MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 01 Juli 2019 12:16
Pesawat dan Helikopter Bantu Pencarian Heli TNI AD
CN 235 diperbantukan guna mencari helikopter milik TNI AD yang hilang di Oksibil, Papua.

PROKAL.CO,  JAYAPURA-Sejak dinyatakan lost contack pada Jumat (28/6), sekira pukul 11.45 WIT, di wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, pencarian terhadap pesawat helikopter milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) jenis MI-17V5 dengan callsign HA5138 terus dilakukan hingga Minggu (30/6).

Setelah sempat terkendala cuaca, Sabtu (27/6), pencarian helikopter MI-17 milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) kembali berlanjut kemarin.

Tidak kurang lima unit helikopter dan pesawat dikerahkan untuk mencari helikopter yang hilang kontak sejak Jumat (28/6). Namun demikian, sampai kemarin petugas masih kesulitan menemukan helikopter tersebut.

Dalam upaya pencarian tersebut, TNI dibantu berbagai unsur antara lain, Polres Pegunungan Bintang, Basarnas Provinsi Papua, relawan masyarakat dan beberapa perusahaan penerbangan sipil ikut membantu.

TNI juga kembali mengerahkan alutsistanya untuk melanjutkan upaya pencarian. Dua unit pesawat Helly Jenis Bell 412 yaitu callsign HA-5177 dan HA-5185 diterbangkan dari Timika ke Oksibil untuk melaksanakan misi pencarian. Sedangkan pesawat CN235 dengan Callsign A-2307 milik TNI AU take off dari Base Ops Lanud  Silas Papare Sentani ke Oksibil dengan misi pengangkutan Avtur, Alkap dan pasukan SAR gabungan.

Selain itu dua unit pesawat milik perusahan sipil yaitu Helly jenis MD 500 dan peswat jenis Caravan akan bergabung ke Oksibil dalam rangka membantu proses pencarian. Kepala Penerangam Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi mengatakan, tim SAR Darat gabungan yang akan melaksanakan penyisiran lewat jalur darat telah berangkat ke titik pencarian masing-masing sejak pukul 04.30 WIT.

Tim ini terdiri dari unsur TNI, Polri, SAR Papua dan relawan masyarakat. Dikatakan, tim SAR Darat gabungan dibagi dalam 3 Wilayah pencarian yaitu Wilayah 1 berada di Oksibil yang dipimpin Dandim 1702/JWY Letkol Inf Candra Dianto,SH dengan kekuatan satu SSK.

Untuk wilayah Oksibil tim dibagi lagi dalam 3 kelompok terdiri dari Kelompok 1 dipimpin oleh Dansatgas Yonif 725/WRG, Letkol Inf. Hendry Ginting dengan sasaran Distrik Oskop.

Sementara kelompok 2 dipimpin oleh Dandim 1702/JWY Letkol Inf Candra Diyanto, SH dengan sasaran Gunung Mol dan Gunung Aplot, sedangkan kelompok 3 dipimpin oleh Mayor Inf  Ardiyansah dengan sasaran ke Kampung Alut Bakon.

Wilayah pencarian kedua berada di daerah Airu dipimpin oleh Kasi Ops Korem 172/PWY dengan kekuatan personel 30 orang. Adapun wilayah pencarian ketiga di daerah Lereh, Kabupaten Jayapura dipimpin  Dandim 1701/Jayapura dengan kekuatan pasukan 20 orang.

"Upaya pencarian Minggu (30/6) berpedoman pada pengumpulan dan analisa informasi. Termasuk keterangan dari berbagai sumber antara lain dari masyarakat digabungkan dengan data tekhnologi Inteligen Dan Analisis Geopasial," jelas Aidi kepada Cenderawasih Pos, Minggu (30/6).

Dari keterangan masyarakat, terungkap bahwa pada  Jumat (28/6) sekira  pukul 13.00 WIT masyarakat Kampung Alutbakon, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang mendengar suara helikopter cukup keras melintas di atas Distrik Oksob dan melewati sela-sela  gunung menuju Distrik Bime dan Okbab. Namun masyarakat mengaku tidak melihat helikopter tersebut karena tertutup kabut tebal.

Sementara dari data teknologi geopasial yang menganalisa kemungkinan kedudukan helikopter berdasarkan anomali suhu panas, dapat ditentukan beberapa titik koordinat yang dapat disesuaikan dengan keterangan masyarakat.

 “Pencarian jalur udara hari ini juga terkendala cuaca. Saat ini untuk tim melalui jalur darat masih melakukan pencarian kemungkinan mereka akan bermalam di hutan,” jelasnya. Sebelumnya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua P. Sembiring memimpin langsung rapat koordinasi di Posko SAR Lanud Silas Papare, dalam rangka pencarian helikopter MI 17 No Reg HA - 5138, Sabtu (29/6).

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja mengatakan pihaknya sudah menyiapkan Tim SAR untuk mendukung dan membantu TNI apabila hari  ini ada berita dan membutuhkan bantuan dari polri untuk ikut mencari.

 “Kita sudah siapkan anggota, baik itu personel maupun sarana prasarana untuk SAR. Jika diminta bantuan Polda Papua sudah siap,” ungkapnya.  Sementara itu, Kodim 1702/ Jayawijaya memastikan belum menemukan titik terang dalam pencarian haelikopter MI-7 milik TNI AD yang hilang kontak di Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang. Rencananya, Senin (1/7) hari ini tiga helikopter akan dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf. Candra Dianto mengatakan, anggota TNI masih terus beruapaya semaksimal mungkin bersama masyarakat sekitar agar bisa mendapat titik terang terkait keberadaan helikopter ini dan bisa memastikan kondisi korban

 “Kami telah menggerakkan personel melalui darat dan udara. Rencana besok (hari ini, Red) akan kita lanjutkan melalui darat. Ada penambahan personel untuk pencarian di darat, termasuk juga penambahan helikopter yang dikerahkan untuk melakukan pencarian pemantauan melalui udara,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Minggu (30/6) melalui telepon selulernya.

Upaya pencarian kemarin menurut Candra, cuaca di sekitar Kabupaten Pegunungan Bintang cukup cerah dan sangat mendukung. Kondisi tersebut berlangsung hingga pukul 16.00 WIT.   “Kami tadi terkendala tadi di pasukan darat di ketinggian Gunung Moll dan Aprrof. Tim darat terkendala cuaca yang berkabut, sehingga pasukan darat menghentikan pencarian. Mereka bermalam di sana. Besok akan dilanjutkan pencarian,” jelasnya.

Menurut Dandim, pencarian udara dihentikan sekira 16.00 WIT karena melihat kondisi di pintu masuk ke Oksibil sudah mulai tertutup. Oleh sebab itu helikopter diperintahkan untuk kembali karena dinilai sudah tidak memungkinkan lagi untuk melakukan pencarian.

 “Hari ini kita  masih menggunakan satu heli. Rencananya besok kita akan tabah dua heli yang saat ini masih ada di Tanah Merah, Pegunungan Bintang,” tambahnya. Candra memastikan, Senin (1/7) pagi akan dilakukan pergeseran dari Tanah Merah menuju Oksibil. Kemudian akan langsung dilakukan brifing untuk penentuan masing-masing heli melaksanakan penyisiran atau pemantauan dari udara secara serentak ataupun secara bergantian.

 “Pasukan darat belum sampai di tempat yang dicurigai sebagai hilangnya kontak heli tersebut. Untuk pencarian menggunakan helikopter belum maksimal karena pelaksanaanya sore hari, sehingga ada beberapa ketinggian di Distrik Oksop dimana kabut sudah mulai turun,” tuturnya.

Chandra berharap cuaca bisa mendukung untuk bisa dilakukan pencarian secara maksimal. “Kalau helikopter tersebut mendarat darurat  belum bisa pastikan. Karena  belum terlihat keberadaan heli bagaimana dan di mana. Sampai saat ini heli belum ditemukan dan belum ada tanda-tanda keberadaannya,” tutupnya.

Kantor Pencarian dan Pertologan (SAR) Jayapura juga  menyiapkan personel, untuk membantu mencari helikopter milik TNI AD yang hilang kontak. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Putu Arga Sujarwadi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tim dari SAR yang diberangkatkan bersama personel TNI-Polri untuk melakukan pencarian terhadap pesawat helikopter yang hilang kontak tersebut.

 “Kita kirimkan 10 tim SAR dari Sentani dan sudah ada 2 tim SAR di Oksibil yang akan membantu membekap pencarian terhadap Pesawat helikopter tersebut,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya,  Sabtu (29/6).

Menurut Putu Arga, pihaknya dari SAR hanya membekap TNI dan POLRI dalam melakukan pencarian terhadap helikopter yang hilang kontak di Oksibil dan masih dilakukan pencarian oleh tim di lapangan.

 “Anggota tim SAR Jayapura sudah diberangkatkan bersama TNI-Polri dan tim kesehatan menggunakan pesawat milik TNI AU dari bandara Sentani menuju ke Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang,” jelasnya.(fia/jo/bet/nat)


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*