MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Selasa, 09 Juli 2019 01:14
Kunyit Bisa Ringankan Depresi?

PROKAL.CO, Ada banyak cara untuk mengatasi depresi. Salah satu cara yang dipercaya banyak orang adalah dengan memanfaatkan kunyit. Namun masih dipertanyakan bagaimana efektivitas mengatasi depresi dengan kunyit dari sisi medis.

Beragam penyebab depresi tentu saja memunculkan beragam spekulasi tentang cara penyembuhan gangguan psikis yang satu ini. Agar tidak makin larut dalam situasi tersebut, seseorang yang mengalami depresi biasanya disarankan untuk menjalani pengobatan dan terapi.

Namun jika Anda ingin memanfaatkan terapi dengan kunyit untuk mengatasi depresi yang Anda alami, Anda perlu membaca artikel ini sampai selesai.

Semua orang bisa depresi. Lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia mengalami depresi. Sebab, gangguan kejiwaan ini dapat dialami oleh siapa saja dari berbagai kelompok usia.

“Sebagian besar masyarakat menganggap mereka yang mengalami depresi adalah orang yang kurang beribadah, lemah psikologis, atau hanya melebih-lebihkan saja. Padahal, itu tidak tepat,” ucap dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter.

Depresi dipicu oleh proses yang kompleks dan melibatkan banyak faktor. Mulai dari sosial, psikologis, dan biologis. 

Berbagai kejadian juga turut memengaruhi kondisi kejiwaan seseorang dan bagaimana ia menghadapi masalah dalam hidupnya," ujar dr. Sepriani.

Bahayanya, depresi jika tidak disembuhkan atau ditangani justru akan sangat berbahaya. Banyak orang yang depresi akhirnya memutuskan untuk bunuh diri karena tak bisa lepas dari rasa itu.

Kunyit efektif atasi depresi?

Lantas, bagaimana bisa kunyit membantu mengatasi depresi? Seperti yang sudah banyak diketahui, kunyit mengandung senyawa aktif yang disebut kurkumin. Zat ini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

Sebuah penelitian pun pernah menyatakan bahwa kurkumin memiliki potensi untuk meningkatkan sejumlah kondisi kesehatan, termasuk depresi. Ini termasuk depresi ringan dan bahkan gangguan depresi mayor.

Sebagai zat aktif, kurkumin merupakan antioksidan yang kuat. Antioksidan sendiri merupakan substansi yang dapat melindungi sel-sel dari kerusakan, yang disebabkan oleh radikal bebas," ujar dr. Kartika Mayasari dari KlikDokter.

Di sisi lain, studi terbaru juga pernah membuat hubungan antara depresi dan peradangan kronis. Masih belum jelas apakah peradangan menyebabkan depresi, ataukah sebaliknya. Namun demikian, penelitian menunjukkan bahwa peradangan kronis dan depresi memperburuk satu sama lain.

Nah, di sinilah kunyit berperan. Antioksidan seperti kurkumin membantu meredakan gejala depresi dengan memerangi peradangan kronis. 

Lantas, apakah pengobatan ini efektif?

Sebuah penelitian pada 2017 mengkaji semua penelitian terkait kunyit—khususnya kandungan kurkumin—untuk membantu mengobati depresi. Ditemukan bahwa kurkumin memang bisa menjadi pilihan perawatan alami yang aman dan efektif.

Menggunakan kunyit atau kandungan kurkumin lewat suplemen dapat mengurangi gejala depresi. Hal yang sama ditemukan dalam dua studi yang berbeda pada 2014, satu diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders dan yang lainnya di Phytotherapy Research. Menurut dua penelitian ini, kurkumin sama efektifnya bila digunakan sendiri.

Saat menggunakan kunyit atau kurkumin bersama resep antidepresan, sebuah penelitian yang dilakukan pada 2015 mengungkapkan bahwa kurkumin dapat membantu antidepresan bekerja lebih baik.

Namun, penelitian belum menentukan apakah penggunaan dalam kombinasi dengan antidepresan bekerja lebih baik daripada penggunaan kurkumin saja.

Penggunaan kunyit, khususnya kurkumin sebagai pengobatan utama untuk mengatasi depresi di masa depan mungkin saja terjadi.

Namun, sebelum sampai ke sana, diperlukan studi mendalam dan luas terlebih dahulu. Jika Anda ingin mencoba mengatasi depresi dengan kunyit, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda.(klikdokter)

loading...

BACA JUGA

Senin, 04 November 2019 10:30

Sajian Special Ramen, Paduan Apik Cita Rasa Tiga Negara

Hidangan internasional begitu menggoda. Bercita rasa kaya dan tak biasa…

Senin, 04 November 2019 10:29

Pilih Kuah Sesuai Selera

SALAH SATU penyajian unik terdapat di ramen iga bakar yakni…

Senin, 04 November 2019 10:21

Atasi Ngilu Geraham Bungsu

SEDERHANANYA, perikoronitis adalah kondisi gigi yang meradang hingga menyerang jaringan…

Senin, 04 November 2019 10:20

Gigi Berlebih Bikin Risih

IDEALNYA, seorang dewasa memiliki gigi berjumlah 32 buah. Namun, dalam…

Senin, 28 Oktober 2019 13:43

Nasi Goreng dan Chicken Steak, Hidangan Klasik, Demi-glace Saus Jamur

Siapa yang menolak nasi goreng? Apalagi, ada beragam isian. Ayam…

Senin, 28 Oktober 2019 13:42

Syphon Coffee dan Tahu Cabai Garam

DARI sekian banyak teknik membuat kopi, ada satu teknik bernama…

Senin, 28 Oktober 2019 13:39

Perut Kembung, Sepele tapi Serius

Penyakit satu ini memang sepele. Namun, membawa dampak serius. Apalagi…

Senin, 28 Oktober 2019 13:38

GERD dan IBS, Dua Masalah Pencernaan Anak

ADA dua penyakit pencernaan yang lumayan sering menyerang anak yakni…

Senin, 21 Oktober 2019 11:48

Eka Iskandar Putra, 30 Tahun di Industri Hiburan

Zaman semakin modern. Semua serba digital, berpikir semakin maju, tak…

Senin, 21 Oktober 2019 11:46

Acanthrosis Nigricans, Leher Hitam Tanda Awal Penyakit Bahaya

Leher gelap kerap ditemukan pada orang bertubuh gemuk. Kondisi itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*