MANAGED BY:
SABTU
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 13 Juli 2019 12:33
Kenal Musik Hingga Flora Fauna Kaltim
RAIH PRESTASI: Rinanda Maharani saat memainkan alat musik 'sampe'. Dinas Pariwisata For KP

PROKAL.CO, SANGATTA - Rinan adalah sapaan yang khas oleh teman-teman sekolahnya. Bernama lengkap Rinanda Maharani, putri Kutai Timur (Kutim) ini memiliki segudang prestasi yang terus mengharumkan nama baik daerah. 

Remaja yang terlahir di Samarinda, tepat pada hari Kartini yakni 21 April 2002 silam ini masih mengenyam pendidikan kelas 12 di SMA Negeri 2 Sangatta Utara, usianya memang muda, namun ia pernah menjajaki beragam prestasi, malah baru-baru ini, Rinan terpilih sebagai Putri Remaja Indonesia Pendidikan 2019 yang mewakili Kaltim.

Dirinya berkompetisi melawan masing-masing perwakilan dari 32 provinsi se Indonesia, dan mendapat penghargaan pada awal Juli 2019 lalu.  Sebelumnya, ia pernah meraih predikat Top Photo Model Kaltim 2017, Miss Intelegensia dan Miss Bigmall Kaltim 2018, bahkan menjadi 3 rd runner up dan juara Favorit Indonesia Top Model 2017 di Jakarta. 

Anak pertama dari empat bersaudara, dan putri tunggal  pasangan Ade Achmad Yulkafilah dan Dian Anggraeni yang bekerja sebagai ASN di Pemkab Kutim ini memang menjadi kebanggaan orangtua, dimana sejak berusia lima tahun aktif mengikuti perlombaan modeling. Mempunyai rambut panjang, kerap terurai, berbadan tinggi sekira 165 cm dan berkulit putih ini memiliki hobi fotograpi. 

Saat disambangi di kediamannya, Rinan menceritakan perjuangannya sebelum terjun menjadi putri remaja. Bukan hal mudah, mengatur waktu merupakan tugas berat baginya. Mulai dari sekolah, sepulangnya harus tetap belajar di rumah, kemudian berlatih pidato hingga belajar memainkan alat musik tradisional adat dayak Kalimantan yakni 'sampe'. 

"Awalnya saya mendapat informasi ajang putri remaja itu dari instagram, coba daftar online akhirnya lolos mewakili Kaltim. Tiga bulan sebelum berangkat saya intens belajar 'sampe' setiap malam langsung dari ahlinya, tak itu saja, saya menghafal pidato dengan bahasa Inggris, dan tetap sekolah juga mengikuti ujian kenaikan kelas," jelasnya. 

Banyak ciri khas Kaltim yang ia perkenalkan ke kancah nasional, tak hanya alat tradisional, dirinya mengenalkan flora dan fauna khas seperti orang utan dan sengkuang yang ada di hutan Taman Nasional Kutai Prevab Mentoko. Memasuki lima besar, dan bersaing berat dengan Provinsi Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Jawa Timur, Rinan meraih predikat putri remaja pendidikan berkat unjuk bakat dan pidatonya tentang remaja dan cinta tanah air. 

Perempuan berusia 17 tahun yang bercita-cita menjadi diplomat ini menyampaikan harapannya untuk Kutim agar pemuda daerah bisa terinspirasi dan mampu membangun dengan potensi yang dimiliki. Dengan ini, ia akan menjadikan pengalaman sebagai modal utama untuk membuat terobosan dan sosialisasi keremajaan.  

"Saya bener-bener sendirian mewakili Kaltim, delapan hari berjuang disana, dukungan orangtua, dinas pariwisata, sekolah, duta wisata dan seluruh masyarakat Kutim yang membuat saya yakin untuk menampilkan yang terbaik," katanya. 

Didampingi ibunya, Rinan diakui sebagai anak berprestasi yang rajin di rumah. Ia hanya sering meminta novel sebagai hadiah jika meraih prestasi. (*/la)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:07

Begini Suasana Saat Anak Donald Trump Tinjau Langsung Proyek di Tanah Lot

Presiden AS Donald Trump terlibat dalam proyek prestisius di Kawasan…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:28

Begini Cara Gus Mus Menghormati Para Guru

USIANYA sudah 86 tahun. Sudah hampir tiga dekade silam dia…

Selasa, 13 Agustus 2019 12:34
Dari Kasus Bule Cebok di Pancoran Pura Beji Monkey Forest Ubud

Warga Siapkan Upacara Guru Piduka, Pasangan Bule Ceko Diminta Hadir

Untuk kesekian kalinya, tempat suci menjadi sasaran pelecehan. Kali ini,…

Selasa, 13 Agustus 2019 10:37
Menjaga Kelawasan Sekaligus Menambah Penghasilan

Kampung Kayutangan, Kampung Heritage Tujuan Wisata

Jika Seoul punya Bukchon Hanok Village, Malang punya Kampung Kayutangan.…

Sabtu, 10 Agustus 2019 14:39

Syanaz Nadya Winanto Putri, Petik Hikmah dari Tertahannya Tas-Tas Produknya di Bandara Rusia

Tas-tas produk Syanaz Nadya Winanto Putri dituding petugas bandara Rusia…

Jumat, 09 Agustus 2019 09:07

Ini Dia, Pasangan Pengembang Software Pertanian Tania

Di tangan pasangan suami istri ini, bertani menjadi semakin optimal…

Senin, 05 Agustus 2019 09:26

Dua Putri Dayak Raih Emas di Korsel berkat Obat Penyembuh Kanker Payudara

Jangan remehkan alam. Sebab, alam menyediakan bermacam obat untuk berbagai…

Jumat, 02 Agustus 2019 10:52

Cerita Anggota Komunitas Difabel DC2

Tak mudah menjadi penyandang disabilitas di negeri ini. Keterbatasan fisik,…

Rabu, 31 Juli 2019 13:18
Mengunjungi Daerah Terdampak Gempa Palu

Tiap Ada Getaran, Siswa Berlari ke Titik Selamat

Gempa, tsunami, dan likuefaksi meluluhlantakkan Kota Palu dan Donggala. Lebih…

Senin, 29 Juli 2019 11:39

Kisah Irang Pemusik Sekaligus Pembuat Alat Musik Khas Kalimantan

Dari kecil bermusik merupakan hobi sekaligus penenang jiwa bagi Irang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*