MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Kamis, 11 Juli 2019 11:33
Urus KIA Kini Bisa di Sekolah

Berlaku Mulai September, Tak Dipungut Biaya

PROKAL.CO, BALIKPAPAN–Mulai tahun lalu, pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) diprioritaskan bagi anak-anak yang baru lahir. Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menerapkan sistem pelayanan three in one. Sehingga langsung dilakukan pembuatan kartu keluarga (KK), akta kelahiran, dan KIA. Kepala Disdukcapil Balikpapan Hasbullah Helmi menuturkan, pelayanan kini tidak lagi dilakukan di kantor Disdukcapil, melainkan ke sekolah-sekolah.

“Kami jemput bola. Rencana seusai masa penerimaan tahun ajaran baru, mungkin September, kami akan ke sekolah-sekolah untuk pembuatan KIA,” ucapnya. Jumlah blangko KIA yang tersedia di Disdukcapi mencapai 61 ribu. Secara bertahap, sesuai wacana nantinya pembuatan diprioritaskan untuk murid kelas 1 SD. Secara bergantian pihaknya akan mendatangi seluruh SD. Sehingga tidak lagi melayani pembuatan KIA di Disdukcapil.

Hal ini dinilai lebih memudahkan masyarakat. Pelayanan ini diberikan secara gratis. “Sekarang sedang koordinasi sama Disdik (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan). Mendata jumlah sekolahnya dulu, nanti dibuat jadwal. Pembuatan KIA di sekolah secara langsung, baik negeri maupun swasta. Kartu langsung cetak dan diterima siswa,” bebernya. Selama ini masyarakat belum banyak yang mengetahui kegunaan KIA. Padahal kartu ini sudah disahkan dan harus dimiliki setiap anak dari usia 0 sampai 17 tahun.

Kegunaan KIA hampir sama dengan KTP-el. Nomor NIK di KIA akan digunakan pula pada NIK KTP-el ketika si anak berusia 17 tahun. Kegunaan KIA juga bisa digunakan untuk mendaftarkan sekolah, berobat, dan keperluan lain.

Ditemui Kaltim Post, Hasnah, pengendara ojek daring menuturkan, dia sudah dua kali mendatangi Disdukcapil untuk mengajukan pembuatan KIA anaknya yang masih duduk di kelas 5 SD.

Hanya, dia tak mendapat pelayanan dengan alasan blangko KIA belum tersedia. “Pertama datang waktu itu saya lupa tidak membawa buku nikah sebagai salah satu syarat, lalu kedua petugasnya bilang blangko KIA belum tersedia, jadi sampai sekarang anak saya belum punya KIA,” ucap perempuan 34 tahun itu. (lil/riz/k16)


BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 12:01

Simak Nih.., Konjen Australia di Makassar Richard Mathews Bicara Pemindahan IKN ke Kaltim

Pemindahan ibu kota negara (IKN) dari Jakarta ke Kaltim digadang-gadang…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:31

Penajam Semakin Kondusif

PENAJAM – Situasi dan kondisi Penajam Paser Utara (PPU) terus…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:15

Siregar, Impikan Pilkada Syar’i

Dalam kesempatan sosialisasi pencalonan wali kota dan wali kota dalam…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:14
Kasus Ibu Bunuh Bayi Baru Lahir

Sempat Digugurkan, Gagal

BALIKPAPAN – Ada perkembangan terbaru dalam kasus pembunuhan bayi oleh…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:13
Kasus Ibu Bunuh Bayi Baru Lahir

Sempat Digugurkan, Gagal

BALIKPAPAN – Ada perkembangan terbaru dalam kasus pembunuhan bayi oleh…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:58

Ditabrak Truk, Lampu Lalin di Km 5,5 Miring

BALIKPAPAN-- Lampu lalu lintas (lalin) di tanjakan Km 5,5 Balikpapan…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:57
KPU Mulai Sosialisasi Pilwali, Jalur Independen Paling Awal

“Jangan Kalah sebelum Perang”

Penyerahan dukungan dari calon perseorangan menjadi tahapan paling awal Pilwali…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:54

Mancing Berujung Maut

BALIKPAPAN- Hilang ditelan ombak di Pantai Segara Sari, Manggar, Balikpapan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:52
Hari Ini, Pencalonan Pilwali 2020 Disosialisasikan

Calon Kepala Daerah Harus Bebas Zina dan Judi

Makin ketat persyaratan menjadi calon walikota/wakil dalam Pilwali Balikpapan 2020.…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:51

Wujudkan Satu Data, Sensus Mandiri Secara Online

Tiap 10 tahun sekali dilakukan sensus penduduk (SP). SP ke-7…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*