MANAGED BY:
SABTU
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 15 Juli 2019 12:55
Generasi Milenial Gemar Investasi
Harga logam mulia PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terus menguat. Hingga akhir pekan lalu, untuk wilayah Balikpapan harga emas per gram menyentuh angka Rp 715.000. Kondisi ini memacu aksi beli. Tak hanya orang tua, generasi milenial pun aktif melakukannya.

PROKAL.CO, Harga logam mulia PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terus menguat. Hingga akhir pekan lalu, untuk wilayah Balikpapan harga emas per gram menyentuh angka Rp 715.000. Kondisi ini memacu aksi beli. Tak hanya orang tua, generasi milenial pun aktif melakukannya.

 

BALIKPAPAN – PT Antam mencatat, dalam satu bulan terakhir, harga logam kepingan satu gram sempat menyentuh Rp 723.240. "Sempat turun ke harga Rp 719.333 pada awal bulan (Juli) tapi kembali stabil ke level sekarang (Rp 715.000)," ungkap Marketing Representative Butik Antam Balikpapan, M Yasin, Minggu (14/7).

Adanya penguatan tersebut secara otomatis mendongkrak harga beli kembali atau buy back. Namun tren kenaikan harga tersebut justru memacu aksi beli. "Sejak Ramadan lalu transaksi meningkat hingga sekarang. Rata-rata 30 transaksi per hari, sebelumnya hanya 20 transaksi per hari,” bebernya.

Musim tahun ajaran baru masuk sekolah seperti sekarang yang kerap mendongkrak kebutuhan konsumsi utamanya perlengkapan sekolah nyatanya tak mengendurkan aksi beli. Terbukti dari total transaksi harian, hanya 10 transaksi yang melakukan jual.

Bukan hanya itu, logam mulia kepingan setengah gram dan satu gram belakangan cukup digandrungi. Sebelumnya hanya logam mulai kepingan 10 gram dan 25 gram yang menjadi pilihan favorit konsumen dan kerap mendominasi penjualan. "Kalangan menengah cukup banyak yang beli kepingan setengah dan satu gram. Untuk yang setengah gram biasanya dijadikan hadiah,” serunya.

Menariknya, saat ini yang mulai berinvestasi emas bukan orang-orang tua. Namun anak sekolah (SMA) cukup banyak yang sudah membeli emas. Mereka biasa membeli emas 1 gram. Artinya, sekarang ini terjadi peningkatan konsumen karena masyarakat semakin paham terhadap investasi emas.

Diakuinya, masyarakat yang datang ke Antam, tidak hanya dari golongan menengah ke atas. Namun menyeluruh hingga menengah ke bawah. Memang banyak instrumen investasi lain yang memberikan imbal hasil lebih tinggi seperti saham. Namun, sesuai dengan keuntungan yang diperoleh, risikonya juga tinggi.

“Saham itu risikonya tinggi. Memang cepat meraih keuntungan. Bisa sebesar-besarnya, tapi juga kalau anjlok ya besar juga. Cepat ambruk. Kalau emas kan stabil,” jelas dia. Terlebih, tambah Yasin, penjualan emas juga mudah. Tidak perlu proses lama. Ingin menjualkan sekarang, hari itu juga uang dari penjualan emas cair.

Namun, meski aman, keuntungan yang didapat dalam jangka panjang. Ia sebutkan paling ideal investasi emas mulai dari 5 gram. Semakin besar berat logam mulia yang dibeli, harga belinya pun semakin murah. Jadi untuk mendapat untung tak terlalu lama.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Dwi Ariyanto mengatakan, saat ini pilihan investasi sudah banyak. Dulunya, deposito menjadi pilihan masyarakat mengendapkan dananya. Namun sekarang, sudah ada pasar modal, investasi emas, dan lainnya.

“Ini terlihat dari penurunan dana pihak ketiga (DPK) untuk deposito. Masih ada yang mengendapkan dana di deposito, tapi menunjukkan tren penurunan. Pemahaman masyarakat terkait pentingnya investasi juga semakin baik. Makanya mereka banyak yang memilih emas karena lebih stabil untuk jangka panjang,” ucapnya. (aji/ndu/k18)


BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:56

B30 Jadi Harapan Baru, Bantu Perbaikan Harga CPO

Berhasilnya rangkaian road test penggunaan B30 memberikan harapan baru bagi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:55

Industri Pengolahan Punya Andil Terbesar

BALIKPAPAN - Industri pengolahan minyak menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:54

Buktikan Ketangguhan New Triton

JAKARTA – Tak ingin berpuas diri. Setelah menguasai pasar pick-up…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:52

ADUH..!! Neraca Dagang Defisit Lagi

JAKARTA– Neraca perdagangan kembali defisit. Pada Juli lalu, defisit neraca…

Kamis, 15 Agustus 2019 11:31

Presiden Hilangkan PPN Kertas Media Cetak

JAKARTA– Desakan untuk penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) atas pembelian…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:46

Peredaran Benih Sawit Ilegal, Dua Daerah Ini Paling Banyak

SAMARINDA- Petani kelapa sawit tampaknya harus lebih berhati-hati dalam membeli…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:44

Bulan Juni, Kunjungan Wisman ke Kaltim Naik

SAMARINDA – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kaltim…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:43

Dorong Kaltim Masuk Pengembangan Wisata Pusat

BALIKPAPAN – Meski memiliki potensi pariwisata yang besar, pemerintah pusat…

Selasa, 13 Agustus 2019 13:14

Neraca Perdagangan Kaltim Turun, Hilirisasi Tidak Bisa Ditunda

SAMARINDA- Meski masih menunjukkan tren positif, kinerja neraca perdagangan Kaltim…

Selasa, 13 Agustus 2019 13:13

Tren Positif Bisnis Pembiayaan Berlanjut

BALIKPAPAN- Bisnis pembiayaan di Bumi Etam masih menunjukkan kinerja positif.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*