MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 15 Juni 2019 14:24
Cara Fahri Ramadhan Mengkritik Banjir Samarinda Berbuah Viral

Mulai Gerah dengan Keadaan, Main Wakeboarding di Jalan Raya

BEDA: Fahri Ramadhan bermain wakeboard di lokasi banjir, Simpang Empat Lembuswana, Selasa (11/6). (FAHRI untuk KP)

PROKAL.CO, Bermain wakeboard di simpang empat Mal Lembuswana, Samarinda, sebuah hal mustahil bagi Fahri Ramadhan. Namun, Selasa (11/6), atlet wakeboard itu bisa mewujudkannya. Aksi itu dilakukan Fahri sebagai kritik banjir di Samarinda yang tak kunjung surut. Video aksi Fahri itu kemudian viral di media sosial.

 

NOFIYATUL CHALIMAH, Samarinda

 

SEBUAH pesan terpampang di layar telepon genggam Fahri pada Senin (10/6). Pesan itu datang dari Edo, kawan Fahri, yang juga anggota komunitas videografi. Fahri diajak bermain wakeboard di atas banjir yang sudah menggenang berhari-hari di Samarinda. Oleh Edo, aksi Fahri akan direkam dan diunggah ke media sosial. Tanpa banyak basa-basi, pemuda itu mengiyakan ajakan kawannya.

“Kalau saya memang ada niat juga (bermain wakeboard di simpang empat Mal Lembuswana). Jadi, pas teman mengajak, langsung saya setujui,” kisah pemuda kelahiran Samarinda, 25 Desember 1999, tersebut.

Setelah mendapat pesan dari Edo, keesokan harinya, Fahri dan dibantu 10 teman lain langsung menggarap rencana mereka. Sekitar pukul 10.00 WIB, Fahri dan teman-temannya mulai meluncur ke simpang empat Mal Lembuswana. Namun, tak semuanya berjalan mulus apalagi tak banyak persiapan yang dilakukan. Mobil yang bakal dipakai untuk menarik Fahri agar bisa bermain wakeboard, ternyata tak bisa dipakai.

Beruntung ada warga yang tengah lalu lalang, mau membantu meminjamkan mobilnya. Fahri tak bisa bermain wakeboarding lama-lama, mengingat mobil yang bakal menariknya adalah mobil pinjaman. Sehingga, dia hanya tiga kali bolak-balik bermain wakeboard di Jalan Ruhui Rahayu dan Jalan Dr Soetomo yang direndam banjir tersebut. Tak hanya teman-teman Fahri, warga sekitar pun merekam aksi Fahri.

Di hadapan para penonton aksinya, Fahri tak bisa sembarangan bergerak. Bermain di atas banjir, memang memiliki kekhawatiran sendiri. Mengingat, kondisi air yang dangkal. Namun, tak ada teknik khusus bermain wakeboard di atas banjir. “Sama saja sih bermainnya. Cuma, bahayanya kalau di jalan, papan bisa terseret-seret,” kata Fahri.

Tak sampai sehari, video Fahri bermain wakeboard di Mal Lembuswana pun viral di beragam media sosial. Padahal, teman Fahri belum selesai mengedit videonya. “Video sudah viral duluan karena ada warga yang bagi-bagikan pas video masih diedit,” sambungnya.

Bagi Fahri, video itu adalah bentuk protes kepada semua pihak. Dia dan kawan-kawannya mencoba menunjukkan keresahan dengan aksi yang berbeda. Diakuinya, sudah banyak aksi protes yang dilakukan. Namun, tak juga berdampak. Jadi, cara berbeda dilakukan. Membuat video itu pun dia tak sendiri. Dia dibantu komunitas videografi, extreme sport, dan warga sekitar. Bermain wakeboard, menurut Fahri, adalah cara yang paling relevan dan mudah dia lakukan dalam waktu singkat.

Sebab, wakeboarding adalah bagian dari hidupnya. Olahraga itu mirip ski air, namun memiliki gerakan yang lebih ekstrem. Fahri mencoba olahraga tersebut sejak 2011 dan serius mendalaminya.

Wakeboarding ini dikenal Fahri dari keluarganya yang sudah bergelut dengan ski air sejak lama. Fahri menjadi atlet wakeboard andalan Kaltim dan tembus hingga event nasional. Berbagai medali tingkat daerah hingga nasional sudah dia sabet. Terbaru, sebuah medali emas dia sabet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim tahun ini.

Dia pun pernah mendapat piagam penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri). “Rekor Muri karena bermain wakeboard dari Tarakan hingga Tanjung Selor, Kalimantan Utara,” pungkasnya. (rom/k16)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 11:39

Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltim-Kaltara Sudah Tembus..!! Tapi...

BALIKPAPAN- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap…

Jumat, 20 September 2019 11:11

YESSS..!! Transportasi IKN: Kereta Tanpa Awak dan Rel

Semenjak penetapan ibu kota negara (IKN) di Kaltim, kementerian satu…

Jumat, 20 September 2019 10:45

Jokowi Diminta Tunjuk Koordinator Pemindahan Ibu Kota

JAKARTA – Rencana pemindahan ibu kota negara ditargetkan terlaksana pada…

Jumat, 20 September 2019 09:57

NAH ..!! Produksi Batu Bara Kaltim Menurun

SAMARINDA—Jumlah produksi batu bara Kaltim mengalami penurunan dari Juni 2018…

Kamis, 19 September 2019 13:20
Perkara OTT KPK di PN Balikpapan

Kayat Empat Kali Tagih Suap Vonis Bebas

SAMARINDA–Hiruk pikuk yang menggelayuti KPK akhir-akhir ini tak mengendurkan pemberantasan…

Kamis, 19 September 2019 11:46

Agar Para Korban Kabut Asap Tetap Bisa Hirup Udara Segar

Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret tergerak membantu para korban kabut…

Kamis, 19 September 2019 11:44

Desa di Sepaku Bakal Diubah Jadi Kelurahan

JIKA pusat pemerintahan RI telah pindah ke Kaltim, desa di…

Kamis, 19 September 2019 11:44

Idealnya Pansus IKN Ada Wakil Kaltim

BALIKPAPAN-Pimpinan partai politik di Benua Etam ikut menyesalkan tak ada…

Kamis, 19 September 2019 11:42

KETAHUAN..!! Bakar Lahan untuk Ditanami Sawit

BERAU-Perburuan polisi terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan di Kabupaten…

Kamis, 19 September 2019 11:20

Nawawi Pomolango dan Rencananya Memberantas Korupsi setelah Jadi Pimpinan KPK

Desember nanti, Nawawi Pomolango mulai bekerja sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*