MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 17 Juni 2019 12:03
YAELAA..!! WTP Lawelawe Masih Kurang Rp 11 M, untuk Apa..??

Untuk Penambahan Daya Listrik, Penataan Landscape dan Sambungan Pipa Baru --- sub

BEROPERASI BULAN DEPAN : Pengerjaan WTP Lawelawe dinyatakan rampung 100 persen. Dan siap dioperasikan dengan debit 100 liter per detik, pada awal Juli nanti. RIKIP AGUSTANI/KP

PROKAL.CO, PENAJAM- Operasional Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lawelawe Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal dilaksanakan awal Juli nanti. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah merampungkan bangunan pendukung WTP tersebut. Untuk melayani ribuan Sambungan Rumah (SR) pelanggan baru PDAM Danum Taka.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPUPR Kabupaten PPU Supardi menjadwalkan penyerahan seremonial kepada pengelola WTP Lawelawe.  Dalam hal ini PDAM Danum Taka. Penyerahan tersebut dijadwalkan pada awal bulan depan. Sehingga, bisa segera dioperasikan oleh PDAM Danum Taka.  “Dengan beroperasi WTP Lawelawe ini, akan semakin meningkatkan kinerja pelayanan PDAM,” kata dia disela-sela kunjungan ke areal WTP Lawelawe, Jalan Propinsi Km. 11 Kelurahan Lawelawe, Kecamatan Penajam, Jumat (14/6) lalu.

Pada pengoperasian awal, WTP Lawelawe dengan kapasitas produksi 200 liter per detik, tidak akan beroperasi penuh. Yakni hanya 100 liter per detik. Lantaran dengan kapasitas sebesar itu, diklaim mampu melayani  pelanggan baru yang mencapai delapan ribu sambungan rumah (SR). ”Perhitungan kami 1 liter per detik bisa melayani 80 SR. Sehingga dengan jumlah 100 liter dapat melayani 8 ribu SR. Jadi kalau 200 liter per detik bisa melayani 16 ribu SR,” ujar pria berkacamata ini. 

Supardi mengungkapjan pihaknya telah melakukan ujicoba terhadap WTP Lawelawe sebanyak tiga kali pada tahun ini. Pada ujicoba tersebut, diketahui sistem kelistrikannya, masih belum mampu memenuhi produksi listrik di WTP. Dan masih disokong oleh  generator set (genset). Oleh karenanya, untuk menghemat biaya operasional, perlu dilakukan penyambungan daya listrik dari PLN. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan PLN Rayon Petung. Dan menyanggupi penambahan daya listrik tersebut. “Tinggal Pemkab PPU jika bisa mengalokasikan anggarannya. Karena perlu investasi trafo. Untuk sambungan daya di atas 200 Kva, menjadi beban konsumen,” ujarnya.

Berdasarkan penghitungan, penambahan daya listrik PLN membutuhkan biaya mencapai Rp 5 miliar. Nantinya penambahan listrik tersebut, akan diusulkana bersamaan dengan penataan lingkungan atau landscape di kawasan WTP Lawelawe. Selain itu, kondisi embung atau kolam penampungan air dari Sungai Lawelawe. Karena memiliki potensi sebagai objek wisata. Namun, perlu ditambahkan pengaman. BIaya yang dibutuhkan untuk penataan landspace tersebut mencapai Rp 3 miliar.

Tak hanya itu, juga dibutuhkan penambahan sambungan pipa distribusi baru. Yang menghubungkan Bendungan Lawelawe menuju embung atau kolam penampungan air di WTP Lawelawe. Dengan panjang pipa besi sekira 400 sampai 600 meter. Dan diameter sekira 60 sampai 80 cm. Anggaran yang dibutuhkan sekira Rp 3 miliar. “Jadi masih butuh kurang lebih Rp 11 miliar. Agar WTP Lawelawe bisa beroperasi secara efektif. Kalau anggaran tersedia, akan kami usulkan untuk masuk di APBD perubahan. Kalau misalnya belum tersedia, kami minta bisa dialokasikan di APBD 2020,” harapnya.

Untuk diketahui, WTP Lawelawe masuk dalam kegiatan multiyears atau tahun jamak pada tahun 2011. Dan rampung sekira tahun 2013. Namun bangunan pendukung pada WTP Lawelawe, masih belum tuntas. Sehingga dilanjutkan menggunakan skema pembiayaan tahun jamak. Mulai tahun 2015 hingga 2018. Dengan jumlah keseluruhan anggaran mencapai Rp 60 miliar. “Sekarang kondisinya sudah 100 persen,” tandasnya. (*/kip)

 


BACA JUGA

Sabtu, 19 Oktober 2019 15:27

TNI Polri Bersihkan Sisa Kebakaran

PROKAL.CO, SAMARINDA - Personel TNI dan Polri dibantu masyarakat membersihkan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:06

Penajam Kondusif, Masyarakat Jangan Terprovokasi

Penajam sudah kondusif. Warga diharap tak mudah percaya informasi yang…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:05

Korslet, Satu Rumah Ludes

PENAJAM – Musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Sotek, Penajam Paser…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:04

Perjuangkan Pembagian PNBP

SEKITAR 80 persen batu bara yang dilakukan bongkar muat di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:02

Gara-Gara Main Ponsel, Dua Anak Terindikasi Gangguan

SENDAWAR-Fenomena penggunaan gawai oleh anak-anak tidak bisa dibendung. Masif dan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:00

TERUNGKAP..!! Pria Itu Ternyata Tewas di Tangan Sahabat

SANGATTA-Jumat (11/10) pekan lalu, JU, seorang pria tewas bersimbah darah.…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:59

Pelayanan BPN Kurang Memuaskan

Pelayanan di kantor Badan Pertanahan Kabupaten Berau dipertanyakan pelayanannya. Kepala…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:53
PERABOI dan YKPI Gelar Talk Show, Tukul Arwana Ajak Warga Tenggarong Cegah Kanker

Datang Terlambat Jadi Penyebab Angka Kematian Pasien Kanker Tinggi

PROKAL.CO, KUKAR - Seiring dengan meningkatknya angka kejadian kanker di…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:25

Kisah Sertu Sukiran, TNI yang Terpilih jadi Kades

Sosoknya yang sederhana dan merakyat, membuat Sertu Sukiran anggota Babinsa…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:23

Tambang Ilegal Subur, Jalan Hancur

TENGGARONG - Aktivitas lalu lalang truk bertonase besar yang melintas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*