 6,18 persen pada triwulan I 2019.

Berdasarkan lapangan usaha, NPL kredit UMKM tertinggi dialami oleh sektor listrik, gas, dan air sebesar 28,78 persen, dan diikuti oleh sektor konstruksi sebesar 18,20 persen. “Meskipun memiliki risiko yang tinggi, tapi kontribusi kredit UMKM di Kaltim sudah baik,” ungkapnya.

Kredit UMKM Kaltim memiliki pangsa sebesar 21,75 persen, dari total kredit Kaltim pada triwulan I 2019. Kontribusi kredit UMKM di dalam perbankan Kaltim tentunya sangat penting. Dengan permodalan yang baik maka semakin banyak Kaltim bisa menciptakan wirausahawan baru. “Secara menyeluruh kredit UMKM di Kaltim sudah sangat baik. Dengan nominal yang cukup tinggi tentu Kaltim berpotensi memiliki UMKM yang terus berkembang,” pungkasnya. (*/ctr/ndu)


BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:56

B30 Jadi Harapan Baru, Bantu Perbaikan Harga CPO

Berhasilnya rangkaian road test penggunaan B30 memberikan harapan baru bagi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:55

Industri Pengolahan Punya Andil Terbesar

BALIKPAPAN - Industri pengolahan minyak menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:54

Buktikan Ketangguhan New Triton

JAKARTA – Tak ingin berpuas diri. Setelah menguasai pasar pick-up…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:52

ADUH..!! Neraca Dagang Defisit Lagi

JAKARTA– Neraca perdagangan kembali defisit. Pada Juli lalu, defisit neraca…

Kamis, 15 Agustus 2019 11:31

Presiden Hilangkan PPN Kertas Media Cetak

JAKARTA– Desakan untuk penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) atas pembelian…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:46

Peredaran Benih Sawit Ilegal, Dua Daerah Ini Paling Banyak

SAMARINDA- Petani kelapa sawit tampaknya harus lebih berhati-hati dalam membeli…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:44

Bulan Juni, Kunjungan Wisman ke Kaltim Naik

SAMARINDA – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kaltim…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:43

Dorong Kaltim Masuk Pengembangan Wisata Pusat

BALIKPAPAN – Meski memiliki potensi pariwisata yang besar, pemerintah pusat…

Selasa, 13 Agustus 2019 13:14

Neraca Perdagangan Kaltim Turun, Hilirisasi Tidak Bisa Ditunda

SAMARINDA- Meski masih menunjukkan tren positif, kinerja neraca perdagangan Kaltim…

Selasa, 13 Agustus 2019 13:13

Tren Positif Bisnis Pembiayaan Berlanjut

BALIKPAPAN- Bisnis pembiayaan di Bumi Etam masih menunjukkan kinerja positif.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*