MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 09 Juli 2019 12:43
Lamuseto, Si Kambing yang Kerap Menang Kontes Kambing Etawa

Selain Merawat, Juga Mengajak Peliharaan Berkomunikasi

UNGGULAN: Suyanto (kiri) bersama Lamuseto dan seorang peserta kontes usai kontes kambing etawa ras kaligesing di PSG, Sabtu (6/7). MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA

PROKAL.CO, Kecintaannya terhadap hobi mengantarkan nama Suyanto moncer di kalangan penghobi kambing etawa ras Kaligesing. Perekonomian warga di kampungnya juga ikut terangkat.

MEITIKA CANDRA L, Bantul

KEDEKATAN Lamuseto dengan Suyanto bak kawan karib. Kedekatan itu, antara lain, terlihat dengan perilaku yang ditunjukkan Lamuseto. Lamuseto yang memiliki berat badan 135 kilogram (kg) itu merangkul Suyanto. Dengan tubuhnya yang agak cungkring, Suyanto tampak menahan beban berat. Agak sempoyongan. Bukannya jengkel, Suyanto justru menyambut rangkulan ”hangat” itu.

Eits, Jangan mengira kedekatan itu antara manusia dengan sesamanya. Tapi, ”kehangatan” itu antara kambing dan pemiliknya.

Itulah salah satu potret betapa dekatnya Suyanto dengan kambing peliharaannya bernama Lamuseto itu.

”Sudah hafal dengan karakter dan ekspresinya,” ucap Suyanto sembari menunjukkan salah satu foto dalam galeri smartphone-nya yang menggambarkan kedekatannya dengan kambing etawa ras Kaligesing itu.

Suyanto merawat Lamuseto sejak kecil. Hingga kambing yang memiliki bobot 135 kg dan tinggi 105 sentimeter itu sekarang berusia empat tahun tiga bulan. Lamuseto berulang kali menemani tuannya itu di berbagai kontes kambing etawa. Mulai kontes tingkat lokal hingga nasional. Dan, Lamuseto berulang kali pula memenangkannya. Termasuk membawa pulang Bupati Bantul Cup dalam kontes yang diselenggarakan Forum Komunitas Ormas dan Relawan DIJ di Pasar Seni Gabusan, Sewon, Bantul, Sabtu (6/7).

”Total sudah delapan kali juara. Yang tiga tingkat nasional,” ujar Suyanto usai Lamuseto dinobatkan sebagai juara.

Nama Lamuseto dan Suyanto di kalangan penghobi kambing etawa ras Kaligesing moncer. Apalagi, Lamuseto memiliki ciri khas yang diyakini sebagai salah satu kelebihannya. Letaknya di bagian telinganya. Ada warna abu-abu di antara warna hitam di bagian telinganya. Kombinasi warna ini jarang dijumpai pada kambing etawa.

Prestasi dan ciri khas ini pula yang membuat Lamuseto pernah ditawar seorang pengusaha ibu kota Rp 200 juta. Namun, pria 45 tahun ini menolak tawaran menggiurkan itu. Suyanto ingin membudidayakan kambing unggulan itu hingga beranak-pinak.

”Usia produktif ras etawa sampai berusia enam hingga tujuh tahun,” kata Suyanto menyebut usia kambing jantan peliharaannya itu masih dalam fase produktif.

Kedekatan Lamuseto dengan Suyanto tak lahir dengan instan. Suyanto memperlakukan Lamuseto sejak kecil dengan sentuhan khusus. Dia tak sekadar merawatnya, seperti memberikan dedaunan segar dan susu dua liter per hari dengan rutin. Atau memandikannya dua kali seminggu. Lebih dari itu semua, warga Pandanrejo, Kaligesing, Purworejo, tersebut juga sering mengajak komunikasi Lamuseto.

”Jangan sampai terforsir karena ikut kontes. Nanti bisa stres. Tiga hari sebelum dan sesudah kontes juga harus dicek kesehatannya,” tuturnya. Dengan cara khusus memperlakukan Lamuseto, Suyanto ingin menyampaikan pesan kepada peghobi kambing etawa ras Kaligesing agar lebih profesional. Sebab, hobi itu bisa mendatangkan rezeki. Mulai hadiah hingga jaringan penghobi hewan ternak.

”Soal kalah menang kontes adalah hal biasa,” pesannya.

Di balik capaiannya bersama Lamuseto, jamak warga di desanya yang melirik budidaya kambing etawa ras Kaligesing. Warga Desa Pandanrejo ingin bisa melahirkan Lamuseto-Lamuseto baru. Mereka juga sering mengikuti berbagai kontes bergengsi. Bahkan di antaranya ada yang pernah memenangkan kontes. ”Event-event kontes bisa mendorong sektor peternakan maju. Perekonomian peternak (di Pandanrejo, Red) juga naik,” tambahnya. (zam)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Januari 2020 10:03

Diduga Penularan Antraks dari Daerah Lain

JAKARTA- Kementerian Kesehatan kemarin (17/1) mengunjungi Gunung Kidul guna memastikan…

Jumat, 17 Januari 2020 23:00

Banjir Samarinda Cuma Komoditas Politik

SAMARINDA-Gaya komunikasi Wali Kota Syaharie Jaang dalam menyikapi banjir di…

Jumat, 17 Januari 2020 22:00

KLHK Investigasi Tambang Ilegal di IKN

BALIKPAPAN–Kegiatan pertambangan di sekitar lokasi calon ibu kota negara (IKN)…

Jumat, 17 Januari 2020 21:00

Tahu Sumedang yang Tiada Henti Diuji, Efisiensi setelah Tol Beroperasi, Omzet Tersisa 25 Persen

Setelah Bandara APT Pranoto Samarinda, kini Tol Balikpapan-Samarinda yang menggerus…

Jumat, 17 Januari 2020 14:31
Minta Polri Usut Tuntas Masalah ASABRI

Direksi ASABRI Bersikeras Bantah Terjadi Korupsi

JAKARTA– Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi…

Jumat, 17 Januari 2020 11:51
Dari Penerbangan Perdana Susi Air Samarinda-Maratua

Selamat Tinggal Perjalanan Melelahkan ke Surga Pelepas Penat

Pulau Maratua kini hanya berjarak 1 jam 20 menit dari…

Jumat, 17 Januari 2020 11:42

Titik Longsor Bertambah, Penghuni Kuburan Bisa Keluar

Meski hujan yang mengguyur Kota Tepian tengah mereda. Namun, bahaya…

Jumat, 17 Januari 2020 11:26

Sudah Tidak Ada WNI yang Ditawan Abu Sayyaf

JAKARTA - Pemerintah Filipina memenuhi janjinya kepada pemerintah Indonesia. Melalui…

Jumat, 17 Januari 2020 11:21

Kasus Jiwasraya, Kejagung Blokir 84 Aset Tanah Tersangka

JAKARTA-- Setelah mengamankan sejumlah mobil mewah dan motor sejak Rabu,…

Jumat, 17 Januari 2020 11:01

DKPP Resmi Berhentikan Wahyu Setiawan

JAKARTA– Wahyu Setiawan secara resmi diberhentikan secara tetap sebagai komisioner…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers