MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 18 Juni 2019 22:16
Kadis ESDM Kaltim : Tambang Berkontribusi Sumbang Banjir, TAPI....Ini Penjelasannya
Kepala Dinas ESDM Kaltim Wahyu Widi Heranata Serahkan Bantuan ke Posko Induk Penanggulangan Banjir. Bantuan terdiri 1000 item dari Forum CSR terdiri 56 perusahaan tambang batubara. (MYAMIN/PROKAL.CO)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Wahyu Widi Heranata mengakui praktek pertambangan batubara turut memberi kontribusi terjadinya banjir di kota Samarinda. Hal ini dikarenakan kegiatan tambang yang mengubah bentang alam.

Namun, pertambangan bukan menjadi penyebab utama banjir besar yang terjadi hampir sepekan melumpuhkan aktivitas perekonomian Samarinda.

"Kita sadari, mengambil batubara itu mengubah bentang alam. Artinya, lapisan top soil itu dikupas. Tapi, tambang itu ada teori-teori good mining practice," ujar Wahyu Widi Heranata, Selasa (18/6/2019) usai hadiri penyerahan bantuan korban banjir dari Forum CSR di Posko Induk Penanggulangan Banjir di Kantor Disperindagkop Kaltim Jl DI Panjaitan.

Wahyu Widi Heranata menduga banjir lebih banyak disebabkan pertambangan yang melanggar aturan dengan tidak perhatikan lingkungan. Bukan dari perusahaan tambang batubara yang sudah memenuhi persyaratan dan aturan.

"Tidak menutup keinginan ada juga tambang-tambang nakal (penyebab banjir). Inilah yang ingin kita binasakan ke depan. Itu sekitar 386 IUP CnC dan OP ada 150 an yang menghasilkan batubara. Nah, ini yang kita bina," ujar Wahyu.

Lebih lanjut, Dinas ESDM Kaltim sudah mendata perusahaan tambang yang telah sesuai aturan bekerja dan perusahaan yang melanggar merusak lingkungan.

"Kita bagi tiga item kelompok A, B dan C (perusahaan tambang). Kelompok A, wajib persyaratan terpenuhi kelengkapannya, kelompok B sedikit abal-abal. Dan kelompok C ini abal-abal. Pola pembinaanya beda-beda. Ini hasil rekonsiliasi data dari Kementerian ESDM, Dinas ESDM, Dinas PTSP dan didampingi KPK pada 13 Maret tahun kemarin," kata Wahyu.

Dinas ESDM Kaltim, ditegaskan Wahyu, juga tidak memproses sekitar 133 IUP karena tidak memenuhi persyaratan. Jika pemegang IUP ingin memproses lebih lanjut izinnya maka harus menggugat ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

"Kami tidak proses 133 IUP ini sejak per tanggal 26 April 2019. Silahkan kalau mereka keberatan maka bisa gugat ke PTUN dan ORI. Saya Siap. Karena sesuai berita acara rekonsiliasi begitu," ujar Wahyu.

Dinas ESDM Kaltim dan Forum CSR terdiri 56 perusahaan tambang batubara menyerahkan bantuan 1000 item obat, minuman dan makanan korban banjir ke posko induk penanggulangan banjir. Sebelumnya, ada 3000 item bantuan makanan dan obatan telah disalurkan ke korban banjir sejak 12 Juni 2019.

"Dari forum CSR tergabung 56 perusahaan tambang menurunkan 70 orang tim rescue dan 17 mobil Ambulance serta tenaga medis membantu korban banjir saat bencana terjadi dan membuka 4 posko korban banjir," ujar Wahyu. (mym)


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 22:47

Warga SMP 38 Pakai Air Kolam Eks Tambang

Pembebasan lahan menjadi polemik utama SMP 38, Kelurahan Loa Bakung.…

Rabu, 20 November 2019 22:45

Seminggu Tiga Motor Digondol

SAMARINDA–Jajaran Satreskrim Polresta Samarinda berhasil meringkus Sofyan (32), Senin (11/11).…

Rabu, 20 November 2019 22:43

Mengaku Tak Tahu Izin Jual Kosmetik

SAMARINDA–Perkara peredaran kosmetik tanpa izin edar hasil inspeksi Balai Besar…

Rabu, 20 November 2019 22:41

Jelang Tutup Tahun, Progres Mahakam IV Baru 60 Persen

SAMARINDA–Tidak mudah, apabila proyek progres baru mencapai 60 persen, sedangkan…

Rabu, 20 November 2019 16:47

45 Burung Khas Kalimantan Mau Diselundupkan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sebanyak 45 burung berbagai jenis di Kalimantan…

Rabu, 20 November 2019 13:15

Sudah Dipecat, Oknum ASN Masih Terima Gaji

Pemprov Kaltim tampaknya masih setengah hati memberikan sanksi pemotongan gaji…

Rabu, 20 November 2019 13:14

Revisi SK, Pemkot Siap Bebaskan Lahan 1 Desember

SAMARINDA–Ihwal pembebasan lahan sebagai akses menuju SMP 38 Loa Bakung…

Rabu, 20 November 2019 13:12

Baru Bebas April Lalu, Residivis Curanmor Masuk Bui Lagi

SAMARINDA–Meski pernah menjalani masa hukuman penjara selama 1,5 tahun lantaran…

Rabu, 20 November 2019 13:11

Nestapa Muhammad Arrayyan Alfarizqi, Balita 16 Bulan yang Terjangkit Kanker LHC

Tangis Muhammad Arrayyan Alfarizqi mulai terdengar dari balik dinding rumah…

Rabu, 20 November 2019 13:10

DPRD Kaltim Siap Panggil BPJS Kesehatan

SAMARINDA–Persoalan naiknya iuran BPJS Kesehatan bukan persoalan utama bagi kalangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*