MANAGED BY:
SABTU
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 16 Juli 2019 10:56
Bau-Baunya, Kasus Tambang Ini Mengendap

Pelimpahan Penyidikan Perkara Tambang dari Polsek ke Polres

PROKAL.CO, KASUS kematian Ahmad Setiawan, bocah 10 tahun yang tenggelam di kolam tambang, Jalan P Suryanata, Gang Saka, Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu, belum jelas dalang yang harus bertanggung jawab. Tiga pekan lebih dua hari sudah berlalu, sejak kejadian korban ke-35 di lubang tambang itu ditemukan di kedalaman sekitar 5 meter (m).

Aparat berseragam cokelat melakukan penyelidikan hingga penyidikan. Surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) juga sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri Samarinda. Kaltim Post menelusuri jejak perkara pengungkapan kasus tersebut.

Dimulai dari Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Ipda Muhammad Ridwan. Saat dikonfirmasi (15/7), perwira balok satu itu menyebut, sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan terhadap dua orang terlapor. Yakni, Armain dan Abidin Yansyah. “Keduanya mengaku kok. Mereka yang bekerja di sana. Tapi statusnya sebagai saksi saat diperiksa,” jelasnya.

Bahkan, kepala teknik tambang (KTT) PT IBP Agus Mawansyah Oscar juga sudah dimintai keterangan oleh polisi.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim sampai dua kali memastikan lokasi tersebut. Namun, Wahyu Widhi Heranata, selaku kepala dinas, belum bisa memastikan siapa yang mengerjakan. Tetapi dari penjelasannya, aktivitas berbau ilegal, bukan ranahnya, melainkan kepolisian.

Kembali ke Ridwan, tempatnya bertugas tak lagi menangani perkara di Gang Saka. “Kamis (11/7) lalu dilimpahkan ke polres,” ujarnya. Dengan alasan, untuk membuktikan Pasal 359 tentang Kelalaian, kasusnya harus disidik bersamaan dengan illegal mining. “Nanti penyidik polres yang memeriksa saksi ahli, biasanya dari Dinas ESDM,” ujarnya.

“Pemeriksaan itu biasanya seputar izin dan kegiatan pertambangan. Kalau dari PT IBP sudah, tapi mereka menyebut tidak bekerja dari Oktober 2018, dan sudah dilakukan backfill (penutupan),” sambungnya.

Dibanding dengan temuan Kaltim Post pada 22 Desember 2018, di Jalan Kurnia Makmur, Eks Kompleks Lokalisasi Loa Hui, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir. Dua hari setelah kasus itu mencuat, polisi langsung menetapkan tersangka. Sedangkan perkara di Gang Saka, belum jelas siapa dalangnya.

Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polresta Samarinda Iptu Wawan Gunawan membenarkan terkait belum adanya penetapan tersangka dalam perkara di Gang Saka. “Belum, tapi tetap berjalan,” ujarnya. Hari ini, tim dari Polda Kaltim dijadwalkan mendatangi lokasi kejadian meninggalnya Ahmad. Memantau aktivitas tambang yang disebut tidak mengantongi izin meski berada di konsesi PT IBP. (*/dra/dns/k8)


BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 22:54

KLHK Tangkap Dua Pelaku Tambang Batubara Ilegal di Kampung Muang

PROKAL.CO, SAMARINDA - Praktek tambang batubara ilegal terus berlangsung di…

Jumat, 16 Agustus 2019 22:53

Kompleks Balai Kota Baru, Jaang : Ada Hibah Lahan 25 Hektar dari Warga di Sungai Siring

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda serius memindahkan kompleks Balai…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:34

Penjahat Sadis (Masih) Berkeliaran

SAMARINDA pernah menduduki peringkat kedua daerah dengan kriminalitas tinggi. Belakangan,…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:33

Barkati Janji Sering Turun ke Lapangan

Samarinda kini punya wakil wali kota baru, M Barkati. Mantan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:31

Patok Tujuh Kandidat di Pemilu

SAMARINDA – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 masih menunggu…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:31

Kenapa Lelaki Masih Enggan Berkontrasepsi..??

Menjadi pelaku kontrasepsi merupakan hal yang sangat jarang bagi laki-laki.…

Kamis, 15 Agustus 2019 14:09

Barkati Bilang, "Saya Orangnya Setia"

BARKATI tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah resmi dilantik Gubernur Kaltim…

Kamis, 15 Agustus 2019 13:53

Resmi Menjabat Wakil Walikota Samarinda, Ini Janji Barkati

PROKAL.CO, SAMARINDA - Barkati resmi dilantik sebagai Wakil Walikota Samarinda…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:18

Di Samarinda Pasangan Banyak Cerai, 2 Persoalan Ini Jadi Penyebabnya

Selembar kertas digenggam Yuniar (26), bukan nama sebenarnya. Di bagian…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:40

Forum Ruang Pembaca Kaltim Post, Satukan Suara dengan Pembaca

Nadi media massa berdenyut karena tiga: kualitas pewarta, produk berdaya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*