MANAGED BY:
SABTU
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Minggu, 14 Juli 2019 11:40
INGAT..!! Jangan Asal Tutup Kartu Kredit
PERTIMBANGAN MATANG: Salah pemanfaatan kartu kredit bisa berdampak pada pengelolaan keuangan.

PROKAL.CO, MENUTUP kartu kredit sama seperti saat Anda disuruh memilih satu di antara dua item terbaik. Membingungkan dan membutuhkan pertimbangan yang cukup matang. Jika salah mengambil keputusan, penyesalan siap menghampiri di masa mendatang.

Jika merasa kartu kredit menjadi penyebab hilangnya kestabilan finansial, Anda bisa saja berhenti menggunakannya. Tentunya dengan berbagai pertimbangan. Jangan asal-asalan, perlu memperhatikan keuntungan dan kerugian jika menutup kartu kredit.

Pertama pastikan Anda bisa lepas dari promo menarik dan menguntungkan. Sebab selain memudahkan sistem pembayaran, pengguna kartu kredit berkesempatan menikmati beragam promo menarik setiap bulannya. Mulai dari promo belanja, makan, menginap di hotel, dan promo liburan yang pastinya dapat menghemat pengeluaran.

Tentu saja berbagai promo itu justru menguntungkan apabila bisa memenuhi kebutuhan. Seandainya berhenti menggunakan kartu kredit, apakah Anda sudah siap kehilangan semua promo-promo menarik ini? Kalau belum siap, sebaiknya tunda keinginan untuk menutup kartu kredit. Lebih baik pertahankan, tapi dengan catatan Anda harus lebih bisa mengontrol nafsu belanja yang tidak penting.

Dengan begini, pengeluaran Anda menjadi lebih terkendali setiap bulannya. Dan keberadaan kartu kredit bukan lagi sesuatu yang harus dikhawatirkan, tapi justru malah menguntungkan.

Kedua memastikan tagihan sudah lunas atau belum. Diketahui, kartu kredit adalah solusi terbaik ketika Anda ingin membeli suatu barang, tapi tidak mampu membayarnya dengan uang tunai. Anda bisa memanfaatkan program cicilan yang ditawarkan kartu kredit untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Pastikan semua cicilan sudah lunas sebelum Anda menutup kartu kredit. Jika tidak dilunasi, maka pihak perbankan tak segan-segan mendatangi rumah Anda untuk menagih hutang.

Anda juga harus sudah siap kehilangan cicilan nol persen alias tanpa bunga. Sebab beberapa penerbit kartu kredit telah menyediakan program cicilan 0 persen bagi semua pengguna yang bertransaksi di merchant atau toko tertentu. Cicilan tanpa bunga ini dimaksudkan untuk menghemat pengeluaran pengguna kartu kredit, terutama transaksi yang jumlahnya besar.

Jika ingin menutup kartu, itu berarti Anda akan kehilangan kesempatan untuk menikmati program cicilan 0 persen ini. Sangat disayangkan, bukan? Padahal promo seperti inilah yang paling dicari oleh banyak orang demi memaksimalkan keuntungan.

Anda juga harus memastikan poin yang ada di kartu kredit. Semakin sering Anda bertransaksi dengan kartu kredit, maka semakin besar pula jumlah poin yang didapatkan. Coba bayangkan kalau dalam sehari Anda transaksi sebanyak 2-3 kali, maka dalam sebulan poin yang terkumpul bisa mencapai ratusan poin atau lebih.

Poin yang terkumpul bisa ditukarkan dengan berbagai rewards menarik dari penerbit kartu. Salah satunya seperti paket liburan hemat atau untuk membeli makanan dan berbagai produk kebutuhan sehari-hari lainnya di merchant.

Jika keputusan untuk menutup kartu kredit sudah bulat, pastikan semua poinnya sudah di-redeem terlebih dahulu. Jangan karena ingin cepat-cepat menutup kartu, poin-poin yang sudah dikumpulkan selama ini hangus begitu saja.

Pastikan juga bagaimana dengan sistem pembayaran otomatis. Bagi yang memilih sistem pembayaran auto-debit, sebaiknya datangi kantor penerbit kartu kredit. Kemudian, mintalah pihak penerbit untuk membatalkan semua pembayaran yang menggunakan sistem auto-debit. Jika tidak dibatalkan, tagihan di kartu kreditmu akan terus menumpuk.

Anda tidak perlu khawatir untuk meminta pembatalan auto-debit, karena tindakan ini sama sekali tidak dikenakan biaya. Selain itu akan memperbaiki skor kredit Anda karena tertib membayar tagihan.

Jika Anda berhenti menggunakan kartu kredit, maka sistem pembayaran akan kembali menggunakan sistem manual. Sistem ini tentu kurang efektif dan efisien, apalagi bagi Anda yang belum punya alternatif pembayaran lain. Maka dari itu, jangan buru-buru menutup kartu. Sebaiknya pertimbangkan dulu sistem pembayaran yang akan digunakan di kemudian hari.

Meskipun sudah tidak digunakan untuk bertransaksi, anda tidak salah jika hanya menyimpan kartu kredit sebagai kenang-kenangan. Kalau perlu, simpan juga semua riwayat pembayarannya. Baik kartu kredit maupun riwayat pembayaran, keduanya bisa dijadikan sebagai bukti kalau utang-utang Anda sudah lunas dibayar.

Jika suatu hari pihak penerbit menagih utang yang sudah lunas, Anda bisa menjelaskan kalau utang sudah lunas. Tunjukan kedua bukti di atas agar pihak perbankan percaya. Bagaimana pun juga menyimpan kartu kredit untuk sesaat akan menguntungkan, karena jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan bisa langsung menggunakannya.

Jika sudah memutuskan untuk menutup, ikuti semua prosedur dengan baik dan benar agar proses penutupan kartu kredit berjalan lancar. Bila suatu saat nanti ingin apply kartu kredit baru, pastikan kondisi keuangan sudah benar-benar pulih untuk menghindari adanya penutupan kartu kredit yang kedua kalinya. (jpg/ndu)

 


BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:56

B30 Jadi Harapan Baru, Bantu Perbaikan Harga CPO

Berhasilnya rangkaian road test penggunaan B30 memberikan harapan baru bagi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:55

Industri Pengolahan Punya Andil Terbesar

BALIKPAPAN - Industri pengolahan minyak menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:54

Buktikan Ketangguhan New Triton

JAKARTA – Tak ingin berpuas diri. Setelah menguasai pasar pick-up…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:52

ADUH..!! Neraca Dagang Defisit Lagi

JAKARTA– Neraca perdagangan kembali defisit. Pada Juli lalu, defisit neraca…

Kamis, 15 Agustus 2019 11:31

Presiden Hilangkan PPN Kertas Media Cetak

JAKARTA– Desakan untuk penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) atas pembelian…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:46

Peredaran Benih Sawit Ilegal, Dua Daerah Ini Paling Banyak

SAMARINDA- Petani kelapa sawit tampaknya harus lebih berhati-hati dalam membeli…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:44

Bulan Juni, Kunjungan Wisman ke Kaltim Naik

SAMARINDA – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kaltim…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:43

Dorong Kaltim Masuk Pengembangan Wisata Pusat

BALIKPAPAN – Meski memiliki potensi pariwisata yang besar, pemerintah pusat…

Selasa, 13 Agustus 2019 13:14

Neraca Perdagangan Kaltim Turun, Hilirisasi Tidak Bisa Ditunda

SAMARINDA- Meski masih menunjukkan tren positif, kinerja neraca perdagangan Kaltim…

Selasa, 13 Agustus 2019 13:13

Tren Positif Bisnis Pembiayaan Berlanjut

BALIKPAPAN- Bisnis pembiayaan di Bumi Etam masih menunjukkan kinerja positif.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*