MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Senin, 24 Juni 2019 09:05
Pasta Rasa Lokal, Fetucini Sambal Matah
PAS: Pasta khas Itali berpadu dengan sambal asli Indonesia. Menciptakan sensasi nagih dan ingin terus menyantapnya. (ROROMIRA/PROKAL.CO)

PROKAL.CO, DI Indonesia, pasta cukup populer. Di antaranya, spageti, makaroni, dan lasagna. Dari negara asalnya Italia, ada ratusan jenis pasta dalam berbagai bentuk. Selain tiga jenis pasta yang sudah disebutkan sebelumnya, ada pula fetucini. Bentuknya memanjang dan lebih tebal dibanding spageti. Pada dasarnya, pengolahan tiap pasta hampir sama, yakni direbus.

La Luna Bistro, Hotel Horison Samarinda, memiliki satu menu fetucini yang disajikan berbeda. Bertema fusion food, perpaduan Italia dan Indonesia kentara terlihat. Fetucini hadir dengan sambal matah khas Bali. Agus Riyadi, chef de Partie Hotel Horison Samarinda mengungkapkan cara membuatnya.

“Meski fetucini dan spageti sama-sama direbus, ada sedikit perbedaan. Kalau selama memasak fetucini tidak dijaga, nanti bisa lengket. Beda dengan spageti. Kalau ditinggal, ya enggak lengket. Nah, salah satu caranya dengan menambahkan minyak ke dalam air rebusan. Kalau enggak mau pakai minyak juga bisa, tapi dijaga,” beber Agus.

LOKAL: Fetucini ala Italia ini bisa disajikan dengan ciri khas lokal, yakni dengan campuran sambal matah. Cocok bagi yang tak begitu suka pedas karena tingkat pedasnya standar. (ROROMIRA/PROKAL.CO)

 

Anda harus tahu tingkat kematangan saat mengolah pasta. Caranya, ambil satu fetucini yang direbus, kemudian potong sedikit. Jika terlihat warna putih, artinya belum matang sempurna. Pastikan warna pasta merata, bagian luar dan dalam. Direbus sekitar 20–25 menit dengan api sedang. Jika menggunakan api besar, berpotensi membuat fetucini semakin lengket meski diberi minyak. Jika mendidih, kecilkan apinya agar matang merata.

Beralih ke sambal matah, Agus sedikit memodifikasinya. Sambal matah fetucini buatannya tak begitu pedas. Dia turut menambahkan potongan cabai merah besar untuk menonjolkan warna. Meski resep aslinya sama sekali tak menggunakan cabai besar.

Bahan utamanya yaitu bawang merah, cabai rawit, serai, tomat, sedikit terasi, dan irisan daun jeruk. Agar cita rasa lebih segar, bisa ditambahkan perasan jeruk nipis. Semua bahan cukup dipotong dan tambahkan sedikit minyak goreng serta chicken powder untuk mengangkat rasa gurih. Terakhir, fetucini yang sudah matang langsung dicampur.

Fusion food bisa berhasil jika dieksekusi tepat. Fetucini sambal mantah buktinya. Rasa sambal segar disertai aroma kuat. Tekstur tiap bahan masih terasa di dalam mulut. Dilengkapi potongan daging ayam dan ham. Pasta dengan kreasi lokal? Kenapa tidak! (*/ysm*/rdm2/k8)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 10:44

Dipuji Tidak Terbang, Dicaci Tidak Tumbang

Ragu melangkah keluar, menghadapi hal yang belum pasti. Semua orang…

Senin, 16 September 2019 10:43

Seimbangkan Dua Kewajiban

JABATAN general manager (GM) tidak pernah dikejar oleh Jenny Marini.…

Senin, 16 September 2019 10:41

Sarkoma Ewing, Kanker Tulang Mematikan

Merupakan momok paling menakutkan bagi masyarakat. Di antara jenis kanker,…

Senin, 16 September 2019 10:39

Sarkoma Ewing Rentan Menyerang Anak-Anak

TERBENTUK dari tumor ganas yang melekat pada tulang atau jaringan…

Senin, 16 September 2019 10:35

Panic Attack, Sering Dikira Serangan Jantung

Serangan cemas yang tiba-tiba serta ada fase puncaknya. Namun akan…

Senin, 16 September 2019 10:34

Tekanan yang Membuat Out of Control, Merasa Akan Segera Mati

TEKANAN yang begitu besar datang menjelang proses penyusunan tesis. Sehingga…

Senin, 16 September 2019 10:19

Crispy Meat Lover Pizza, Renyah Tipis Topping Melimpah

Kehadirannya begitu populer dan jadi favorit. Pernahkah Anda menemukan piza…

Senin, 16 September 2019 10:18

Tempe Gami Penuh Cinta

Oleh: Ananda Ayu Anastashia, warga Samarinda Bahan: 5 buah cabe…

Senin, 16 September 2019 10:16
Roti Gembung Barra dan Iced Chocolate Jelly

Sajian Hitam Serta Es Cokelat Nikmat

JIKA biasanya roti gembung berwarna cokelat kekuningan, di Swiss-Belhotel Borneo,…

Selasa, 10 September 2019 20:47

Si Hijau Spirulina, Turunkan Kolesterol dan Gula Darah

Warnanya khas. Hijau tua pekat. Berasal dari alga atau ganggang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*