MANAGED BY:
SENIN
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 08 Juli 2019 11:27
Kejahatan Bermodus Ganjal Mesin ATM Terungkap
Tersangka Bobol ATM Jadi 3, Jaringan Antarpulau
MERESAHKAN: Petualangan panjang kawanan pencuri uang dengan modus mengganjal ATM akhirnya dibekuk anggota Polres Kukar. RIFQI/KP

PROKAL.CO, Jajaran Polres Kukar menangkap tiga terduga pelaku kejahatan ganjal mesin ATM. Hasil penyidikan sementara diketahui, ketiga tersangka yang masih berusia di bawah 30 tahun itu merupakan jaringan antarpulau.

 

TENGGARONG - Satu lagi perburuan penjahat antarpulau berakhir di Tenggarong. Sabtu (6/7) Tim Alligator Polres Kukar membekuk tiga kawanan jaringan ganjal mesin ATM di lokasi berbeda. Aksi yang meresahkan nasabah bank itu, diduga berhasil meraup duit puluhan juta.

Tiga anggota jaringan ini bolak-balik Sumatra, Jawa, dan Kalimantan, untuk beraksi. Balikpapan menjadi daerah yang kerap dijadikan sasaran tersangka untuk meraup rupiah. Namun apes, ketika beraksi di Tenggarong, petualangan ketiga tersangka terendus petugas.

Ketiga tersangka yang berhasil dibekuk, yaitu Sa (28), Af (25) dan Ar (26). Ketiganya berdomisili di Sumatra Selatan (Sumsel). Namun, jaringan ini juga memiliki anggota di Pulau Jawa. “Jaringan ini sudah sangat meresahkan. Sebab dalam aksinya sangat licin sekali dan kerap berpindah-pindah,” terang Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa.

Modus operandi yang dilakukan tersangka, dengan memasang stiker call center palsu di mesin ATM yang menjadi target. Selanjutnya mulut kartu ATM diganjal menggunakan plastik perekat yang dibuat khusus, dengan tujuan membuat panik nasabah pengguna ATM.

Dalam kondisi tersebut, nasabah biasanya menghubungi call center palsu yang sudah ditempel di mesin ATM. Suara perempuan di ujung telepon, yang diduga menjadi anggota sindikat mengarahkan pemilik kartu ATM. Pemilik ATM pun kerap tak sadar telah memberikan kode PIN kartu ATM.

Selanjutnya, anggota jaringan lainnya, turut berperan mengarahkan serta memastikan agar nasabah menghubungi nomor call center tersebut. Berbekal kode PIN ATM yang dimiliki, mereka lalu menguras isi tabungan tersebut. Tak hanya itu, kawanan ini juga merusak mesin ATM hanya dengan menggunakan satu obeng.

“Jadi, tersangka ini sangat piawai menjalankan aksinya. Mereka juga sering beraksi di Balikpapan. Dari informasi yang kami dapat, kejadian serupa juga pernah di Samarinda. Tapi masih dikembangkan apakah ada kaitannya dengan jaringan ini,” tambah Damus.

Aksi tersangka juga pernah terekam CCTV di area mesin ATM di SPBU Tenggarong Seberang pada 2 Februari 2019 sekitar pukul 11.00 Wita. Dua laki-laki tersebut terlihat melakukan transaksi di mesin ATM. Dia juga sempat mencoba membantu korban yang kala itu panik karena ATM-nya tak bisa keluar. Oleh tersangka, korban disarankan untuk menelpon call center tersebut.

“Setelah korban berada di rumah sakit, korban menerima pemberitahuan SMS banking bahwa ada penarikan uang di ATM yang tertelan tadi sehingga korban melaporkan hal tersebut ke SPKT Polres Kukar. Setelah unit opsnal menerima laporan tersebut tim mendatangi TKP dan mengumpulkan informasi di sekitaran TKP,” imbuhnya lagi.

Kemudian pada Sabtu (6/7), tim Alligator mendapat informasi adanya temuan stiker call center palsu yang tertempel di beberapa ATM di wilayah Tenggarong. Kemudian tim yang dipimpin Iptu Aksarudin Adam melakukan penyisiran di beberapa tempat ATM dan ditemukan dua orang yang mencurigakan di ATM Bank BNI Dafina di Jalan Danau Semayang, Tenggarong.

Tersangka Ar ditangkap di Loa Janan saat berusaha kabur ke Balikpapan. “Saat dilakukan penggeledahan ternyata ditemukan 54 lembar kartu ATM serta stiker call center palsu beserta obeng juga plastik pengganjal ATM,” tambahnya.

Tersangka juga memiliki keahlian membongkar mesin ATM hanya menggunakan obeng. Sehingga, mereka pun berhasil mengambil uang tunai yang tidak sempat diambil nasabah akibat tersangkut. “Kasus ini terus dilakukan pengembangan lebih lanjut. Karena sangat meresahkan. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,” jelasnya. (qi/kri/k16)

 

 


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 11:01

Tiga Partai Bentuk Koalisi, Akui Bukan Oposisi

Empat hari setelah pelantikan anggota DPRD Kutai Timur, sejumlah partai…

Senin, 19 Agustus 2019 11:01

Satu Hari Berau Produksi 16,8 Ton Sampah

TANJUNG REDEB–Produksi sampah rumahan di Kabupaten Berau mencapai 16,8 ton…

Senin, 19 Agustus 2019 10:59

Partai Tak Boleh Main Tunjuk

Sosok pimpinan dewan definitif sedang dipersiapkan partai politik. PDIP peraih…

Senin, 19 Agustus 2019 10:59

Berkah Bayi Lahir saat Hari Kemerdekaan RI, Kelahiran Diantarkan Bupati

Dikaruniai anak yang sehat menjadi dambaan setiap orang. Apalagi jika…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:12

Pasca Idul Adha, Harga Cabai Masih Meroket

Lela Ratu Simi/KP SANGATTA - Hampir sepekan pasca Lebaran Idul…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:10

IDIHHH,..!! Penderita Penyakit Seksual Menular di Kutim Meningkat

SANGATTA - Ditutupnya lokalisasi Kampung Kajang di Sangatta Selatan merupakan…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:06

Lahan Dipakai Warga, Perjelas Status Lahan Pulau Kakaban

TANJUNG REDEB - Persoalan kepemilikan lahan di Pulau Kakaban yang…

Minggu, 18 Agustus 2019 00:02

532 Warga Binaan Dapat Remisi Hari Kemerdekaan, 10 Napi Langsung Bebas

TANJUNG REDEB - Sebanyak 532 warga binaan di Rumah Tahanan…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:54

Rutan Paser Over Kapasitas 400 Persen

Remisi menjadi hadiah yang sangat dinanti bagi setiap penghuni rumah…

Sabtu, 17 Agustus 2019 23:52

Pemondokan Jamaah Paser Bebas dari Banjir

MAKKAH – Kabar yang beredar di media sosial terkait banjir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*