MANAGED BY:
JUMAT
27 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Selasa, 16 Juli 2019 12:01
Balikpapan Tetap Larang Kantong Plastik

Tunggu Arahan Pusat Terkait Cukai Kantong Plastik

LINGKUNGAN: Pemkot Balikpapan telah lama melarang penggunaan kantong plastik di ritel. Upaya ini berhasil mengurangi sampah plastik hingga 56 ton per bulannya.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan memilih untuk menunggu arahan terkait kelanjutan harmonisasi aturan pengenaan cukai atas kantong plastik. Pasalnya sejak 2016 lalu di Kota Minyak penggunaan kantong plastik di ritel sudah dilarang.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Balikpapan Suryanto mengatakan saat ini pemkot masih akan melanjutkan larangan terhadap penyediaan kantong plastik di ritel sambil menunggu arahan pemerintah pusat. Dia menyebutkan sejauh ini dampak pemberlakuan larangan telah dirasakan dengan berkurangnya sampah plastik hingga 56 ton per bulannya.

Namun, dia berpendapat bahwa regulasi cukai tidak akan menyelesaikan persoalan penggunaan kantong plastik. Pasalnya, saat ini kesadaran masyarakat sendiri masih rendah. Untuk membangun kesadaran masyarakat perlu dimulai dari larangan-larangan kecil di masyarakat.

“Kalau saya boleh berpendapat, cukai tidak akan menyelesaikan persoalan. Kalau kesadaran masyarakat sudah lebih tinggi, pengenaan cukai baru akan lebih efektif. Sekarang tingkat kesadaran masyarakat mungkin baru 5 persen,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Balikpapan menjadi salah satu kota selain Bogor, Jambi, dan Banjarmasin yang melarang penyediaan kantong plastik di pusat perbelanjaan. Selain keempat kota tersebut, sepanjang 2019 Pemprov DKI Jakarta juga sedang menggodok peraturan gubernur (pergub) yang bakal melarang penggunaan kantong plastik.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Cukai Nasrudin Joko Surjono mengatakan, ke depannya ada harmonisasi regulasi terkait dengan pengenaan cukai dengan pelarangan kantong plastik di beberapa daerah. "Banyak kota yang belum melarang kantong plastik dan mereka yang melarang ini mengejar di retail, tidak langsung produsen," katanya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 26 November 2020 20:52

Kisah Dokter Spesialis Paru Jadi Pejuang Covid-19, Beri Dukungan Psikologis  kepada Pasien

PETUGAS medis menjadi salah satu pejuang yang memiliki andil besar…

Kamis, 26 November 2020 20:38

Gelar Simulasi Pemungutan Suara, Tetap Pantau Protokol

BALIKPAPAN – Jelang momen hari pencoblosan pilkada pada 9 Desember.…

Kamis, 26 November 2020 20:36

Tingkatkan Pemeriksaan, Ada Fasilitas Swab Test Drive Thru

BALIKPAPAN – Upaya untuk meningkatkan dan mempermudah pemeriksaan, ada penambahan…

Kamis, 26 November 2020 12:28

Protokol Kesehatan di Pelabuhan Semayang Balikpapan

Dalam upaya memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19, penerapan protokol kesehatan…

Kamis, 26 November 2020 12:20

Penerapan Protokol Kesehatan di Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Balikpapan

Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Balikpapan menerapkan protokol kesehatan…

Rabu, 25 November 2020 13:07

Sanksi Mengikuti Perwali

 BALIKPAPAN – Penegakan protokol kesehatan dibutuhkan untuk menertibkan dan mendisiplinkan…

Rabu, 25 November 2020 12:58

Songsong Pembelajaran Tatap Muka di Balikpapan, Hasil Angket Orangtua Jadi Penentu

Pembelajaran tatap muka direncanakan mulai awal Januari. Tapi, persetujuan orangtua…

Rabu, 25 November 2020 12:56

Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

BALIKPAPAN – Beberapa hari terakhir intensitas hujan kian meningkat. Beberapa…

Rabu, 25 November 2020 12:52

Kesadaran Menjaga Pariwisata Perlu Ditingkatkan

BALIKPAPAN- Cita-cita membangun pariwisata di Bumi Etam masih dimiliki Pemprov…

Rabu, 25 November 2020 12:42

Balai Karantina Musnahkan 11 Kg Bibit Tak Bersertifikat

BALIKPAPAN – Balai Karantina Pertanian Kelas I Balikpapan kembali menunjukkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers