MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 15 Juli 2019 12:19
Di RS Ini, Tak Ada Dokter Anestesi dan Ruang Jenasah

RS Sayang Ibu Mendesak Direlokasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN–Rumah Sakit Sayang Ibu berdiri pada 2004. Bangunan dua lantai tersebut memang jauh dari kesan modern. Tanpa lift. Pasien yang menjalani perawatan mesti berjalan kaki. Adapun mereka yang baru menjalani operasi dan mesti dirawat inap diangkat menggunakan brankar oleh perawat secara manual.

Selain itu, rumah sakit di Jalan Wain, Kelurahan Baru Ulu, di dekat Lapangan Foni Balikpapan Barat masih kekurangan fasilitas penunjang. Direktur RS Bersalin Sayang Ibu, dr Indah Puspita Sari mengatakan, lahan rumah sakit begitu terbatas. Sehingga tidak dapat dilakukan perluasan. Bangunan berdiri di atas lahan 1.235 meter persegi.

“Hampir seluruh lahan sudah terpakai. Kalau dilihat dari standar mutu memang masih kurang. Sebab semua harus dipenuhi mulai depan hingga belakang, juga mesti aman, bukan hanya bagi pasien dan petugas, tapi juga masyarakat sekitar,” ungkap Indah.

Jumlah kamar rapat inap juga demikian. Untuk kamar kelas tiga ada dua ruangan dengan masing-masing diisi tiga tempat tidur. Terdapat 4 ruangan kelas dua, dengan jumlah 8 tempat tidur. Ruangan kelas satu berjumlah dua kamar, di tiap kamar hanya ada dua tempat tidur. Adapun ruangan bayi dengan 5 tempat tidur. Juga ruang isolasi dengan 2 tempat tidur. 

 Untuk tenaga medis, tutur dia, sementara sudah terpenuhi dan sudah dilayani dokter spesialis. Terdapat 2 dokter anak, 2 dokter obgyn, 1 dokter patologi klinik, 7 dokter umum,  31 perawat, dan 28 bidan. “Sayangnya kami tidak memiliki dokter anestesi,” ungkapnya.

Diketahui, RS Sayang Ibu telah mengantongi akreditasi paripurna. Sesuai Permenkes 56/2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit, untuk rumah sakit khusus minimal ibu dan anak. Meski telah didukung dengan keberadaan IGD, diakui belum tersedianya kamar jenasah, ruang kuret dan ruang pencampuran. Lanjut Indah, pihaknya juga membutuhkan lahan untuk treatment limbah medis serta alat pencuci kebutuhan dapur.

“Dalam sebulan ada 90–100 kasus kelahiran. Tingginya angka tersebut tentu membutuhkan ruangan lebih banyak. Fasilitas yang lebih memadai dan tentunya berpengaruh dengan jumlah petugas,” sebutnya.

Terkait wacana relokasi, Indah telah berkoordinasi dengan banyak pihak hingga melakukan kajian. Dikatakan relokasi diwacanakan di Lapangan Jumpi di daerah Baru Ulu. Berdiri di atas lahan 10.220 meter persegi. Tentunya bila terlaksana, penambahan tempat tidur bisa mencapai 150. Kebutuhan dokter juga perlu ditambah. “Perpindahan sangat perlu dilakukan. Sebab untuk mengimbangi pelayanan dan perluasan rumah sakit,” ucap Indah. Sebelumnya, Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan Rahmad Mas’ud pun menuturkan, pemerintah sudah memiliki rencana pembangunan. Sebab penunjang fasilitas kesehatan di Balikpapan Barat sangat perlu. Terlebih belum tersedianya rumah sakit di daerah tersebut. Lahan lapangan yang nantinya digunakan dulunya merupakan tempat bermain bola oleh warga.

“Kita kan tengah melakukan pembebasan lahan Inhutani di Baru Ulu. Nantinya, di situ pemerintah akan membangun rumah sakit. Karena kita lihat sendiri RS Sayang Ibu secara tempat kurang besar,” ungkapnya. (lil/riz/k16)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 12:01

Benahi Pola Asuh Keluarga, Hasilkan Generasi Emas

Pola asuh berperan sangat penting dalam tumbuh kembang seseorang. Karena…

Sabtu, 24 Agustus 2019 12:00

Benahi Pola Asuh Keluarga, Hasilkan Generasi Emas

Pola asuh berperan sangat penting dalam tumbuh kembang seseorang. Karena…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:58

Operasi Patuh 14 Hari, Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas

Terhitung dua pekan, yakni 29 Agustus hingga 12 September Ditlantas…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:57

Terdakwa Dugaan Korupsi Rumah Potong Unggas Tunggu Jadwal Sidang

BALIKPAPAN – Berkas Rusdiana, tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengadaan…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:05

Cegah Stunting, Akhir Pekan DKK Jemput Bola

Tak melulu menunggu di posyandu atau puskesmas, akhir pekan (25/8),…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:03

45 Tembakan Meriam di Amborawang

BALIKPAPAN—Suara ledakan dari ujung laras meriam howitzer 105 mm terdengar…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:02

Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran

BALIKPAPAN- Guna menyukseskan Operasi Kepolisian Terpusat, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas)…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:29

Kualitas Hidup Masyarakat Balikpapan Meningkat

BALIKPAPAN – Pembangunan manusia di Kota Beriman mengalami percepatan. Ini…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:23

Sistem Zonasi agar Distribusi Guru Merata

BALIKPAPAN-Selama ini sebaran guru di Kaltim dianggap tak merata. Banyak…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:17

Desember Harus Tuntas, Rizal Tidak Ingin Proyek Ada Bermasalah

Wali Kota Rizal Effendi dan jajaran Dinas PU sidak sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*