MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 20 Juni 2019 20:57
Kunjungi Samarinda, LPSK Minta Pemda Biayai Pendidikan ke 15 Korban Kekerasan Seksual
Dari kiri, Kasubbag Bantuan Medis, Psikologi, Rehabilitasi Psiko Sosial LPSK Ahmad Soleh dan Wakil Ketua LPSK Dr Livia Istania DF Iskandar saat berkunjung ke Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) meminta pemerintah daerah membiayai pendidikan bagi 15 korban kekerasan seksual di Samarinda. Hal ini dikarenakan, para korbannya sebagian besar masyarakat miskin.

"Kekerasan seksual di Samarinda cukup banyak. Untuk pemulihan korbannya ini, LPSK perlu banyak kerjasama ya dengan organisasi-organisasi pemerintah maupun swasta, terutama kerjasama dengan pemda," ujar Kasubbag Bantuan Medis, Psikologi, Rehabilitasi Psiko Sosial LPSK Ahmad Soleh, Kamis (20/6/2019) berkunjung ke Kantor KPAI Kota Samarinda Jl Dewi Sartika.

Tim LPSK terdiri 4 orang berkunjung ke Kalimantan Timur menemui para korban kekerasan seksual, psikolog yang menangani korban, kepolisian di Samarinda sampai ke Kecamatan Kotabangun Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam tim ini, salah satunya Wakil Ketua LPSK Dr Livia Istania DF Iskandar.

Ahmad Soleh ungkapkan kerjasama LPSK dengan pemerintah daerah sangat dibutuhkan karena korban kekerasan seksual perlu pemulihan tidak hanya fisik tapi juga menyangkut sosial.

"Sosial ini seperti korban butuh keberlanjutan pendidikannya," katanya.

Pantauan Prokal.co, tim LPSK bertemu keluarga korban kasus incest (hubungan sedarah) di Palaran. Kasus tersebut terjadi sejak tahun 2012 hingga 2019 dengan korban gadis 19 tahun dan 16 tahun. Adapun pelakunya ayah korban Paijo (67).

LPSK juga menemui korban pemerkosaan yang masih murid kelas VI Sekolah Dasar di Samarinda yang diperkosa oleh ayah dan kakak kandungnya. Kasus pemerkosaan ini diketahui setelah ibu korban melapor ke Polsek Samarinda Kota pada 26 Februari 2019.

Kedatangan LPSK ke Samarinda dan Kotabangun Kukar, dijelaskan Dr Livia dikarenakan daerah ini cukup banyak kekerasan seksual. Selain itu LPSK ingin memastikan kerjasama dengan kepolisian dan kejaksaan dalam penanganan saksi anak dan korban anak yang khusus dan harus dibedakan dengan kasus pidana lainnya.

Dikatakan Ahmad Soleh, LPSK saat ini menangani 400 korban kekerasan seksual di seluruh Indonesia.

Agar optimal perlindungan terhadap korban, pihaknya menilai perlu aksi nasional dari pusat hingga daerah mengesahkan Rancangan Undang Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual agar Negara bisa menyediakan anggaran untuk para korban.

"Karena kebutuhan korban kekerasan seksual ini sangat banyak. Mereka butuh pendidikan dari SD hingga kuliah ya. Kemudian kebutuhan hidup korban ketika kepala keluarganya dipenjara. Terpenting juga pemerintah daerah harus menyediakan anggaran untuk korban ini," ujar Ahmad Soleh.

Sementara itu, Komisioner KPAI Kota Samarinda, sekaligus Koordinator Tim Reaksi Cepat Pencegahan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Perlindungan Anak (TRC PPTPPO PA) Kaltim, Adji Suwignyo mengatakan pemerintah daerah masih kurang peduli terhadap korban seksual.

"Kenapa kami meminta bantuan hingga ke LPSK. Karena menurut kami kepedulian pemerintah daerah lemah terhadap korban kekerasan seksual. Ini menjadi masalah. Memang pemerintah mendata dan mendampingi korban tapi untuk jangka panjang kehidupannya 10 tahun hingga 15 tidak terpikirkan," ujar Adji. (mym)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 11:10

Kejar Retribusi lewat Elektronifikasi

SAMARINDA – Akselerasi elektronifikasi di Kaltim terus digenjot. Salah satunya…

Rabu, 13 November 2019 10:56

Loh ..!! Polisi Belum Tahu Asal Minyak Mentah yang Diolah di Samarinda

PROKAL.CO, SAMARINDA - Satuan Reserse Kriminal Polres Samarinda belum menemukan…

Rabu, 13 November 2019 10:27

Warga Ngadu Soal Kenaikan BPJS Kesehatan Hingga Infrastruktur

SAMARINDA. Melaksanakan reses atau jaring aspirasi di sejumlah daerah di…

Rabu, 13 November 2019 10:25

Komitmen Naikkan Bantuan Keuangan untuk Balikpapan

SAMARINDA. Anggota Komisi III DPRD Kaltim Eddy Sunardi Darmawan atau…

Selasa, 12 November 2019 10:48

Zainal Arifin Bakal Maju Sebagai Ketua Umum DAD Kaltim

SAMARINDA – Masa kepengurusan Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur (DADKT)…

Senin, 11 November 2019 23:27

Hari Pahlawan, Pendidikan Moral Paling Utama

Pandangan Masyarakat tentang Peringatan Hari Pahlawan   Kemarin, 10 November…

Senin, 11 November 2019 23:23

Bikin Aplikasi untuk PJU Bermasalah

SAMARINDA–Kewenangan penerangan jalan berada di dua organisasi perangkat daerah (OPD).…

Senin, 11 November 2019 23:21

Laka di Mahkota II, Satu Remaja Tewas

SAMARINDA–Jembatan Mahkota II yang menjadi penghubung Palaran-Sambutan selalu dipadati lalu…

Senin, 11 November 2019 23:19

Kebakaran Keempat di Sungai Keledang, Tiga Bangunan Sisa Arang

Pekikan penjual minuman keliling mencuri perhatian warga yang tengah mempersiapkan…

Senin, 11 November 2019 22:27

BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Adakan Monitoring dan Evaluasi

SAMARINDA- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Samarinda mengadakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*