MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 10 Juli 2019 13:03
Tiga Penari Erotis Jadi Tersangka

Kasus Video Erotis di Jambore Komunitas RX King

BERUJUNG PIDANA: Kasat Intel Polres Berau AKP Rustam mengumpulkan panitia dan ketiga penari, setelah video tarian erotis tersebar di media sosial dan banyak mendapat kecaman.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Setelah melakukan pemeriksaan maraton, penyidik Polres Berau akhirnya menetapkan tiga penari pada acara Jambore Daerah 1X Kaltim-Kaltara, sebagai tersangka video tarian erotis.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasat Reskrim AKP Agus Arif Wijayanto yang dikonfirmasi kemarin (9/7) menuturkan, ketiga penari berinisial DN (25), CT (20), dan KN (24), ditingkatkan statusnya sebagai tersangka setelah menyelesaikan pemeriksaan terhadap tujuh saksi dan tim ahli.

“Penetapan tersangka baru tadi (kemarin, Red), sekitar pukul 09.00 Wita,” katanya.

Agus menuturkan, dari kesimpulan tim ahli, aksi ketiga penari tersebut sudah mengarah pada tindakan pornografi. “Masih ada kemungkinan (tersangka) akan bertambah. Sebab saat ini kami masih melakukan penyidikan terhadap saksi lain,” terangnya.

Ketiga pelaku diancam dengan Pasal 36 UU Nomor 44/2008 tentang Pornografi. Dalam pasal tersebut dijelaskan, setiap orang yang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum, yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya, dipidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar.

“Yang pasti belum berhenti di sini saja. Sebab kasus ini tidak bisa diputuskan terburu-buru,” tutupnya.

Sebelumnya, Suhairi, ketua panitia Jambore Daerah 1X Kaltim-Kaltara menuturkan, akan menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran bagi komunitasnya.

Suhairi juga menyampaikan permohonan maaf. Sebab aksi para penari itu terjadi di luar kendali dirinya selaku ketua panitia. Bahkan setelah para penari Ladis Wash mulai menampilkan aksi tak senonoh tersebut, dirinya langsung menghentikannya.

"Saya yang stop acara itu. Karena para penari perempuan tersebut sudah di luar kendali. Saya selaku ketua panitia menyampaikan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Berau,” katanya. Namun dirinya tetap menyerahkan semua proses hukum yang timbul akibat kejadian tersebut kepada kepolisian.

"Kami dari komunitas RX King akan menjalani apapun keputusan pihak kepolisian nantinya,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Bupati Berau Muharram sangat geram setelah menyaksikan video berdurasi 27 detik yang tersebar di media sosial.

Video yang memperlihatkan beberapa penari wanita beraksi ketika mengisi acara jambore yang digelar komunitas RX King Berau, dinilai terlalu vulgar hingga memicu banyak kecaman dan komentar negatif masyarakat.

Saat video tarian pengisi acara itu tersebar, sebagian warganet lantas mempertanyakan perizinan kegiatan yang digelar di halaman Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, Sabtu (6/7).

“Acara ini sebaiknya distop dan jangan lagi dilanjutkan segala aktivitasnya. Kadispora harus bertanggung jawab sekaligus membubarkan acara ini,” tulis Muharram menanggapi kiriman video tersebut di salah satu grup WhatsApp.  (*/yat/udi/ms/k16)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 11:30

Ada Raflesia di Teluk Sumbang, BKSDA Turun Tangan Lakukan Penelitian

Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim melakukan penelitian…

Senin, 23 September 2019 10:18

KASIANNYA...!! Siswa SMP 1 Filial Melantai

Proses belajar-mengajar di SMP 1 Filial di Kelurahan Kampung Lama,…

Senin, 23 September 2019 10:12

Material Menumpuk di Bahu Jalan

SENDAWAR - Tumpukan material berupa pasir dan batu (sirtu) yang…

Senin, 23 September 2019 10:11

STS Muara Jawa Beroperasi

TENGGARONG - Lama tak terdengar kabarnya, kawasan perairan tempat kegiatan…

Senin, 23 September 2019 09:04

Tujuh Negara Ambil Bagian di Festival Seni

TENGGARONG-Pesta Adat Erau 2019 sudah berakhir, Minggu (15/9). Kini Tenggarong…

Sabtu, 21 September 2019 12:04

Dana Reboisasi Tak Bisa Dicairkan, Kapolres Minta Perusahaan Membantu Personel dan Sarpras

TANA PASER - Keseriusan stakeholder di Kabupaten Paser menangani kebakaran…

Sabtu, 21 September 2019 12:03

1 Pelaku Karhutla Diungkap Polres Paser

TANA PASER - Satu tersangka pelaku pembakar hutan dan lahan…

Sabtu, 21 September 2019 12:01

Kabut Asap Belum Ganggu Aktivitas Lalu Lintas Air

Aktivitas pelayaran di Bumi Batiwakkal tidak mengalami kendala meski kabut…

Sabtu, 21 September 2019 11:58

THM Itu Bukan Milik Polisi

SANGATTA-Beberapa hari lalu, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Sabtu, 21 September 2019 11:46

DUH, MIRIS..!! Tiga Kelurahan Masih Membara

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*