MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 27 Juni 2019 20:30
Jembatan Pulau Balang yang Sudah 12 Tahun Tak Tuntas
Sisi Penajam Paser Utara Segera Rampung
PUNYA PERAN PENTING: Jembatan pendekat bentang tengah Jembatan Pulau Balang di sisi PPU yang sudah rampung. Tampak akses pendekat yang masih berprogres. (THOMAS D PRIYANDOKO/KP)

PROKAL.CO, Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) meminta penyelesaian pembebasan lahan pembangunan Jembatan Pulau Balang di Kota Balikpapan segera dituntaskan. Pasalnya, pembangunan bentang pendek di PPU bakal rampung sepenuhnya tahun ini. Sehingga bisa segera terhubung pada bentang panjang di wilayah perairan Balikpapan.   “Yang jelas di PPU sudah klir. Insyaallah tahun ini sudah nyambung. Tinggal bentang panjangnya di Balikpapan,” kata Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud, Rabu (26/6).

Hal tersebut juga sudah disampaikan pada musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Pemprov Kaltim di Lamin Etam pada 10 April. Bupati termuda di Kaltim itu pun masih menunggu perkembangan dari pemprov. Untuk menuntaskan permasalahan lahan di Kota Minyak.   “Kemarin sudah disampaikan waktu musrenbang. Kami tunggu tindak lanjutnya lagi,” pinta dia.

Berdasarkan informasi yang dia terima, permasalahan lahan di Balikpapan seharusnya sudah klir. Lahan milik perusahaan yang dilalui bentang panjang Jembatan Pulau Balang sudah dihibahkan kepada Pemkot Balikpapan. Saat mengajukan permohonan izin prinsip.

 “Jadi sebenarnya di Balikpapan itu tinggal dibangun saja. Hanya ada pembebasan (lahan) yang tidak terlalu banyak. Karena yang diperlukan jalan kurang lebih 12 km. Sedangkan di Penajam sudah rampung. Jadi tinggal Balikpapan saja,” kata ketua DPC Partai Demokrat Kota Balikpapan itu.

Dia mengatakan, keberadaan Jembatan Pulau Balang sangatlah penting. Terutama mengoneksikan wilayah selatan Kaltim. Khususnya PPU dan Balikpapan. Yang bisa terhubung dengan mudah melalui jalur darat.

 “Sebenarnya ini bukan kepentingan PPU saja tapi kepentingan Kaltim. Dan nawacita Pak Gubernur Isran Noor sendiri untuk menghubungkan antarkabupaten/kota di Kaltim,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi di sela kunjungannya ke PPU menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Pulau Balang pada sisi Balikpapan.

 “Anggarannya sudah disiapkan. Nanti sebagian mediasi dan pengadilan. Yang jelas kami punya kebijakan untuk menyelesaikan hal itu,” ucap dia singkat tanpa memerinci berapa anggaran yang disiapkan.

Sebagaimana diketahui, nasib Jembatan Pulau Balang masih menggantung sejak dikerjakan awal 2007. Artinya sudah 12 tahun jembatan itu dibangun tapi tak rampung-rampung. Kini asa menghubungkan Balikpapan dengan PPU melalui Pulau Balang itu berada di tangan Pemprov Kaltim. Tanpa jalan pendekat, jembatan tak bisa difungsikan. Sekalipun bentang panjang dan pendek telah tersambung.

Salah-salah nasibnya akan sama dengan Jembatan Martadipura di Kota Bangun, Kutai Kartanegara, masa lalu. Jembatan itu dulu sempat dijuluki “Jembatan Abunawas” lantaran bentang utama belum tersambung dengan akses pendekat. Walhasil, jembatan hanya bisa dilintasi monyet-monyet. Padahal, Jembatan Pulau Balang jadi tumpuan mempercepat akses konektivitas jalan lintas selatan Kalimantan.

Kenyataan tersebut membuat target penyelesaian jembatan pada November 2019, seperti yang dijanjikan Pemprov Kaltim dipastikan meleset. Informasi yang diperoleh Kaltim Post dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Kaltim Kaltara, target penyelesaian jembatan diundur hingga Maret 2021. “Realisasinya sudah 65 persen,” kata Kepala BPJN XII Kaltim Kaltara Refly Ruddy Tangkere kepada Kaltim Post.  (*/kip/rdh/dwi/k16)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 23:48
Pemindahan Ibukota Negara ke Kalimantan

Untuk Tahap Pertama, 200 Ribu KK ASN Bakal Huni Rumah Vertikal di Kalimantan

Rencana pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan masih…

Jumat, 23 Agustus 2019 12:01
GRID, Mengimajinasikan Masa Depan Indonesia melalui Gambar

26 Tahun Lagi Peserta Panjat Pinang Adalah Robot

Pernahkah membayangkan wajah Indonesia pada 2045? Komunitas Graphic Recorder Indonesia…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:59

Masjidilharam Kian Longgar, Nabawi Mulai Ramai

MAKKAH–Jamaah haji Indonesia merupakan yang terbesar sedunia. Seiring dengan mulai…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:26
Keceplosan IKN Pindah ke Kaltim

Desain Ibu Kota Negara Disebut Sementara

JAKARTA – Spekulan-spekulan tanah di Kalimantan Timur (Kaltim) sepertinya gagal…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:13
Istana Masih Malu-Malu Pilih Kaltim

Menteri-Presiden Beda Pendapat, Gubernur Maklum

BALIKPAPAN–Teka-teki pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan diwarnai dagelan oleh…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:00

Ada OPM di Balik Kerusuhan Papua

JAKARTA– Otak kerusuhan saat aksi massa di Papua dan Papua…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:46

PTS Berpeluang Dipimpin Rektor Asing

JAKARTA – Peraturan yang lebih fleksibel membuat peluang rektor asing…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:43

Kaltim Wajib Move On dari SDA

Ketergantungan Kaltim terhadap sumber daya alam (SDA) harus segera diakhiri.…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:39

Presiden Bantah Menteri ATR Sebut Kaltim Ibukota Negara, Gubernur : Biasa Lah, Itu Urusan Mereka

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor menanggapi santai adanya…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:26

Alasan Sering Masuk Bengkel, Mobdin Presiden Diganti

JAKARTA– Presiden Jokowi serta jajaran pembantunya di kabinet kerja jilid…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*