MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 11 Juli 2019 11:08
Diduga Terima Suap, Gubernur Kepri Ditangkap KPK

Amankan Duit SGD 6 Ribu, Diduga Menerima Suap Terkait Rencana Reklamasi

Nurdin Basirun

PROKAL.CO, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), kemarin (10/7). Kali ini, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun yang diamankan lembaga superbodi tersebut. Nurdin yang ditangkap bersama enam orang lain diduga melakukan transaksi tindak pidana korupsi (tipikor) terkait dengan perizinan lokasi rencana reklamasi.

OTT tersebut dikonfirmasi Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Febri mengatakan, pihak-pihak yang diamankan tadi malam dibawa ke Polres Tanjungpinang untuk diperiksa terkait dengan dugaan transaksi itu. Sementara, uang yang berhasil diamankan KPK sebesar SGD 6 ribu (Rp 62,293 juta). ”Sementara tim masih di lapangan,” kata Febri kepada Jawa Pos.

Febri menjelaskan, pihaknya akan membawa para pihak yang diamankan tersebut ke gedung KPK di Jakarta hari ini (11/7). Sesuai ketentuan, status pihak yang ditangkap, khususnya Gubernur Kepri, akan ditentukan setelah tim mendapati dua alat bukti yang cukup. ”Besok (hari ini, Red) akan dibawah ke Jakarta,”  terang mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos, KPK telah menyegel ruangan gubernur menggunakan KPK line. Penyegelan itu dilakukan sebagai upaya untuk mengamankan barang bukti yang diduga berada di ruang kerja Nurdin.

KPK belum bisa menjelaskan sejauh mana peran Nurdin dalam dugaan transaksi tersebut. Tim di lapangan, kata Febri, masih terus melakukan pemeriksaan guna mengetahui peran Nurdin. Apakah sebagai penerima suap atau pihak yang turut serta dalam indikasi korupsi di proyek reklamasi di Provinsi Kepri tersebut.

Untuk diketahui, Nurdin Basirun menjabat gubernur Kepri sejak 25 Mei 2016 lalu. Dia malang melintang di dunia politik sejak tahun 2001. Kala itu, dia menjabat sebagai wakil bupati Karimun (2001-2005). Kemudian menjadi bupati Karimun selama dua periode (2005-2006 dan 2006-2011). Politikus Partai Nasdem itu kemudian menjadi wakil gubernur Kepri pada 2016.

OTT KPK tersebut menambah daftar panjang kepala daerah yang diduga terlibat kasus korupsi. Sebelum Nurdin, KPK menciduk Bupati Mesuji Khamamik dan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip di tahun ini. Kedua kepala daerah itu kemudian ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap. (tyo)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:27

Wawancara Khusus Menteri Luar Negeri Retno Lestari Painsari Marsudi

Dalam lima tahun ini ada 91.754 kasus WNI bisa diselesaikan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:26

Mobil Terseret Arus, Bupati Yapen dan Istri Nyaris Celaka

JAYAPURA-Nasib baik masih dirasakan Bupati Kepulauan Yapen, Tony Tesar bersama…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:12

233 Ekonom Ajukan Surat Terbuka, Dorong Jokowi Terbitkan Perppu

JAKARTA– Dampak pemberlakuan UU KPK nyatanya tak hanya melemahkan lembaga…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:27

Dipancing Betina, Kera Liar “Penguasa” Kota Negara Akhirnya Berhasil Ditangkap

NEGARA - Setelah sebulan terakhir "menguasai" dan berkeliaran di seputaran…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:49

Indeks Pelayanan Haji Sangat Memuaskan, Segini Nih Skornya

JAKARTA– Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Kepuasan Jamaah Haji…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:40

Tamu Negara Dapat Mobil dan Penginapan Mewah

JAKARTA - Deretan mobil mewah terparkir di halaman belakang istana…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:38

Pilkades, Suami Lawan Istri, Bapak Lawan Anak

JEPARA - Pemilihan petinggi (Pilpet) atau Pemilihan kepala desa (Pilkades)…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:22

KKB Berulah, Tembak Helikopter di Kabupaten Puncak

JAYAPURA- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah di Kabupaten Puncak.…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:10

Awasi ASN yang Aktif di Medsos, Ini yang Dilakukan Pemerintah

JAKARTA - Pemerintah sangat serius menyikapi aktivitas aparatur sipil negara…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:54
Bengawan Solo Sisi Lamongan, Riwayatmu Kini...

Air Tinggal Selebar 5 Meter, Satu Per Satu Tukang Perahu Tumbang

Di hadapan debit air yang jauh menyusut, padi gagal ditanam,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*