MANAGED BY:
SENIN
01 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Kamis, 11 Juli 2019 12:34
Kaltim Kekurangan Penyuluh Pertanian, Ini Kata Gubernur

Isran: Jangan Banyak Mengeluh, Fokus Naikkan Produktivitas

ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kurangnya tenaga penyuluh pertanian di Bumi Etam tidak hanya menyulitkan Pemprov Kaltim dalam mewujudkan swasembada pangan pada 2023. Tapi juga berpotensi mengganggu produktivitas pertanian yang mulai menunjukkan perbaikan. Sebab produktivitas pertanian tidak lepas dari sumber daya manusia (SDM) petani yang harus ditingkatkan.

Kaltim saat ini memiliki 7.200 kelompok tani yang harus dibina oleh penyuluh pertanian. Tapi, tenaga penyuluh yang tersedia hanya ada 639 orang sedangkan jumlah desa di Kaltim ada sebanyak 1.020 desa. Padahal, seharusnya minimal satu desa memiliki satu penyuluh pertanian untuk membantu para petani meningkatkan produksinya.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, tak hanya Kaltim, tapi seluruh daerah di Indonesia juga kekurangan penyuluh pertanian. Untuk pengawalan dan pendampingan capaian sukses pembangunan sektor pertanian diperlukan 74 ribu orang penyuluh pertanian di seluruh Indonesia. Saat ini baru tersedia 31.500 orang, artinya masih membutuhkan 42.500 orang.

Kurangnya tenaga penyuluh di Kaltim, lanjut Isran dikarenakan banyaknya tenaga penyuluh yang pensiun hingga turunnya penyuluh baru di lapangan. Secara kelembagaan, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) juga belum bisa banyak memberikan tenaga penyuluh baru, sehingga wajar jika penyuluh pertanian kurang.

“Intinya jangan terlalu banyak mengeluh, kerja saja sesuai tugasnya. Untuk menuju swasembada dibutuhkan peningkatan produksi hasil pertanian berarti tugas kita bersama meningkatkan itu,” ujarnya, Rabu (10/7).

Dia menjelaskan, tidak ada strategi khusus untuk meningkatkan jumlah penyuluh pertanian. Pihaknya sadar, penyuluh pertanian merupakan garda depan pembangunan sektor pertanian agar mampu meraih sejumlah prestasi yang membanggakan. Tapi yang terpenting untuk menuju swasembada pangan diperlukan produktivitas pertanian yang terus meningkat.

Saat ini produktivitas pertanian Kaltim mulai membaik. Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kaltim mencatat produksi padi di Kaltim naik 31,04 persen. Dari 305.377 ton gabah kering giling (GKG) menjadi 400.102 ton GKG atau bertambah 94.765 ton. Tak hanya produksi padi, jagung juga terus mengalami peningkatan.

Saat ini produksi jagung di Kaltim mencapai 112.522 ton. Jumlah itu surplus 92.577 ton dibandingkan kebutuhan jagung di Kaltim. “Yang kita perlukan terus meningkatkan produktivitas pertanian agar tercipta swasembada pangan. Masalah kekurangan penyuluh pertanian semua daerah turut merasakan hal tersebut,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k18)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers