MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 26 Juni 2019 13:56
Kendalikan Bisnis Narkoba dari Penjara
Sebut Banyak Narapidana Jadi “Pemain”
KECOLONGAN: Faisal Pabungkaran (kedua kiri) dijemput dari Lapas Narkotika Kelas III Samarinda setelah terbukti mengendalikan distribusi narkotika dari penjara. RESTU/KP

PROKAL.CO, SAMARINDA–Lembaga pemasyarakatan (lapas) semestinya jadi wadah untuk para pelanggar hukum berintrospeksi diri atas kesalahannya. Tetapi itu tidak berlaku untuk Faisal Pabungkaran (40), warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas III Samarinda. Alih-alih insaf, dia malah menjadi dalang dalam transaksi besar narkoba di Kota Tepian. Dia ditahan sejak 2015 untuk menjalani masa hukuman 10 tahun.

Andil Faisal terbongkar ketika anggota Satresnarkoba Polresta Samarinda meringkus Ardiansyah (37) di Jalan HOS Cokroaminoto, Baqa, Samarinda Seberang. Petugas menyita 10 paket siap edar dari tangan Ardiansyah. Saat dimintai keterangan, Ardiansyah pun mengungkap sosok yang mengatur lalu lintas narkoba yang dia kuasai saat ditangkap.

Muncul nama Sofian Iwan Nata (45), residivis kasus narkotika yang baru sebulan bebas. Nah, dari Iwan, polisi mengetahui peran Faisal. “Kami tangkap dia (Iwan), di dalam (Faisal di lapas) ternyata sudah diberi tahu, langsung mematikan handphone,” ujar Harahap. Tetapi gerak polisi lebih cepat, Faisal tak berkutik ketika digelandang dari pemasyarakatan.

Menurut penjelasannya, Faisal mendapat handphone dari rekannya yang sudah lebih dulu bebas. “Enggak beli, Pak,” ujarnya. Terkait barang haram yang disita dari tangan Iwan, yakni sabu-sabu 41,67 gram, Faisal mengaku tak hanya itu. “Sudah ada 1 ons yang sempat beredar,” timpalnya. Dia menyebut, bukan hanya dirinya narapidana yang mendalangi peredaran narkoba. “Ya, ada, banyak,” terangnya.

Terbongkarnya kasus pengendalian dari balik penjara, menjadi cambuk bagi aparatur Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kaltim, khususnya di Divisi Pemasyarakatan. Selain masalah overkapasitas yang tidak kunjung usai, distribusi gelap narkoba baik ke dalam penjara maupun mengendalikan barang haram itu juga masih terus terjadi. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 21:29

Sambut Pilkada 2020, Sekjen PD Hinca : Bapak Jaang dan Kawan-Kawan Mahir Semua

PROKAL.CO, SAMARINDA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat optimis…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:44

Command Center Resmi Beroperasi, Aplikasi Panic Bottom Menyusul

Keberadaan command center milik Diskominfo Samarinda diharapkan menjadi solusi berbagai…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:42

Selamatkan Rp 2 Miliar Kerugian Negara

SAMARINDA–Kasus korupsi anggaran pengawasan Pilpres 2014 dari Bawaslu RI di…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:42

Cukup 10 Detik, Satu Motor Raib

SAMARINDA–Mata Samsu (38) menatap tajam. Melihat kanan dan kiri. Namun,…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:41

Lurah Simpang Pasir Dituntut 7 Tahun

SAMARINDA–Masih ingat Muhammad Sapriadi, lurah Simpang Pasir, Loa Janan Ilir,…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26

Bakungan Dinobatkan Sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

SAMARINDA - Upaya memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan terus dilakukan…

Selasa, 20 Agustus 2019 22:23

Terekam Kamera CCTV, Perantau Curi Enam Motor Ini Ditangkap Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Seberang meringkus…

Selasa, 20 Agustus 2019 22:16

Samarinda Kini Punya Command Center, Tapi Belum Ada Call Center

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kota Samarinda kini memiliki Command Center atau…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:03

Jarak Pandang Terbatas di Bandara APT Pranoto, 4 Penerbangan Dialihkan ke Balikpapan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Akibat terbatasnya jarak pandang di Bandara APT…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:48

Tak Banyak Guru Tersertifikasi

AIR muka Alivi Nur Rosida tampak serius. Di hadapannya, banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*