MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 15 Juli 2019 11:25
Politikus Pemerkosa TKI Bebas Sementara

Korban Jalani Trauma Healing di KBRI Malaysia

PROKAL.CO, JAKARTA-Tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menjadi korban pemerkosaan politikus Malaysia mengalami trauma. Perempuan yang diketahui berusia 23 tahun itu sudah menempati selter Kedutaan Besar RI Kuala Lumpur kemarin (13/7).

Plh Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha menuturkan, kondisi mental korban memang down. Trauma atas perilaku tercela yang dilakukan majikannya bernama Paul Yong. “Tim psikolog Kedutaan Besar RI Kuala Lumpur sampai saat ini terus memberi pendampingan untuk trauma healing,” ucap Judha saat dihubungi kemarin.

Setelah KBRI Kuala Lumpur mengirim nota diplomatik, Rabu (10/7), Pejabat Konsuler dan Atase Polri langsung bekerja. Menemui Polis Diraja Malaysia (PDRM) Perak untuk melakukan langkah-langkah kekonsuleran. Mengawasi dan mengawal proses hukum yang sedang berjalan.

Judha sudah mengetahui kabar bahwa Yong dibebaskan bersyarat oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM). Berdasar laporan, Yong membayar uang jaminan. ”Ya, terduga pelaku (Yong) dibebaskan sementara dari tahanan dengan jaminan. Sesuai hukum acara pidana Malaysia,” terangnya.

Sementara itu, Kepala PDRM Perak Razarudin Husain mengatakan, pemeriksaan dan investigasi terus dilakukan terhadap politikus Democratic Action Party (DAP) Malaysia itu. Saat diperiksa, Yong terang-terangan menyangkal tuduhan itu. ”Pelaku menilai tuduhan tersebut tidak mendasar. Merasa tidak pernah memperkosa TKI,” terangnya dikutip Malaymail.

Ketua DAP Perak Nga Kor Ming menyatakan, pihaknya akan memberikan ruang PDRM untuk melakukan penyelidikan penuh. "Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya," ujarnya. Atas kasus tersebut, pelantikan Yong sebagai anggota Dewan Eksekutif Perak pada 11 Juli lalu ditunda. Partai akan mengambil tindakan terhadap Yong setelah penyelidikan tuntas. (han/jpnn/far/k16)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 20:13

Panglima TNI Pastikan Kondisi Manokwari Sudah Terkendali

 Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto terus memantau kondisi di Manokwari,…

Senin, 19 Agustus 2019 19:18

Gubernur Papua Barat Sebut Wawali Kota Malang Pemicu Kerusuhan

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menilai pernyataan Wakil Wali Kota…

Senin, 19 Agustus 2019 12:42

Manokwari Rusuh, Warga Pendatang Tak Berani Keluar Rumah

Penangkapan sejumlah mahasiwa di Surabaya berbuntut panjang. Terjadi kericuhan di…

Senin, 19 Agustus 2019 11:16

Pemindahan Ibu Kota ke Borneo Bakal Membawa Masalah Baru, Apa Saja?

JAKARTA- Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memindahkan ibu kota…

Senin, 19 Agustus 2019 10:38

Ibu Kota Batal di Tahura, Pastinya Dimana...??

Kekhawatiran bakal rusaknya Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto terjawab.…

Senin, 19 Agustus 2019 10:36

Bandara Sepinggan Sudah Penuhi Syarat

RENCANA pemindahan ibu kota juga dilakukan karena adanya ketimpangan dengan…

Senin, 19 Agustus 2019 10:35

KLHK Menduga Ada yang Backing Tambang di Muang

SAMARINDA benar-benar darurat tambang ilegal. Pantas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

Senin, 19 Agustus 2019 10:33

Harga Cabai Masih Tinggi meski Iduladha Sudah Sepekan Berlalu

Jelang Iduladha, harga cabai begitu cepat merangkak naik. Namun, setelah…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:48

Ini Cerita Perias Presiden SBY dan Jokowi

 Leader project official make up Paskibraka Nasional 2019, Tri Winarsih…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:40

KLHK Tahan Dua Penambang Ilegal

SAMARINDA–Dugaan penambangan batu bara ilegal di Samarinda kembali terkuak Jumat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*