MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 25 Juni 2019 11:20
Akibat Dapat Proper Merah Pengelolaan Lingkungan
Wabup Panggil Perusahaan Sawit Bermasalah
Kasmidi Bulang

PROKAL.CO, SANGATTA - Salah satu perusahaan kelapa sawit di Kutai Timur (Kutim) mendapat proper merah atas pengelolaan lingkungan. Proper merah yang berarti dinilai buruk dalam mengelola lingkungan, mencoreng nama Kutim.

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang lantas tersentak atas predikat tersebut. Dia segera memanggil perusahaan yang bersangkutan, sebab predikat proper merah menandakan adanya tata kelola lingkungan yang berdampak buruk bagi masyarakat.

Perusahaan sawit tersebut, lanjut Kasmidi, menjadi salah satu dari 21 perusahaan di Kaltim yang mendapatkan penilaian buruk atau proper merah dan hitam dalam pengelolaan lingkungan hidup oleh Pemprov Kaltim, saat peringatan hari lingkungan hidup sedunia, di Lamin Etam, Kantor Gubernur, Samarinda, belum lama ini.

Kasmidi mengaku terkejut perihal keberadaan satu perusahaan di Kutim yang masuk daftar penilaian buruk tersebut. Hingga kini pihaknya belum mengetahui apa pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan sawit tersebut hingga mendapatkan penilaian buruk.

"Tenti penilaian dilakukan terkait permasalahan pengelolaan lingkungan, yang bisa berkaitan dengan pengelolaan amdal (analisis dampak lingkungan) maupun administrasi perizinan amdal perusahaan," ujar Kasmidi kepada awak media, di Kantor Bupati Kutim, Senin (24/6).

Kasmidi menuturkan, dengan adanya perusahaan di Kutim yang mendapatkan proper merah tahun ini, diharapkan menjadi warning bagi perusahaan lainnya. Baik yang berada di area perusahaan maupun di wilayah pemukiman masyarakat yang terdampak langsung dengan aktivitas perusahaan.

Dirinya juga berharap, ke depan tidak ada lagi perusahaan di Kutim yang mendapatkan proper merah apalagi hitam.

"Harapannya, minimal perusahaan di Kutim mendapatkan proper biru atau hijau," ungkap Kasmidi. (mon) 

 


BACA JUGA

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:06

Penajam Kondusif, Masyarakat Jangan Terprovokasi

Penajam sudah kondusif. Warga diharap tak mudah percaya informasi yang…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:05

Korslet, Satu Rumah Ludes

PENAJAM – Musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Sotek, Penajam Paser…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:04

Perjuangkan Pembagian PNBP

SEKITAR 80 persen batu bara yang dilakukan bongkar muat di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:02

Gara-Gara Main Ponsel, Dua Anak Terindikasi Gangguan

SENDAWAR-Fenomena penggunaan gawai oleh anak-anak tidak bisa dibendung. Masif dan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:00

TERUNGKAP..!! Pria Itu Ternyata Tewas di Tangan Sahabat

SANGATTA-Jumat (11/10) pekan lalu, JU, seorang pria tewas bersimbah darah.…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:59

Pelayanan BPN Kurang Memuaskan

Pelayanan di kantor Badan Pertanahan Kabupaten Berau dipertanyakan pelayanannya. Kepala…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:53
PERABOI dan YKPI Gelar Talk Show, Tukul Arwana Ajak Warga Tenggarong Cegah Kanker

Datang Terlambat Jadi Penyebab Angka Kematian Pasien Kanker Tinggi

PROKAL.CO, KUKAR - Seiring dengan meningkatknya angka kejadian kanker di…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:25

Kisah Sertu Sukiran, TNI yang Terpilih jadi Kades

Sosoknya yang sederhana dan merakyat, membuat Sertu Sukiran anggota Babinsa…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:23

Tambang Ilegal Subur, Jalan Hancur

TENGGARONG - Aktivitas lalu lalang truk bertonase besar yang melintas…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:22

Banyak Belum Tertib, 95.835 Pasangan Belum Tercatat Sah Menikah

Sebagian besar masyarakat Kutai Timur menghadapi masalah pencatatan pernikahan. Sebanyak 95.835…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*