MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 24 Juni 2019 09:56
Banjir, Dewan Panggil OPD Terkait

Ingin Dengar Solusi Banjir, Siap Dukung Anggaran

Andi Faisal

PROKAL.CO, TENGGARONG–Rencana revitalisasi fungsi drainase dan sungai di Tenggarong oleh Pemkab Kukar demi antisipasi banjir dapat lampu hijau dari legislator. Ketua Komisi II DPRD Kukar Andi Faisal mengatakan, pekan ini akan mengumpulkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membahas penuntasan banjir di Kukar. Politikus Golkar itu menyebut, Komisi II ingin mendengar langsung upaya penanganan banjir di Kota Raja. Jangan sampai, kata dia, proyek penanganan banjir ternyata tidak berdampak apa-apa. “Penanganan banjir ini harus diseriusi. Kewenangan dukungan anggaran pasti kami berikan, asalkan jelas penanganannya alias tepat sasaran,” kata Faisal.

Secara umum, lanjut Faisal, upaya penanganan banjir dari Pemkab Kukar cukup baik. Termasuk, penyadaran kepada masyarakat dengan melakukan gerakan pembersihan drainase serentak beberapa waktu lalu. Itu penting dilakukan untuk ingatkan masyarakat jika drainase di kawasan mereka punya peran krusial. Bila perlu, pemukiman yang diduga mengganggu keberadaan drainase, pihaknya siap mendukung relokasi. Asalkan, sesuai hasil kajian dan ketentuan berlaku. “Yang pasti, harus dilakukan kajian lebih dulu. Sinergi dengan seluruh OPD juga harus dilakukan supaya tidak terkesan jalan sendiri-sendiri,” tambahnya.

Terkait usulan pembuatan Perda Sempadan Sungai, hal tersebut sudah masuk pertimbangan para legislator di DPRD Kukar. "Yang pasti secara teknis akan kami lakukan bahas saat pertemuan nanti. Saya harap, semua OPD yang diundang bisa hadir biar sinkron,” tegasnya.

Sebelumnya, tidak hanya melakukan penanganan pasca-banjir yang melanda Tenggarong, Ahad (9/6) lalu, Pemkab Kukar juga mengidentifikasi pemicu banjir perlahan persoalan terurai. Salah satu yang jadi biang banjir ialah buruknya drainase dan hilangnya aliran Sungai Kejawi.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Dinas PU, akhirnya diketahui bahwa panjang Sungai Kejawi yang melintasi kawasan Tambak Rel hingga Jalan KH Djafar Semen mencapai 745 meter. Sebagian besar kondisinya kurang baik. Sebagian lain ditutup bangunan permukiman warga sejak bertahun-tahun. Belum lagi permukiman warga yang dibangun di atas rawa.

“Setidaknya ada 79 rumah warga kami identifikasi di atas aliran Sungai Kejawi. Dalam hitungan jam kawasan Tambak Rel bisa banjir ketika hujan. Sebab, pembuangannya sangat kecil, sehingga durasi sampai Sungai Mahakam menjadi lama,” terang Kepala Dinas PU Kukar Muhammad Yamin.

Di kawasan lain juga, menurut dia, banyak parit menyempit karena tertutup permukiman warga. Ke depan juga akan ditertibkan. "Selain berupaya melakukan pengangkatan sedimentasi drainase, kami juga mengusulkan anggaran banjir dalam APBD perubahan,” tutup Yamin. (qi/ypl/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:06

Penajam Kondusif, Masyarakat Jangan Terprovokasi

Penajam sudah kondusif. Warga diharap tak mudah percaya informasi yang…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:05

Korslet, Satu Rumah Ludes

PENAJAM – Musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Sotek, Penajam Paser…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:05

KSOP Samarinda Beri Garansi

Beredar informasi aktivitas bongkar muat batu bara yang selama ini…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:04

Perjuangkan Pembagian PNBP

SEKITAR 80 persen batu bara yang dilakukan bongkar muat di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:02

Gara-Gara Main Ponsel, Dua Anak Terindikasi Gangguan

SENDAWAR-Fenomena penggunaan gawai oleh anak-anak tidak bisa dibendung. Masif dan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:00

TERUNGKAP..!! Pria Itu Ternyata Tewas di Tangan Sahabat

SANGATTA-Jumat (11/10) pekan lalu, JU, seorang pria tewas bersimbah darah.…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:59

Pelayanan BPN Kurang Memuaskan

Pelayanan di kantor Badan Pertanahan Kabupaten Berau dipertanyakan pelayanannya. Kepala…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:53
PERABOI dan YKPI Gelar Talk Show, Tukul Arwana Ajak Warga Tenggarong Cegah Kanker

Datang Terlambat Jadi Penyebab Angka Kematian Pasien Kanker Tinggi

PROKAL.CO, KUKAR - Seiring dengan meningkatknya angka kejadian kanker di…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:25

Kisah Sertu Sukiran, TNI yang Terpilih jadi Kades

Sosoknya yang sederhana dan merakyat, membuat Sertu Sukiran anggota Babinsa…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:23

Tambang Ilegal Subur, Jalan Hancur

TENGGARONG - Aktivitas lalu lalang truk bertonase besar yang melintas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*