MANAGED BY:
SABTU
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 10 Juli 2019 12:59
Akibat Salah Pergaulan, Tarian Erotis Dipertontonkan
dr Melany Widjaja

PROKAL.CO, AKSI tarian erotis yang dipertontonkan tiga penari pada acara Jambore Daerah 1X Kaltim-Kaltara, Sabtu (6/7), seperti mengulang aksi vulgar yang dipertontonkan seorang remaja putri pada Ramadan lalu.

Sebab, baik para penari maupun remaja putri tersebut sama-sama mempertontonkan lekuk tubuh di depan umum, hanya menyisakan bra dan celana dalam.

Mengenai dua kejadian tersebut, psikiater Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, dr Melany Widjaja berpendapat, perilaku menyimpang tersebut bisa saja bermula dari pengaruh pergaulan dan proses pencarian jati diri. Apalagi jika dalam prosesnya, para remaja tersebut mengonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang.

"Itu sebenarnya bergantung individunya, bagaimana dia memandang tarian itu. Kalau dia menari dengan niat dan perasaan yang erotis, itu bisa kita sebut sebagai pelanggaran norma," katanya kepada awak media ini, Selasa (9/7).
Dia menjelaskan, selama ini banyak kasus perilaku negatif yang dia tangani. Faktor lingkungan dan pergaulan menjadi urutan pertama sebagai penyebab terjerumusnya para remaja ke perilaku yang tak terpuji.

Selain itu, tak sedikit pula para remaja nekat melakukan sesuatu yang bertentangan dengan norma-norma agama, hanya untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa dirinya bisa melakukan sesuatu yang tak biasa. "Biasanya dipicu karena ada perasaan seperti diremehkan orang lain," ucapnya.

Dalam beberapa kasus, hal-hal seperti itu kebanyakan dipicu pengaruh minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang. Yang dikhawatirkannya, orang-orang dengan penggunaan zat-zat terlarang tersebut sudah masuk tahap ketergantungan. “Sangat bahaya. Sebab, kemungkinan berujung menjadi gangguan jiwa sudah seperti di depan mata," ungkapnya.

Melany menyarankan, ketiga penari yang telah menyandang status tersangka setelah menjalani pemeriksaan aparat kepolisian, dilakukan tes kejiwaan. Dari situ terlihat apakah ketiganya memang memiliki gen yang cenderung ingin mengonsumsi alkohol dan obat-obat terlarang atau tidak.

“Karena bisa disebut genetik kalau dalam gennya sudah ada bibit yang mengarah ke sana," tandasnya. (arp/udi/ms/k16)

 


BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:52

Padamkan Karhutla, Pinjam Helikopter Skadron

TANJUNG REDEB- Puluhan hektare lahan sudah terbakar dalam dua pekan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:51

Banyak Manfaat, Bisnis Madu Kelulut Mulai Diminati

SANGATTA - Menggiurkan, bisnis madu klanceng atau kelulut (trigona bee),…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:50

Warga Kesulitan Cari Gas Melon, Disperindag Bantah Isu Langka

SANGATTA - Sejumlah warga di Desa Sangatta Selatan mengeluhkan sulitnya…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:47

ALHAMDULILLAH..!! Dermaga Speedboat Beroperasi Bulan Ini

TANJUNG REDEB – Sudah lebih 8 bulan sejak selesai dibangun…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:46

KENAPA INI..?? Bupati Gusar, Ancam Tak Hadiri Rapat

TANA PASER- Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi seperti sangat serius mendorong …

Jumat, 16 Agustus 2019 10:44

Merah Putih Berkibar di Dasar Selat Makassar

Banyak cara untuk memperingati HUT ke-74 kemerdekaan RI. Salah satunya…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:42

Sudah Merdeka 74 Tahun, Puluhan Kampung Belum Nikmati Listrik

Selain infrastruktur jalan, masyarakat pedalaman Kubar membutuhkan listrik. Pemkab Kubar…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:16

Lengah dari Pengawasan, Lokalisasi Ini Kembali Aktif

Bulan berbilang tahun, dalam senyap lokalisasi Kampung Kajang disebut-sebut kembali…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:14

Aniaya Anak, Oknum ASN Dituntut Satu Tahun Penjara

TANJUNG REDEB–Terdakwa perkara dugaan penganiayaan anak di bawah umur Wiwik…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:11

Jalan Poros Bukit Biru Bakal Dilanjutkan

Pembangunan jalan dari Bukit Biru menuju Batuah telah lama terhenti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*