MANAGED BY:
SENIN
27 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 22 Juni 2019 09:51
Jaang : Banyak Sungai Dipatok Masyarakat, Kita Bersihin
Walikota Syaharie Jaang meninjau banjir, Jumat (21/6).

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pulang dari Jerman, Walikota Samarinda langsung aksi menghadapi banjir Samarinda. Walikota Samarinda Syaharie Jaang menginstruksikan seluruh Camat dan Lurah agar membersihkan sungai-sungai alam dari bangunan liar dan patok masyarakat.

Pembersihan sungai tersebut mendesak segera dilakukan. Mengingat banjir sering terjadi di Samarinda meski hanya hujan sebentar. Banjir terutama diakibatkan sungai tertutup bangunan.

"Kenyataan di lapangan banyak sungai sungai alam itu yang dibangun dan bahkan dipatok masyarakat. Saya minta kepada tim dibantu Kodim dan Polres, supaya kita bisa tangani itu. Kita bersihin," kata Jaang kepada wartawan usai tinjau banjir di Perumahan Bengkuring, Jumat (21/6/2019).

Camat dan Lurah diminta Jaang agar tidak mudah memberi surat izin membuka tanah Negara di sekitar sungai-sungai.

"Cek betul betul. Memang ada aturannya (pemberian izin membuka tanah Negara). Jangan sampai sungai dikapling. Harus ada jarak antar (bangunan) sungai. Kita harus tegas. Bukan hari ini, sebenarnya dari dulu sudah saya sampaikan," katanya.

Peninjauan Jaang ke lokasi banjir, usai menggelar rapat evaluasi tanggap darurat banjir. Rapat dilakukan Jaang bersama perwakilan dari Kapolres Samarinda dan Dandim 0901 Samarinda Letkol Inf M Bahrodin di Aula Rumah Jabatan Walikota Samarinda.

Pemerintah Kota, diungkapkan Jaang, telah menyiapkan anggaran pembiayaan sosial menyangkut program pemerintah pusat yang akan normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM).

"Kita menyiapkan di APBD Perubahan mungkin berhubungan dengan kebijakan dalam hal pembiayaan sosial ganti rugi sebagaimana program kerja dari Badan Wilayah Sungai (BWS) pusat dan juga dari provinsi. Termasuk juga perlakuan di SKM yang akan dikeruk. Bahkan Ada yang diturap oleh BWS. Maka persoalan sosial dan komunikasi ke masyarakat jadi tanggung jawab pemerintah kota," kata Jaang.sa


BACA JUGA

Minggu, 26 Januari 2020 11:39
Berkas Perkara Dua Penyiram Novel Dikirim ke Jaksa

Kasus Novel, Aktor Intelektual Belum Juga Terungkap

JAKARTA—Kendati aktor intelektual penyiram Novel Baswedan belum terungkap. Polri telah…

Minggu, 26 Januari 2020 11:38

Seluruh Pasien Negatif 2019-nCoV, tapi Belum Mau Keluar Rumah Sakit

JAKARTA– Pemeriksaan pasien diduga mengidap 2019 novel conoravirus (2019-nCoV) sudah…

Minggu, 26 Januari 2020 11:34

Indonesia Minta Malaysia Perketat Pengamanan Perairan

JAKARTA– Penculikan warga negara Indonesia (WNI) saat melintasi perairan di…

Minggu, 26 Januari 2020 11:27

Tes CPNS Mulai Besok, BKN Siapkan 425 Lokasi Ujian

JAKARTA – Ujian atau tes kompetensi dasar (TKD) seleksi CPNS…

Minggu, 26 Januari 2020 11:26

Waspadalah Bencana, Hujan Lebat Sampai Akhir Bulan

JAKARTA– Hujan lebat diprediksi terjadi hingga akhir bulan di sejumlah…

Minggu, 26 Januari 2020 10:56

Maskapai Indonesia Dilarang Terbang ke Wuhan

JAKARTA - International Notam Office Beijing telah menerbitkan NOTAM G0108/20.…

Minggu, 26 Januari 2020 00:12

Kerja Keras di Tahun Tikus Logam

PERJODOHAN enteng. Kerja lebih keras lagi. Juga, tak gegabah dalam…

Minggu, 26 Januari 2020 00:06

Mantau dan Bakpao yang Turun-temurun

MANTAU dan bakpao. Mirip tapi beda. Roti kukus khas Tiongkok…

Minggu, 26 Januari 2020 00:05

Mi Sebagai Lambang Panjang Usia

SEMANGKUK besar mi sudah terhidang. Aneka makanan pendamping juga sudah…

Minggu, 26 Januari 2020 00:03
Backpacker-an ke Hong Kong setelah Demonstrasi (2)

Banyak Event yang Dibatalkan, Okupansi Hotel Terdampak

Ingin melepaskan diri dari pemerintahan Tiongkok, ribuan warga beberapa bulan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers