MANAGED BY:
SENIN
14 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 20 Juni 2019 22:08
Pelaku Pernah Jadi Korban
Polisi Cari Korban Lain Kasus Cabul ke Bocah Lelaki
Pelaku (membelakangi) mengaku pernah menjadi korban.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Perilaku seks menyimpang yang dialami Robinson Rante Linggi (33), masih jadi perbincangan hangat, khususnya kalangan orangtua. Hal itu tentu akibat dari dua bocah yang merupakan tetangga pelaku, turut jadi korban aksi bejat oknum sekuriti tersebut. Usut punya usut, ada kejadian kelam pula yang pernah dirasakan Robi -sapaan akrab pelaku-. Robi mengaku pernah menjadi korban.

Dikonfirmasi  (19/6), Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Abdillah Dalimunthe menyebut, penjelasan pernah menjadi korban didengarnya langsung. “Saat masih anak-anak juga,” ujar perwira polisi berpangkat balok satu tersebut. Ditegaskan Dalimunthe, polisi sudah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap semua penjelasan Robi. “Masih tetap dua orang korbannya, yang tinggal enggak jauh dari indekos dia (pelaku),” sambungnya.

Ditegaskan polisi, faktor retaknya rumah tangga dan sudah lama tak berhubungan badan dengan istri, menjadi pemicu pelaku nekat berbuat ke anak-anak tersebut. “Utamanya adalah penanganan saat dia (Robi) jadi korban, belum tuntas sehingga terpikir berbuat serupa,” tambahnya.

Polisi masih terfokus dengan dua laporan korban, sebut saja Boy dan Son (bukan nama sebenarnya), yang masih sama-sama berusia delapan tahun. “Kami juga ke lokasi berusaha menjemput bola, maksudnya agar korban lain yang pernah ‘digagahi’ pelaku, berani melapor,” tambah Dalimunthe.  Meski belum bertambah korbannya, polisi tetap memberikan perhatian khusus kepada kasus tersebut.

Terpisah, Koordinator Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPTPPO) Kaltim Adji Suwignyo menjelaskan, peran pemerintah harus lebih bisa ditingkatkan. “Kondisi korban secara kasatmata saja ceria. Tapi beberapa kali terbangun dari tidur seperti ngelindur, artinya punya trauma,” jelasnya. Menurutnya, pelaku dan korban harus assessment secara benar. “Masalah ini, pemkot harus ambil peran. Bukan sekadar penegak hukum saja,” jelasnya.

Menurut Adji, hampir setiap bulan kasus pencabulan terjadi di Samarinda. Setelah jauh ditelusuri, ternyata sudah sering diperdaya pelakunya. “Kalau penanganannya saja enggak tuntas, potensi anak yang sebelumnya korban, bisa jadi pelaku,” tegasnya. Pemerhati anak itu menyoroti kinerja pemerintah daerah yang dirasa masih kurang. “Kami siap action di lapangan, advokasi dan segala macamnya,” tandasnya. (*/dra)


BACA JUGA

Minggu, 13 Oktober 2019 22:18

JANGAN LAMA..!! Revitalisasi SKM Tunggu Pusat

Revitalisasi SKM telah diusulkan menjadi PSN kepada pemerintah pusat. Tapi…

Minggu, 13 Oktober 2019 22:17

Jalan Masuk Kota Tepian Minim Penerangan

SAMARINDA - Beberapa ruas jalan di Samarinda masih minim penerangan.…

Minggu, 13 Oktober 2019 22:15

Mayat ABK Asal Bulukumba Ditemukan

SETELAH hilang dua hari, Syahril (18) ditemukan tak bernyawa. Jasad…

Minggu, 13 Oktober 2019 22:14

Anggota MP-PKD Ditambah, Tahun Ini, Baru Sekali Sidang

SAMARINDA - Majelis Pertimbangan Penyelesaian Kerugian Daerah (MP-PKD) Samarinda adalah…

Minggu, 13 Oktober 2019 22:13

Tugboat Antre Melintas di Bawah Jembatan

SAMARINDA - Jembatan kembar rupanya menjadi momok tugboat (kapal tunda)…

Minggu, 13 Oktober 2019 22:05
Andi Harun Kembalikan Berkas ke NasDem

Andi Harun Sodorkan Dua Syarat untuk Pendampingnya

Partai Gerindra hingga saat ini terus membangun koalisi untuk mengarungi…

Minggu, 13 Oktober 2019 21:58

Optimalisasi Belanja Pemerintah Diharapkan pada 2 Hal, Apa Saja..??

SAMARINDA- Anggota DPRD Kaltim Andi Faisal Assegaf berharap realisasi belanja…

Minggu, 13 Oktober 2019 21:56

Kaltim Harus Bisa Kurangi Sampah Plastik

SAMARINDA. Anggota DPRD Kaltim Syafruddin mengajak masyarakat Kaltim untuk membantu…

Minggu, 13 Oktober 2019 13:41

Hilang di Mahakam, Ditemukan Tak Bernyawa

Menghilang selama tiga hari,  Syahril (18), anak buah kapal (ABK)…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:27

Oknum ASN BPBD Tertangkap Pungli

Aktivitas pungutan liar (pungli) diduga dilakukan oknum aparatur sipil negara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*