MANAGED BY:
SENIN
14 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 08 Juli 2019 10:01
Ekspor Perikanan Indonesia Meningkat

KPP Ingatkan Budi Daya dan Menjaga Kelestarian Laut

MENGHIBUR DIRI: Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bermain paddle board di kawasan Pantai Bangsring, Banyuwangi awal April lalu. RAMADAN KUSUMA/JAWA POS

PROKAL.CO, JAKARTA–Upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan teritorial laut Nusantara mencatat hasil positif. Aksi penenggelaman kapal ilegal hingga membongkar penyelendupan produk maritim Tanah Air meningkatkan produksi dan nilai ekspor.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menuturkan, nilai produk domestik bruto (PDB) perikanan semester I 2019 mencapai Rp 62,31 triliun. Naik 0,94 persen dibanding tahun lalu dengan Rp 58,97 triliun. Tren positif tersebut seperti efek domino. Produk ekspor perikanan Tanah Air ikut melonjak. Khususnya, lobster.

Lobster merupakan komoditas ekspor kedua terbesar setelah kepiting. Jumlah ekspornya melonjak lebih dari 1 juta ekor (selengkapnya lihat grafis).

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP Rina menuturkan, angka tersebut merupakan buah kerja keras mengatasi aksi penyelundupan benih lobster (BL).

Sejak 2014 hingga Juni 2019, BKIPM KKP mencatat telah sukses menggagalkan 257 kasus dengan 8,6 juta ekor BL yang berhasil diamankan. Jumlah tersebut senilai Rp 1 triliun. Umumnya, aksi penyelundupan dilakukan melalui bandara dan pelabuhan. “Kami terus berupaya meningkatkan pengawasan melalui pintu masuk lainnya. Mengikuti modus yang berkembang,” kata Rina.

Produk perikanan Indonesia kini sudah diterima di 157 negara. Vietnam, Taiwan, Singapura, Tiongkok, dan Malaysia merupakan lima besar negara dengan jumlah ekspor terbesar.

Sementara itu, Susi mengatakan, lobster adalah produk perikanan yang paling digemari di pasar global. Indonesia menjadi sasaran lantaran memiliki jumlah yang melimpah di lautan. Tak ayal banyak perusahaan asing melakukan berbagai cara untuk mencuri. Mereka memilih BL yang masih hidup. Diselundupkan, lalu dibudidayakan di negaranya.

“Perputaran uangnya di level bandar dan tengkulaknya ini bisa Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun per tahun,” ujar perempuan asal Pangandaran itu.

Susi juga mengimbau agar para pelaku perikanan Tanah Air tidak melupakan budi daya dan pelestariannya. Jika hanya eksploitasi saja yang dipikirkan, akan cepat habis. Di antaranya, membuat mangrove menjaga kualitas terumbu karang itu adalah kunci menjaga jumlah ikan di laut. Sebab, keduanya adalah tempat pembibitan alami ikan tangkap laut tropis. “Profesi nelayan akan punah kalau ikannya punah dan lingkungannya hancur. Jadi harus kreatif tapi arif (bijaksana) dan aplikatif,” tegas menteri 54 tahun itu. (han/jpg/ypl/k16)


BACA JUGA

Senin, 14 Oktober 2019 11:35

HUT Bankaltimtara ke 54, Gubernur Isran Singgung Calon Dirut

PROKAL.CO, SAMARINDA - PT BPD Kaltim Kaltara atau lebih dikenal…

Senin, 14 Oktober 2019 09:54

Perkuat Modal, Bank Kecil Merger

SOLO – Jumlah bank perkreditan rakyat (BPR) di Jatim terus…

Senin, 14 Oktober 2019 09:44

Pertumbuhan Tetap Stabil, Meski Tertekan Perang Dagang

JAKARTA– Pertumbuhan ekonomi tahun ini diyakini masih berada di atas…

Senin, 14 Oktober 2019 09:33

Proyek IDD Belum Temukan Titik Terang

BALIKPAPAN – Proyek migas laut dalam RI dengan nilai investasi…

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:40

Aset Bankaltimtara Capai Rp 29,65 T

SAMARINDA – PT Bankaltimtara berhasil mencatatkan peningkatan aset perbankan. Berdasarkan…

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:39

Mengapa Harus Emas?

EMAS merupakan komoditas investasi yang populer di Indonesia saat ini…

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:39

Bergegas Penuhi Kebutuhan Daging Sapi

Pemprov Kaltim berusaha keras menggenjot produksi daging sapi. Targetnya, ketika…

Sabtu, 12 Oktober 2019 13:33

Sepatu Lokal Lebih Berkualitas, tapi Lebih Mahal

SURABAYA– Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) melakukan berbagai upaya…

Sabtu, 12 Oktober 2019 13:20

Ekspor Kopi Olahan Naik Tajam

SURABAYA – Produk kopi olahan Jawa Timur (Jatim) mendapat tempat…

Sabtu, 12 Oktober 2019 10:24

Harga Komoditas Mulai Mendaki, Bakal Sumbang Inflasi Oktober

JAKARTA– Memasuki pekan kedua Oktober, harga beberapa komoditas cenderung mulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*