MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 09 Juli 2019 12:43
Lamuseto, Si Kambing yang Kerap Menang Kontes Kambing Etawa

Selain Merawat, Juga Mengajak Peliharaan Berkomunikasi

UNGGULAN: Suyanto (kiri) bersama Lamuseto dan seorang peserta kontes usai kontes kambing etawa ras kaligesing di PSG, Sabtu (6/7). MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA

PROKAL.CO, Kecintaannya terhadap hobi mengantarkan nama Suyanto moncer di kalangan penghobi kambing etawa ras Kaligesing. Perekonomian warga di kampungnya juga ikut terangkat.

MEITIKA CANDRA L, Bantul

KEDEKATAN Lamuseto dengan Suyanto bak kawan karib. Kedekatan itu, antara lain, terlihat dengan perilaku yang ditunjukkan Lamuseto. Lamuseto yang memiliki berat badan 135 kilogram (kg) itu merangkul Suyanto. Dengan tubuhnya yang agak cungkring, Suyanto tampak menahan beban berat. Agak sempoyongan. Bukannya jengkel, Suyanto justru menyambut rangkulan ”hangat” itu.

Eits, Jangan mengira kedekatan itu antara manusia dengan sesamanya. Tapi, ”kehangatan” itu antara kambing dan pemiliknya.

Itulah salah satu potret betapa dekatnya Suyanto dengan kambing peliharaannya bernama Lamuseto itu.

”Sudah hafal dengan karakter dan ekspresinya,” ucap Suyanto sembari menunjukkan salah satu foto dalam galeri smartphone-nya yang menggambarkan kedekatannya dengan kambing etawa ras Kaligesing itu.

Suyanto merawat Lamuseto sejak kecil. Hingga kambing yang memiliki bobot 135 kg dan tinggi 105 sentimeter itu sekarang berusia empat tahun tiga bulan. Lamuseto berulang kali menemani tuannya itu di berbagai kontes kambing etawa. Mulai kontes tingkat lokal hingga nasional. Dan, Lamuseto berulang kali pula memenangkannya. Termasuk membawa pulang Bupati Bantul Cup dalam kontes yang diselenggarakan Forum Komunitas Ormas dan Relawan DIJ di Pasar Seni Gabusan, Sewon, Bantul, Sabtu (6/7).

”Total sudah delapan kali juara. Yang tiga tingkat nasional,” ujar Suyanto usai Lamuseto dinobatkan sebagai juara.

Nama Lamuseto dan Suyanto di kalangan penghobi kambing etawa ras Kaligesing moncer. Apalagi, Lamuseto memiliki ciri khas yang diyakini sebagai salah satu kelebihannya. Letaknya di bagian telinganya. Ada warna abu-abu di antara warna hitam di bagian telinganya. Kombinasi warna ini jarang dijumpai pada kambing etawa.

Prestasi dan ciri khas ini pula yang membuat Lamuseto pernah ditawar seorang pengusaha ibu kota Rp 200 juta. Namun, pria 45 tahun ini menolak tawaran menggiurkan itu. Suyanto ingin membudidayakan kambing unggulan itu hingga beranak-pinak.

”Usia produktif ras etawa sampai berusia enam hingga tujuh tahun,” kata Suyanto menyebut usia kambing jantan peliharaannya itu masih dalam fase produktif.

Kedekatan Lamuseto dengan Suyanto tak lahir dengan instan. Suyanto memperlakukan Lamuseto sejak kecil dengan sentuhan khusus. Dia tak sekadar merawatnya, seperti memberikan dedaunan segar dan susu dua liter per hari dengan rutin. Atau memandikannya dua kali seminggu. Lebih dari itu semua, warga Pandanrejo, Kaligesing, Purworejo, tersebut juga sering mengajak komunikasi Lamuseto.

”Jangan sampai terforsir karena ikut kontes. Nanti bisa stres. Tiga hari sebelum dan sesudah kontes juga harus dicek kesehatannya,” tuturnya. Dengan cara khusus memperlakukan Lamuseto, Suyanto ingin menyampaikan pesan kepada peghobi kambing etawa ras Kaligesing agar lebih profesional. Sebab, hobi itu bisa mendatangkan rezeki. Mulai hadiah hingga jaringan penghobi hewan ternak.

”Soal kalah menang kontes adalah hal biasa,” pesannya.

Di balik capaiannya bersama Lamuseto, jamak warga di desanya yang melirik budidaya kambing etawa ras Kaligesing. Warga Desa Pandanrejo ingin bisa melahirkan Lamuseto-Lamuseto baru. Mereka juga sering mengikuti berbagai kontes bergengsi. Bahkan di antaranya ada yang pernah memenangkan kontes. ”Event-event kontes bisa mendorong sektor peternakan maju. Perekonomian peternak (di Pandanrejo, Red) juga naik,” tambahnya. (zam)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 11:48

Smart SIM Diluncurkan, Biayanya Tak Berubah, Ini Keunggulannya

JAKARTA – Mulai hari ini (23/9) masyarakat bisa mendapatkan Smart…

Senin, 23 September 2019 10:13

Tujuh Hari Lahan di Cagar Alam Kersik Luway Terbakar, Petugas Minta Water Booming

PROKAL.CO, SAMARINDA - Areal cagar alam, Kersik Luway Kabupaten Kutai…

Senin, 23 September 2019 09:01
Bandar Narkoba Tewas

Satu Proyektil Bersarang di Kepala Bandar Narkoba

SAMARINDA–Irwan (35), pengedar narkoba yang ditangkap di kawasan simpang empat…

Senin, 23 September 2019 08:52

Bangun Ibu Kota, Perhatikan Kota Penyangga

Pembangunan ibu kota negara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU)…

Sabtu, 21 September 2019 11:45

Dilumpuhkan setelah Kejar-kejaran

SAMARINDA–Penyelundupan narkoba di Samarinda masuk radar Badan Narkotika Nasional (BNN)…

Sabtu, 21 September 2019 11:40

Ketika Ribuan Mahasiswa Menyuarakan Penolakan RUU KUHP dan UU KPK

Keprihatinan yang sama terhadap isu RUU KUHP dan UU KPK…

Sabtu, 21 September 2019 11:28

Jalan Ibu Kota Negara Dibagi Lima Zona

Ada banyak alasan mengapa kereta dipilih dibanding moda transportasi lain.…

Sabtu, 21 September 2019 11:27

Ancam Kebebasan Berekspresi, Banyak Masalah di RKUHP

BALIKPAPAN- Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) masih menjadi sorotan.…

Sabtu, 21 September 2019 11:26
RUU KUHP Hanya Ditunda, Bukan Dibatalkan

Jokowi Minta 14 Pasal RUU KUHP Dikaji Ulang

JAKARTA– Makin tingginya gelombang penolakan pada Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang…

Jumat, 20 September 2019 12:13

Walhi Yakin Korporasi Terlibat Karhutla

SAMARINDA–Dugaan lahan dibakar untuk kepentingan perkebunan menguat. Kebun sawit diindikasikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*