MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 08 Juli 2019 09:53
WASPADALAH, Tahun Ini Terpanas Ketiga sejak 1880
WASPADA: Helikopter water bombing siap menjatuhkan ribuan liter air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan tahun lalu. Peristiwa serupa bisa terjadi. Karena itu, BPBD Kalsel terus siaga. WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN–Fenomena  el nino  segera menyapa. Kabar burung beredar jika peristiwa tersebut menjadikan 2019 sebagai tahun terpanas dalam sejarah dunia. Benarkah demikian? 

"Tahun ini cuaca memang diperkirakan lebih panas dari tahun lalu, tapi tidak sampai terpanas dalam sejarah dunia," kata Kepala Seksi Pengolahan Data pada BMKG Kalsel Stasiun Klimatologi Klas I Banjarbaru, Miftahul Munir.

Dia menjelaskan, berdasarkan data dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), 2019 akan menjadi tahun paling panas peringkat tiga semenjak dilakukan pencatatan pada 1880. "Jadi bukan terpanas dalam sejarah dunia. Melainkan, paling panas peringkat ketiga," jelasnya.

Berdasarkan catatan NOAA sejak 1880, cuaca terpanas dalam hitungan tahun terjadi pada 2016. Sedangkan, kedua pada 2017. "Tapi kalau hitungan bulan, Juni 2019 menjadi Juni paling panas semenjak 1880," ucapnya.

Cuaca panas, menurut dia, bukan hanya dipengaruhi oleh adanya el nino. Akan tetapi, karena tren global warming. "Kalau hanya el nino, mungkin bisa menyebabkan sebagian besar Indonesia panas. Tetapi di negara lain, seperti Amerika malah bisa terjadi hujan di atas rata-rata," ujarnya.

Untuk tahun ini, Munir menyebut kemungkinan terjadi el nino ringan atau moderate. Akan tetapi, dampaknya belum terasa lantaran suhu muka laut di Indonesia masih panas. "Pengaruhnya masih terhambat, karena tingginya suhu muka laut Indonesia," bebernya.

Dengan adanya el nino moderat, dia memperkirakan musim kemarau kali ini kemungkinan lebih panas dibandingkan tahun lalu. "El nino kriteria moderat biasanya membuat suhu bertambah satu sampai dua derajat celsius dari biasanya," paparnya.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Wahyuddin, menuturkan dengan adanya el nino moderat, masyarakat bersama stakeholder terkait perlu berwaspada. Sebab, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dikhawatirkan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

"El nino moderat ini sama seperti el nino. Sama-sama mengakibatkan suhu lebih panas dari biasanya. Untuk itu, kami prediksi karhutla akan meningkat dari tahun lalu," ucapnya.

Guna mengantisipasi bencana, dia menyampaikan BPBD Kalsel telah melakukan berbagai persiapan. Di antaranya, menyiagakan satuan tugas (satgas) sejak Senin (1/7). "Sekarang satgas sudah berada di posko-posko yang sudah tersedia. Guna mengantisipasi karhutla," katanya.

Ditanya, daerah mana saja yang berpotensi terjadi karhutla. Dia menyebut, total ada lima kabupaten/kota yang mereka anggap rawan. Yaitu, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, Banjar, Batola dan Tapin. "Setiap tahun, karhutla selalu terjadi di lima daerah ini. Lantaran banyak ditemukan kawasan hutan," pungkasnya. (ris/by/ran/jpg/ypl/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 12:02

Banyak Pihak Dukung Pencopotan Dirut Garuda

JAKARTA - Tampaknya banyak pihak yang ikut geram dengan kasus…

Sabtu, 07 Desember 2019 11:46

Anggaran Pemindahan IKN Tertahan

BALIKPAPAN–Sudah lebih dari dua bulan, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu…

Sabtu, 07 Desember 2019 11:43

Jembatan Pulau Balang Jadi Jalan Lingkar Luar

BALIKPAPAN–Lelang prakualifikasi untuk pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU)…

Sabtu, 07 Desember 2019 11:41

Nasib Harley-Davidson; Dimusnahkan atau Dilelang

Setelah skandal penyelundupan Harley-Davidson dan sepeda Brompton oleh dirut Garuda…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:59
Jelajah Kampung Terpencil di Kutai Barat (1)--SUB

Murid SD Cuma 14, Guru Mengajar Enam Kelas Sekaligus

Jalan “bubur” kala hujan, tanpa jangkauan komunikasi, hingga menikmati listrik…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:49

ALHAMDULILLAH..!! SMA/Sederajat Kaltim Kebagian Rp 194,9 Miliar

SAMARINDA–Tahun depan Kaltim mendapat dana alokasi khusus (DAK) dari APBN…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:33

Karena Ini, Ada Peluang Kerek Kunjungan Wisatawan

Kunjungan wisatawan ke Kaltim diprediksi meningkat. Ini dampak dari kepastian…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:06

Melihat “Panti Jompo” Orangutan di Lokasi Ibu Kota Negara

Sekitar dua bulan lalu, orangutan (Pongo pygmaeus) pipi lebar bernama…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:05

ALHAMDULILLAH..!! Pusat Jamin Tambahan Dana Tol Balsam, Berapa Duit...??

BALIKPAPAN–Pemerintah pusat memastikan tidak akan meneruskan megaproyek jembatan tol Balikpapan–Penajam.…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:02

Tunjang IKN, Bangun Dua Pelabuhan Baru di Kaltim

BALIKPAPAN-Sejumlah pelabuhan baru bakal dibangun di Kaltim. Menyusul rencana pemindahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.