MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 15 Juli 2019 13:00
Harga Gas Indonesia Kompetitif, Hanya Kalah dari Malaysia
Harga gas industri Indonesia relatif stabil dan kompetitif dengan negara di kawasan Asia Tenggara. Terutama lebih kompetitif daripada Thailand dan Singapura.

PROKAL.CO, JAKARTA – Harga gas industri Indonesia relatif stabil dan kompetitif dengan negara di kawasan Asia Tenggara. Terutama lebih kompetitif daripada Thailand dan Singapura. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menyatakan, jika dilihat lebih detail perbandingan dari titik referensi yang sama, harga hulu di Indonesia USD 5,3 per MMBTU.

’’Ini terbilang kompetitif,’’ katanya (14/7). Pihaknya membandingkan harga gas di tiga negara Asia Tenggara yang memiliki perkonomian kuat. Jika dicermati lebih lanjut, harga gas Malaysia memang lebih rendah. Rendahnya harga gas di Malaysia ditopang dari struktur biaya pembentukan gas yang menerapkan Regulation Below Cost (RBC). Sistem RBC menuntut adanya penerapan subsidi sehingga membuat harga gas di Malaysia lebih murah. Thailand dan Tiongkok menjalankan model indeksasi ke harga minyak.

Artinya, harga gas akan mengikuti pergerakan harga minyak. ’’Jika harga minyak naik, harga gas akan naik. Begitu pula sebaliknya,’’ ungkapnya. Skema itu mendorong tingginya tingkat fluktuasi sehingga mengakibatkan ketidakstabilan harga gas. Agung menambahkan, Indonesia menerapkan skema Regulation Cost of Services (RCS). Jadi, penetapan harga gas berdasar keekonomian di setiap mata rantai. Skema tersebut cocok diterapkan di Indonesia karena tidak mengikuti harga minyak dan tidak menimbulkan volatilitas. ’’Ini yang membuat harga gas di Indonesia cukup stabil,’’ tegasnya.

Kestabilan harga gas terlihat pada catatan harga gas pipa domestik sejak 2008 hingga April 2019. Pada 2008, gas pipa domestik USD 4,83 per MMBTU. Pada April 2019, gas pipa domestik USD 5,87 per MMBTU. Dalam kurun 11 tahun, gas pipa domestik hanya terkoreksi USD 1,04 per MMBTU. Jika dibandingkan dengan pergerakan ICP dalam kurun waktu yang sama, fluktuasi ICP punya selisih USD 34,58 per barel.

Kendati demikian, pemerintah akan terus mendorong struktur biaya energi di Indonesia makin kompetitif. ’’Kami terus mencari formula baru untuk menekan harga gas sampai ke tingkat akhir pengguna,’’ kata Agung. Perlu diketahui, struktur harga gas domestik di Indonesia ditetapkan berdasar biaya gas bumi (60 persen), biaya transmisi (22 persen), dan biaya distribusi ditambah niaga (18 persen). Meski harga gas industri di hulu murah, harga gas yang sampai di konsumen bisa menjadi mahal karena ada biaya transportasi gas melalui pipa.

Salah satu cara yang dilakukan adalah holding industri migas yang mengintegrasikan pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (Tbk) atau PGN dengan Pertagas. Integrasi dua perusahaan itu pun diharapkan bisa menurunkan harga gas di Indonesia. ’’Harapannya seperti itu. Jadi, kita kejar efisiensi dulu,’’ ucap Direktur Komersial PGN Danny Praditya. PGN lebih fokus mengonsolidasikan jaringan pipa di Pertagas dan mengintegrasikan pipa gas dari Aceh hingga Jawa Timur. (vir/c19/oki)

 


BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Perusahaan Kaltim Minat IPO, Sudah Ada 12 Perusahaan yang Serius

BALIKPAPAN – Bursa Efek Indonesia (BEI) Balikpapan terus mendorong minat…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:33

10 BUMN Bantu Merpati Terbang Lagi

JAKARTA– Sepuluh badan usaha milik negara (BUMN) bersinergi untuk membangkitkan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:18

Tanpa IKN, Investasi Hilirisasi Harus Masuk

SAMARINDA – Tumbuhnya sektor lain selain pertambangan batu bara diharapkan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:17

Apindo Berencana Bangun Kawasan Ekonomi, Lirik Lahan 10 Hektare di Kawasan IKN

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim bertekad untuk berkontribusi dalam pembangunan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:14

Ikuti Tren untuk Menangkan Persaingan Pasar

DI mana ada kemauan di situ ada jalan. Pernyataan ini…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:13

Realisasi Baru Capai 67,97 Persen , DJP Kaltimra Kejar Target Pajak

BALIKPAPAN – Target Direktorat Jenderal Pajak (DJP) wilayah Kalimantan Timur…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:50

2020, Bankaltimtara Siap Bertransformasi ke Digital

SAMARINDA- Tak hanya hadir di seluruh kecamatan di Bumi Etam,…

Senin, 14 Oktober 2019 12:44

Jalan Terjal Pemenuhan Daging Sapi

Upaya Pemprov Kaltim mendorong pemenuhan konsumsi daging sapi melalui penggemukan…

Senin, 14 Oktober 2019 12:43

Jaga Kualitas Uang Layak Edar

SAMARINDA- Bank Indonesia (BI) terus berusaha menjaga kondisi uang yang…

Senin, 14 Oktober 2019 12:23

Bankaltimtara Berkontribusi Nyata Bagi Kaltim

SAMARINDA- PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim dan Kaltara atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*