MANAGED BY:
SABTU
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 16 Juni 2019 12:56
Mahulu Mulai Surut, PPU Banjir
TERULANG LAGI : Banjir di Desa Karang Jinawi Kecamatan Sepaku yang terjadi Sabtu (15/6) kemarin. Kondisi serupa pernah terjadi tahun 2017. Di mana limbah kayu, menutupi aliran air. Sehingga meluber ke jalanan. (PUSDALOPS BPBD PPU UNTUK KP RIKIP/PROKAL.CO)

PROKAL.CO, BANJIR di Samarinda memang semakin surut. Lalu lintas berangsur-angsur normal. Namun, untuk daerah lain, seperti di Mahakam Ulu (Mahulu) dan Penajam Paser Utara (PPU), banjir masih tinggi. Kondisi itu membuat pemerintah dituntut untuk bergerak cepat dan memikirkan banjir jangka panjang tersebut.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana Pengembangan Kerja Sama Kemitraan dan Kelembagaan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Mahulu, Papilus Panyu, menyebut kondisi di Kecamatan Laham dan Kecamatan Long Hubung masih terendam banjir. “Tapi sampai hari ini (kemarin) ketinggian air semakin menurun,” tuturnya, kemarin (15/6).

Banjir di Mahulu terjadi sejak Rabu (12/6). Bahkan, ketinggian air sempat mencapai 4 meter. Namun berangsur menurun hingga sekarang sekitar 1 meter. Pusat kota Mahulu, daerah Ujoh Bilang juga ikut terendam. “Di beberapa kawasan kendaraan roda dua atau empat belum bisa melintas. Jadi, transportasi darurat menggunakan perahu,” ujar Panyu.

Sejauh ini, tim relawan yang beraktivitas fokus mengevakuasi warga ke titik-titik yang menjadi tempat pengungsian. Untuk pengungsian, terbagi menjadi tiga titik yang lokasinya tidak terlalu jauh. Di masjid, lamin adat, dan satu lagi memanfaatkan rumah warga.

Sementara itu, di PPU tepatnya di Kecamatan Sepaku, banjir melanda kawasan sekitar. Ketinggian air beragam. Mulai 40 sentimeter hingga 80 sentimeter. Menurut data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, desa yang terendam banjir yakni Desa Karang Jinawi, RT 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 8. Sementara itu, di Desa Sukaraja terjadi di RT 25. Daerah lain yang terendam adalah di Kelurahan Sepaku RT 1 dan RT 2. (*/dra/rom/k8)


BACA JUGA

Jumat, 22 November 2019 21:47

40 Tahunan Sengketa, Akhirnya Batas Wilayah Indonesia-Malaysia di Kaltara Disepakati

KUALA LUMPUR– Satu per satu sengketa tentang batas negara antara…

Jumat, 22 November 2019 21:29

Kayat Akui Minta Duit ke Pengacara Terdakwa

SAMARINDA–Perilaku Kayat, hakim Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, membuat muruah peradilan…

Jumat, 22 November 2019 11:41

Cari Gagasan Segar dari Staf Khusus Milenial

JAKARTA– Komposisi staf khusus (stafsus) presiden akhirnya terpenuhi. Di antara…

Jumat, 22 November 2019 09:44

Warga dan Kearifan Lokal Harus Terlibat di IKN

TANA PASER - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam…

Jumat, 22 November 2019 09:37

Terduga Teroris Berencana Menikah sebelum Ditangkap

SAMARINDA–Penangkapan tiga pria terduga jaringan teroris terkait jaringan bom Polrestabes…

Jumat, 22 November 2019 09:35

Hakim Kayat Minta Uang Saku ke Terdakwa

“Saya telepon Sudarman. Saya bilang, itu hakim yang kasih vonis…

Jumat, 22 November 2019 09:34

Momen IKN, Balikpapan-PPU Berlomba Minta Jatah Pusat

BALIKPAPAN–Rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim terus dimatangkan.…

Kamis, 21 November 2019 13:50

Ayah yang Jadi Pelatih Juga Bisa Brutal

BERLATIH dibawah gemblengan ayah sendiri bisa memberikan motivasi tinggi bagi…

Kamis, 21 November 2019 13:47
Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara

Awal Tahun Draf RUU Rampung, Akhir Tahun Groundbreaking di IKN

JAKARTA– Pemerintah terus mempersiapkan aspek legal atau dasar hukum pemindahan…

Kamis, 21 November 2019 10:40

Segera Hapus TP4 Pusat - Daerah

JAKARTAs - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*