MANAGED BY:
RABU
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 08 Juli 2019 09:53
WASPADALAH, Tahun Ini Terpanas Ketiga sejak 1880
WASPADA: Helikopter water bombing siap menjatuhkan ribuan liter air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan tahun lalu. Peristiwa serupa bisa terjadi. Karena itu, BPBD Kalsel terus siaga. WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN–Fenomena  el nino  segera menyapa. Kabar burung beredar jika peristiwa tersebut menjadikan 2019 sebagai tahun terpanas dalam sejarah dunia. Benarkah demikian? 

"Tahun ini cuaca memang diperkirakan lebih panas dari tahun lalu, tapi tidak sampai terpanas dalam sejarah dunia," kata Kepala Seksi Pengolahan Data pada BMKG Kalsel Stasiun Klimatologi Klas I Banjarbaru, Miftahul Munir.

Dia menjelaskan, berdasarkan data dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), 2019 akan menjadi tahun paling panas peringkat tiga semenjak dilakukan pencatatan pada 1880. "Jadi bukan terpanas dalam sejarah dunia. Melainkan, paling panas peringkat ketiga," jelasnya.

Berdasarkan catatan NOAA sejak 1880, cuaca terpanas dalam hitungan tahun terjadi pada 2016. Sedangkan, kedua pada 2017. "Tapi kalau hitungan bulan, Juni 2019 menjadi Juni paling panas semenjak 1880," ucapnya.

Cuaca panas, menurut dia, bukan hanya dipengaruhi oleh adanya el nino. Akan tetapi, karena tren global warming. "Kalau hanya el nino, mungkin bisa menyebabkan sebagian besar Indonesia panas. Tetapi di negara lain, seperti Amerika malah bisa terjadi hujan di atas rata-rata," ujarnya.

Untuk tahun ini, Munir menyebut kemungkinan terjadi el nino ringan atau moderate. Akan tetapi, dampaknya belum terasa lantaran suhu muka laut di Indonesia masih panas. "Pengaruhnya masih terhambat, karena tingginya suhu muka laut Indonesia," bebernya.

Dengan adanya el nino moderat, dia memperkirakan musim kemarau kali ini kemungkinan lebih panas dibandingkan tahun lalu. "El nino kriteria moderat biasanya membuat suhu bertambah satu sampai dua derajat celsius dari biasanya," paparnya.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Wahyuddin, menuturkan dengan adanya el nino moderat, masyarakat bersama stakeholder terkait perlu berwaspada. Sebab, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dikhawatirkan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

"El nino moderat ini sama seperti el nino. Sama-sama mengakibatkan suhu lebih panas dari biasanya. Untuk itu, kami prediksi karhutla akan meningkat dari tahun lalu," ucapnya.

Guna mengantisipasi bencana, dia menyampaikan BPBD Kalsel telah melakukan berbagai persiapan. Di antaranya, menyiagakan satuan tugas (satgas) sejak Senin (1/7). "Sekarang satgas sudah berada di posko-posko yang sudah tersedia. Guna mengantisipasi karhutla," katanya.

Ditanya, daerah mana saja yang berpotensi terjadi karhutla. Dia menyebut, total ada lima kabupaten/kota yang mereka anggap rawan. Yaitu, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, Banjar, Batola dan Tapin. "Setiap tahun, karhutla selalu terjadi di lima daerah ini. Lantaran banyak ditemukan kawasan hutan," pungkasnya. (ris/by/ran/jpg/ypl/k16)


BACA JUGA

Rabu, 22 Januari 2020 13:25

BNPB : Ada Potensi Bencana Gempa di IKN Kaltim, Tapi Dibawah 5 Skala Richter

SAMARINDA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo…

Rabu, 22 Januari 2020 13:23

DARIPADA NGGA ADA..!! Sisa 16 Persen Kuota ASN untuk Warga Kaltim

JAKARTA- Perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke ibu kota negara…

Rabu, 22 Januari 2020 01:27

NAH KAN...!! Dana Beasiswa Kaltim Bermasalah

SAMARINDA - Proses penyaluran dana beasiswa dari Pemprov Kaltim mengalami…

Selasa, 21 Januari 2020 18:09

Alamak..!! Lima Nisan Kayu Dicuri, Pertama Terjadi di TPU Abul Hasan Sejak Tahun 1933

SAMARINDA - Sekitar lima buah nisan kayu ulin kuburan di…

Selasa, 21 Januari 2020 14:12

118 Ribu ASN Pindah ke IKN, Biaya Ditanggung Pemerintah dan Diberi Rumah

JAKARTA - Pemerintah mulai menata jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Selasa, 21 Januari 2020 14:08

Jaksa Agung Minta Siswa SMA yang Bunuh Begal di Malang Dikembalikan ke Orangtuanya

JAKARTA – Kasus siswa SMA yang membunuh begal di Malang…

Selasa, 21 Januari 2020 13:51

Kisah ZA, Remaja yang Membunuh Begal karena Bela Pacarnya Hendak Diperkosa Begal

Ancaman begal yang akan memerkosa sang pacar yang dulu mendorong…

Selasa, 21 Januari 2020 13:40

Dua Pilihan PNS Pusat, Pindah atau Pensiun Dini

BALIKPAPAN–Hanya ada dua pilihan bagi pegawai negeri sipil (PNS) pusat…

Selasa, 21 Januari 2020 13:39

SAYANGNYA EH..!! Tawaran Jepang ke Kaltim Terhambat Regulasi

SAMARINDA–Membawa ide investasi energi non-fosil untuk listrik, Kansai Electric Power…

Selasa, 21 Januari 2020 13:38

Sabu Rp 19 Miliar dari Malaysia Gagal Edar

BALIKPAPAN-Samarinda tampaknya jadi persinggahan ideal jaringan narkoba internasional. Setelah dua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers