MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 25 Juni 2019 13:43
Persaingan Retailer Makin Ketat, Keuntungan Terus Mengecil
Jaringan bisnis PT Hero Supermarket Tbk (HERO) itu menutup enam gerainya di wilayah Jabodetabek.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN—Persaingan bisnis retail makanan dan minuman semakin ketat. Bahkan, tidak sedikit usaha jenis ini yang berguguran. Baru-baru ini, kabar mengejutkan datang dari supermarket Giant. Jaringan bisnis PT Hero Supermarket Tbk (HERO) itu menutup enam gerainya di wilayah Jabodetabek.

Menanggapi fenomena ini, owner Maxi Swalayan Sonny Yuwono mengakui bahwa persaingan bisnis retail semakin lama semakin ketat. Itu bisa dilihat dari keuntungan yang didapat setiap tahun justru semakin kecil. “Dulu untung tiap tahun presentasenya bisa dua digit. Sekarang satu saja sudah syukur. Di Balikpapan saja persaingannya sudah ketat apalagi nasional,” ungkapnya.

Ia membenarkan, sejak menjamurnya retail waralaba nasional di titik-titik kota, retailer besar terutama lokal dipaksa bersaing. Belum lagi melawan supermarket dan hypermarket. Pangsa pasar pun terbagi-bagi. “Namanya usaha pasti ada persaingan. Namun saat ini kondisi penjualan memang menurun. Faktor utamanya karena kondisi ekonomi belum membaik 100 persen,” ungkapnya.

General Store Manager Hypermart Balikpapan Trade Mall M Khadafi mengaku, bisnis retail di Kota Minyak tahun lalu memang sulit. Baik di level daerah maupun nasional sulit mencapai target yang dibebankan. Bahkan, saat Idulfitri tahun lalu jumlah barang return termasuk besar. “Tidak heran mulai banyak retail yang goyang,” ungkapnya.

Kemudian, dari bucket size tahun lalu rata-rata hanya Rp 150 ribu per orang. Sebelumnya, bisa mencapai Rp 250 ribuan. Ia pun berharap mulai ada peningkatan untuk jumlah bucket size pada 2019 ini.

“Baru tahun ini kondisi mulai membaik. Itu pun masih merangkak naik belum 100 persen. Kami sendiri juga telah melakukan pengurangan karyawan agar mampu bertahan,” serunya.

Diketahui, enam gerai Giant yang tutup adalah Giant di Cinere Mall, Mampang, Pondok Timur, Jatimakmur, Cibubur, dan Wisma Asri. Penutupan tersebut efektif mulai 28 Juli 2019. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey mengaku belum mendapat laporan resmi terkait rencana penutupan gerai Giant tersebut.

Namun, dari pengamatan dan diskusi dengan anggotanya, khususnya pihak Hero Supermarket, penutupan gerai adalah salah satu langkah korporasi untuk mengubah model bisnis. Model gerai ritel dengan large size area akan dikurangi untuk beralih ke medium size area.

”Itu karena perilaku konsumen saat ini sudah berbeda. Mereka sudah tidak ingin berlama-lama berkeliling. Mereka maunya direct buying. Masuk retail, cari barang yang dimau, langsung bayar,” beber Roy.

Kemudian, pertimbangan kedua terkait dengan lokasi. Di tengah persaingan yang semakin ketat, pelaku industri retail perlu mencari lokasi terbaik untuk gerainya. Jika memang gerai di suatu lokasi tak menunjukkan performa penjualan yang baik, wajar saja pelaku retail berpikir untuk menutupnya, kemudian mencari lokasi baru yang lebih strategis. ”Harus relokasi ke daerah yang lebih menjanjikan. Jika tidak, justru menjadi beban perusahaan,” urai Roy.

Roy menegaskan, jika melihat data terakhir 2018, kondisi keuangan Giant tidak mengkhawatirkan. ”Masih menunjukkan kenaikan laba bersih,” tegasnya. Ada kemungkinan juga pelaku usaha ritel mengubah konsep ritelnya menjadi lebih mixed-use. Tak hanya berjualan barang seperti ritel konvensional, tapi juga mengombinasikan dengan lebih banyak gerai kuliner dan sebagainya. Roy optimistis penutupan tersebut akan diimbangi dengan ekspansi.(aji/tom/k15)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 12:03

Formasi Penjaga Tahanan Paling Banyak Peminat

JAKARTA – Antusias masyarakat mengikut tes calon pegawai negeri sipil…

Rabu, 13 November 2019 12:01

Infrastruktur 5 Tahun Butuh Rp 2000 Triliun

JAKARTA – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut butuh uang Rp.…

Rabu, 13 November 2019 11:25

Markas Polrestabes Medan Diteror Bom Bunuh Diri, 4 Luka-Luka, Tubuh Pelaku Hancur

MEDAN - Markas Polrestabes Medan di Jalan HM Said No.1…

Rabu, 13 November 2019 11:09

Si Kecil Pedas yang Jadi Pemicu Inflasi di Kaltim

SAMARINDA – Dalam sepuluh tahun terakhir, komoditas cabai berkontribusi cukup…

Rabu, 13 November 2019 11:05
Pertemuan Prabowo dengan Dubes Arab Saudi Bicarakan Hubungan Bilateral

Ajak Presiden Bahas Masalah Rizieq

JAKARTA– Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)…

Rabu, 13 November 2019 11:03

Menkes Belum Berhasil Loloskan Subsidi Iuran BPJS

JAKARTA– Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto belum berhasil meyakinkan adanya…

Rabu, 13 November 2019 10:58

Apa Kabar Kartu Prakerja untuk Pengangguran..??

JAKARTA –  Salah satu program kampanye Presiden Joko Widodo, yaitu…

Rabu, 13 November 2019 10:51

Ini Motif Aksi Teror yang Selama Ini Terjadi

JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) terus mencari cara mencegah kelompok…

Selasa, 12 November 2019 13:57

Lagi, Polisi Samarinda Temukan Tungku Penyulingan Minyak Mentah Dekat Gerbang Jalan Tol

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polres Samarinda menemukan lagi…

Selasa, 12 November 2019 13:20

Ada Partai Gelora, PKS Kaltim Yakin Tetap Solid

SAMARINDA-Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) mengentak publik di awal kemunculannya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*