MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 15 Juli 2019 12:02
Damus Asa, Perwira Polisi Asli Wahau

Bangga Jadi Anak Petani, Junjung Tinggi Toleransi

PUTRA DAERAH: AKP Damus Asa dalam sebuah kesempatan menggelar jumpa pers kepada awak media.

PROKAL.CO, Membangun Kaltim bisa di mana dan kapan saja. Intinya bergantung niat. AKP Damus Asa misalnya, sungguh tak menyangka jika dirinya yang merupakan anak petani, kini berkesempatan mengabdi di institusi Polri.

MENJADI putra dari anak petani menjadi kebanggaan tersendiri. Hal tersebut dirasakan Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa yang merupakan putra daerah asli kelahiran Kaltim. Pria 37 tahun itu anak ketujuh di antara delapan bersaudara. Dia tercatat menjadi satu-satunya di antara saudaranya yang sukses menjadi perwira di lingkungan Polri.

Jadi tak heran, Kasat Reskrim Polres Kukar ini tak lagi asing dengan tanah Kalimantan yang selama ini menjadi tempat dirinya dilahirkan dan dibesarkan. Putra pasangan Asalian dan Pagunlin itu dilahirkan di Kecamatan Wahau, yang dulu masih masuk Kabupaten Kutai. Saat masa sekolah, dia habiskan di Samarinda.

Meski hanya anak petani, Damus ingin membuktikan institusi Polri tak pernah memilah latar belakang seseorang untuk menjadi abdi negara. “Usia bapak saya sudah lebih 80 tahun. Beliau masih cukup sehat di usia yang tak lagi muda. Mungkin karena dulu suka bertani, jadi tubuhnya terlatih dan bugar,” ujarnya.

 Akpol angkatan 2006 itu selama dua tahun menjadi bintara. Sebelum akhirnya terpilih menjadi perwira polisi. Kepada orangtua serta keluarga, dia pun berusaha meyakinkan atas tekadnya mengabdi di institusi Polri. Maklum saja, tak satu pun saudaranya yang menjadi polisi. Suasana kerja serta keterbatasan waktu bagi keluarga, akhirnya mulai dimaklumi dalam kesehariannya.

 “Awalnya orangtua juga sempat bingung. Kok tugasnya jauh-jauh. Tapi akhirnya mereka paham bahwa ini menjadi bagian dari pengabdian kepada negara,” imbuhnya.

Damus pertama bertugas di lingkungan Polda Jogjakarta sekitar empat tahun. Berikutnya, dia lulus sekolah PTIK dan bertugas di kawasan zona konflik. Dari hasil penilaian, Damus Asa masuk 10 besar terbaik. Sehingga, dia pun diberi kesempatan untuk memilih tempat bertugas.

“Saya memilih ke Kaltim sebagai bentuk pengabdian kepada daerah,” ujarnya lagi.

Di tanah Kalimantan, Damus ternyata bertemu pasangan hidupnya, Anita Kristin dan dibuahi empat anak. Istrinya juga merupakan asli kalimantan dan kini dibuahi empat anak. Bertugas di lingkungan Polri, kata dia, menjadi kebanggaan tersendiri. Terutama kala masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.

 “Kami sangat terbantu dengan tujuh program kapolres yang juga selaras dengan program Kapolri. Sehingga, pendekatan persuasif menjadi langkah utama dalam menurunkan angka kejahatan kriminal,” imbuhnya.

Satu hal yang utama dalam bertugas. Yaitu, tetap mengutamakan doa serta ingat kepada Tuhan. Karena itulah, Damus tak sungkan jika harus menunggu anggotanya melaksanakan ibadah wajib. Meski berbeda agama, rasa toleransi tersebut patut dijunjung tinggi. Kekuatan doa itulah yang diyakini selalu menjadi penolong saat kesulitan bertugas tengah ditempuh. (qi/kri/k16)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 11:40

Ketika Ribuan Mahasiswa Menyuarakan Penolakan RUU KUHP dan UU KPK

Keprihatinan yang sama terhadap isu RUU KUHP dan UU KPK…

Sabtu, 21 September 2019 11:26
RUU KUHP Hanya Ditunda, Bukan Dibatalkan

Jokowi Minta 14 Pasal RUU KUHP Dikaji Ulang

JAKARTA– Makin tingginya gelombang penolakan pada Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang…

Jumat, 20 September 2019 12:13

Walhi Yakin Korporasi Terlibat Karhutla

SAMARINDA–Dugaan lahan dibakar untuk kepentingan perkebunan menguat. Kebun sawit diindikasikan…

Jumat, 20 September 2019 11:39

Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltim-Kaltara Sudah Tembus..!! Tapi...

BALIKPAPAN- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap…

Jumat, 20 September 2019 11:11

YESSS..!! Transportasi IKN: Kereta Tanpa Awak dan Rel

Semenjak penetapan ibu kota negara (IKN) di Kaltim, kementerian satu…

Jumat, 20 September 2019 11:10

Beri Tenggat hingga Akhir Bulan

BALIKPAPAN–Rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim tampaknya hanya…

Jumat, 20 September 2019 11:09

19 Hari, 36 Kasus Karhutla di PPU

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) masih mengancam Kabupaten Penajam Paser…

Jumat, 20 September 2019 10:49

Pedagang Sex Toys Ditangkap, Padahal Lagi Laris-larisnya Dibeli Pria dan Perempuan Paruh Baya

BALIKPAPAN – Melakoni pekerjaan sebagai pedagang sex toys alias alat…

Jumat, 20 September 2019 10:45

Jokowi Diminta Tunjuk Koordinator Pemindahan Ibu Kota

JAKARTA – Rencana pemindahan ibu kota negara ditargetkan terlaksana pada…

Jumat, 20 September 2019 09:57

NAH ..!! Produksi Batu Bara Kaltim Menurun

SAMARINDA—Jumlah produksi batu bara Kaltim mengalami penurunan dari Juni 2018…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*