MANAGED BY:
SABTU
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Rabu, 19 Juni 2019 11:49
INGAT..!! ASI Penting Cegah Stunting
ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN–Seturut rencana aksi daerah (RAD) dalam pencegahan dan penangan stunting 2019–2020, Dinas Kesehatan (Diskes) Balikpapan lakukan ragam tindakan. Wajar penanganan stunting di berbagai daerah, termasuk Kota Minyak, sangat serius sebab data World Bank  2017 menyebut 8,8 juta anak di Nusantara alami terhambat pertumbuhan tinggi badan karena stunting. Dengan kata lain 1 dari 3 anak terkena stunting. Syukurnya, dari catatan Dinas Kesehatan (Diskes) Balikpapan terjadi penurunan, bayi stunting usia 0–59 bulan berjumlah 2.311 anak pada 2018, dan selama Januari hingga Mei tahun ini tercatat 1.889 anak usia 0–59 bulan terkena stunting

“Data tersebut tidak statis, bisa berubah-ubah bergantung kondisi, karena anak kan ditimbang tiap bulan di posyandu,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diskes Balikpapan dr Andi Sri Juliarty, kemarin (18/6).

Lanjut dia, bisa jadi bulan ini tinggi badannya kurang, tetapi setelah diberi asupan gizi baik selama tiga bulan ke depan berat tubuhnya bertambah dan tinggi badannya sesuai dengan usianya.

Sebab itu, kata dia, sebaiknya sejak dalam kandungan sang ibu harus memerhatikan asupan gizi. Maksimalkan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) balita, 270 hari di dalam kandungan, 730 luar kandungan. Totalnya dua tahun lebih. Selanjutnya, ketika melahirkan, pemberian air susu ibu (ASI) juga berikan dampak signifikan hindari gagal tumbuh. “Minimal, pemberian ASI tersebut hingga enam bulan pertama,” tegasnya.

Jika dirunut, faktor-faktor pemicu kondisi stunting bisa menyapa ketika calon ibu masih remaja. Misalnya, calon ibu mengalami anemia serta kekurangan gizi. Karena itu, Diskes pun telah meluncurkan beberapa program, no-anemia untuk remaja putri. Seluruh remaja putri diberikan tablet tambah darah dan asam folat oleh puskesmas. Program ini rutin sekali seminggu.

“Tablet tambah darah bertujuan mencegah anemia, yang mempersiapkan kesehatan reproduksi remaja putri tetap sehat sebelum mereka menikah nanti,” jelasnya.

Perempuan yang akrab disapa Dio ini berharap, lewat program yang dijalankan Diskes dapat menurunkan kasus stunting. Pemahaman masyarakat mengenai stunting pun semakin meningkat. “Program ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi bersama lintas sektor dan masyarakat,” tutupnya. (lil/ypl/k8) 


BACA JUGA

Jumat, 22 November 2019 11:54

PMI Siapkan Aplikasi Layanan, Persingkat Waktu, Jaminan Darah Berkualitas

Palang Merah Indonesia (PMI) Balikpapan tengah menyiapkan aplikasi layanan, sehingga…

Jumat, 22 November 2019 11:54

Musim Penghujan, Tetap Siaga Karhutla

BALIKPAPAN-Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Suseno menyebut saat ini…

Jumat, 22 November 2019 11:53

Dinda, Satu Kekurangan Berjuta Kelebihan

Bakat adalah hal yang membanggakan bagi siapa pun pemiliknya. Satu…

Jumat, 22 November 2019 11:38

Dorong Kepolisian Kejar Prestasi, Berantas Paham Radikal

Kapolda Kaltim resmi dijabat Irjen Muktiono. Menggantikan Irjen Priyo Widyanto…

Jumat, 22 November 2019 11:30

Progres 85 Persen, Dibuka Awal Tahun Depan

BALIKPAPAN–Kemacetan di Balikpapan Utara, khususnya di Simpang Kilometer 5, Jalan…

Kamis, 21 November 2019 10:48

Cegah Kecelakaan di Jalan Berulang, Truk Wajib Uji Berkala

BALIKPAPAN- Kecelakaan yang melibatkan mobil beban jenis truk di kawasan…

Kamis, 21 November 2019 10:42

Kaji Ulang Sertifikasi Nikah, Bimbingan Pranikah 2 Hari Saja Susah, Apalagi Pembekalan 3 Bulan

Pembekalan selama 3 bulan bagi pasangan yang ingin menikah berpotensi…

Kamis, 21 November 2019 10:41

Balikpapan Harus Miliki Layanan Bentuk Aplikasi

BALIKPAPAN – Kemunculan teknologi berapa tahun terakhir menimbulkan tumbuhnya banyak…

Kamis, 21 November 2019 10:41

Frozen 2, Membekukan para Penggemarnya

Sejumlah media dan tamu undangan memenuhi Studio Premier XXI Pentacity…

Selasa, 19 November 2019 10:47

Balikpapan Krisis Tenaga Pengajar, Guru SD Kurang 1.037, SMP Kurang 310

BALIKPAPAN— Balikpapan krisis guru. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*